Katamasa

Zoralin 200 mg tablet & Krim 2% (Ketoconazole) : Obat Infeksi Jamur

Zoralin adalah obat infeksi jamur yang mengandung Ketoconazole. Kegunaan Zoralin adalah untuk mengobati infeksi jamur pada kulit dan selaput mukosa, infeksi dermatofita pada kulit atau kuku tangan, dan kandidiasis. Di Apotik, obat anti jamur ini tersedia berupa Zoralin tablet 200 mg dan Zoralin krim 2%.

Zoralin Ketoconazole diproduksi oleh Medikon. Harga Zoralin tablet 200 mg di kisaran Rp. 3.500 per tablet, sedangkan harga Zoralin krim 2% di kisaran Rp. 28.000.

Dalam artikel ini kita akan mengenal lebih jauh mengenai obat infeksi jamur ini. Zoralin obat apa, apa manfaat, efek samping, dan apa saja merk-merk obat yang mengandung Ketoconazole lainnya.

Zoralin Obat Apa?

Zoralin adalah obat anti jamur dengan kandungan zat aktif ketoconazole. Obat ini di produksi oleh perusahaan farmasi, yaitu, Medikon Farma. Terdapat 2 jenis, yaitu, Zoralin Tablet 200 mg dan Zoralin krim.

Zat aktif

Ketoconazole adalah obat anti jamur golongan imidazole sintetik. Kegunaan ketoconazole adalah untuk terapi lokal kandidiasis vagina dan untuk infeksi dermatofit. Mekanisme aksi ketoconazole adalah dengan cara menghambat kerja enzim sitokrom P450 14α-demethylase (P45014DM). Enzim ini berperan dalam jalur biosintesis sterol yang mengarah dari lanosterol ke ergosterol.

Produsen

Zoralin diproduksi oleh Medikon Farma.

Kandungan

Kandungan Zoralin tablet adalah :

Per tablet :

Kandungan Zoralin krim adalah :

Per 1 gram krim :

Bentuk Sediaan

Obat antijamur ini dijual dengan kemasan :

Ringkasan

Berikut tabel yang memuat informasi obat yang mengandung ketoconazole secara singkat :

Informasi ObatKetoconazole
GolonganDengan resep
Indikasiantijamur
DosisLihat bagian DOSIS
Aturan PakaiSesuai anjuran dokter
KontraindikasiHipersensitif; Infeksi superfisial; Pengguna terfenadin atau astemizol; Penderita meningitis karena jamur;
SediaanTablet 200 mg; cream; scalp solution
Merk dagang yang tersediaA-Be, Anfuhex, Anfuhex cream, Cidaral, Dandrufin, Dericazole, Dermaral, Dexazol, Dezor cream, Dezor shampoo, Dysfungal, Dysfungal SS, Erazol, Erazol Medicated Shampoo, Etafungal, Fexazol, Fexazol cream, Formyco, Funet, Fungasol, Fungasol cream, Fungasol SS, Fungoral, Grazol, Interzol, Kanazol, Ketomed, Ketomed Scalp Solution, Lamycos, Lusanoc, Murazid, Muzoral, Mycoderm, Mycoral, Mycoral cream, Mycoral Scalp Solution, Mycozid, Nizol, Nizoral, Nizoral cream, Nizoral-Ss Scalp Solution, Nofung, Omegzol, Picamic, Profungal, Pronazol, Solinfec, Solinfec cream, Sporex, Thicazol, Tokasid, Tokasid cream, Wizol, Zoloral cream, Zoloral-SS, Zoralin, Zumarol

Indikasi dan Kegunaan Zoralin

Sebelum menggunakan obat ini, harus benar-benar sudah mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko obat antijamur ini. Gunakan dosis efektif terendah untuk durasi terpendek yang konsisten dengan tujuan perawatan pasien.

A. Kegunaan Zoralin Tablet 200 mg

Kegunaan sediaan tablet adalah untuk mengobati kondisi-kondisi berikut :

B. Kegunaan Zoralin krim

Kegunaan sediaan krim/salep adalah untuk aplikasi topikal dalam pengobatan infeksi dermatofit pada kulit, seperti :

Kontraindikasi

Obat antijamur ini kontraindikasi pada pasien berikut ini :

Efek Samping Zoralin

Selain memberikan efek yang dibutuhkan, sebagian besar obat dapat menyebabkan beberapa efek samping yang tidak diinginkan. Meskipun tidak semua efek samping ini dapat terjadi, penggunaan obat tetap harus dilakukan secara hati-hati. Segera dapatkan perawatan medis yang sesuai jika efek samping yang parah terjadi.

A. Efek samping Zoralin tablet

Berikut adalah beberapa efek samping yang mungkin terjadi :

B. Efek samping Zoralin krim

Berikut adalah beberapa efek samping yang mungkin terjadi :

Peringatan

Waspadai hal-hal di bawah saat menggunakan obat anti jamur ini :

Penggunaan Zoralin Untuk ibu hamil atau ibu menyusui

Amankah Zoralin untuk ibu hamil? FDA (badan pengawas obat dan makanan amerika serikat) menempatkan Ketoconazole dalam kategori C, penjelasannya adalah sebagai berikut :

Penelitian pada reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin dan tidak ada studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada manusia, namun jika potensi keuntungan dapat dijamin, penggunaan obat pada ibu hamil dapat dilakukan meskipun potensi resiko sangat besar.

Ketoconazole telah terbukti bersifat teratogenik dan embriotoksik pada dosis tinggi (80 mg / kg / hari) pada hewan. Meskipun kemampuannya melewati barrier plasenta sangat buruk pada penelitian pada hewan, secara teoretis dapat mempengaruhi diferensiasi organ seks pada janin.

Rekomendasi terbaru yang tersedia mengenai infeksi jamur sistemik : Amphotericin B dan turunan lipidnya dianggap sebagai landasan pengobatan dalam infeksi jamur invasif apa pun selama kehamilan. Beberapa ahli seperti Bercovitch et al. juga menyarankan bahwa fluconazole dapat dipertimbangkan setelah trimester pertama jika tidak ada obat alternatif. (sumber : obat antijamur selama kehamilan).

Ketoconazole telah diketahui ikut diekskresikan dalam ASI. Oleh karena itu tidak dianjurkan menggunakan Zoralin untuk ibu menyusui.

Interaksi

Interaksi dengan obat lain dapat mengubah cara kerja obat atau meningkatkan risiko terjadinya efek samping yang serius. Beritahu dokter dan apoteker tentang obat apa saja yang sedang Anda konsumsi. Jangan memulai, menghentikan, atau mengubah dosis obat apa pun tanpa persetujuan dokter Anda.

Berikut interaksi obat yang mungkin terjadi :

Dosis Zoralin

Berikut adalah dosis yang lazim digunakan :

A. Dosis Zoralin tablet

Di bawah ini adalah aturan dosis yang disarankan :

B. Dosis Zoralin krim

Di bawah ini adalah aturan dosis yang disarankan :

Aturan Pakai Zoralin

Artikel Pengetahuan Obat lainnya

Zoralin tablet dan Zoralin krim adalah obat yang hanya bisa didapatkan dengan resep dokter. Jangan menggunakan obat ini melebihi dosis dan durasi yang telah diresepkan oleh dokter. Penggunaan yang berlebihan tidak akan meningkatkan manfaat obat ini namun justru akan meningkatkan efek sampingnya.

Sharing is caring