Urinter (Pipemidic Acid 400 mg) : Informasi Lengkap

Urinter adalah obat anti infeksi yang mengandung Pipemidic acid. Kegunaan Urinter adalah untuk mengobati infeksi saluran kemih baik akut maupun kronis. Obat anti infeksi ini diproduksi oleh Interbat.

Di Apotik, obat ini tersedia berupa Urinter 400 mg kapsul. Harga Urinter 400 mg kapsul di kisaran Rp. 2.000 – 7.000 per pepel.

Dalam artikel ini kita akan mengenal lebih jauh mengenai obat anti infeksi ini. Urinter obat apa, apa kegunaan, efek samping, dan apa saja yang perlu diperhatikan saat menggunakannya.

Urinter Obat Apa?

Urinter adalah obat anti infeksi saluran kemih yang mengandung Pipemidic acid. Obat ini diproduksi oleh perusahaan farmasi, yaitu, Interbat.

Zat Aktif

Pipemidic acid adalah obat anti bakteri sintetik turunan pyrido-pirimidin. Pipemidic acid termasuk obat golongan kuinolon.

Pipemidic acid digunakan untuk mengobati penyakit infeksi saluran kemih, baik yang monomikrobial maupun yang polymikrobial. Pipemidic acid aktif terhadap bakteri gram negatif, serta beberapa bakteri gram positif.

Pipemidic acid adalah mirip secara struktural dengan piromidic acid dan nalidixic acid tetapi memiliki spektrum aktivitas antibakteri yang lebih luas. Pipemidic acid umumnya lebih kuat daripada nalidixic acid dan aktif terhadap organisme yang resisten terhadap antibiotik.

Seperti obat golongan pyridones lainnya, mekanisme aksi Pipemidic acid adalah dengan cara menghambat DNA girase pada proses sintesis DNA.

Produsen

Urinter diproduksi oleh Interbat.

Kandungan

Kandungan Urinter adalah :

per capsul :

  • Pipemidic acid 400 mg

Bentuk Sediaan

Urinter dijual dengan kemasan berikut :

  • Box 10 strip @ 10 capsul
urinter pipemidic acid

Ringkasan

Berikut tabel yang memuat informasi merk-merk obat yang mengandung zat aktif pipemidic acid secara singkat :

Informasi ObatPipemidic acid
GolonganG (Dengan resep)
IndikasiInfeksi saluran kemih (ISK) akut dan kronis
Dosislihat bagian dosis
Aturan Pakaisaat perut kosong
Kontraindikasihipersensitif
Sediaankapsul 200 mg, 400 mg
Merk yang tersediaImpresial, Urinter, Uriseptic, Urixin, Uromix, Urotractin, Utrex
Baca Juga :  Ketoprofen Obat Apa : Kegunaan, Dosis, Efek Samping

Indikasi dan Kegunaan Urinter

Sebelum menggunakan obat ini, harus benar-benar sudah mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko yang mungkin terjadi. Gunakan dosis efektif terendah untuk durasi terpendek yang konsisten dengan tujuan perawatan pasien.

Kegunaan Cefat adalah untuk mengobati infeksi saluran kemih akut dan kronis yang disebabkan oleh bakteri gram negatif yang sensitif.

Kontraindikasi

Urinter kontraindikasi pada pasien berikut :

  • Hipersensitif terhadap Pipemidic acid.
  • Neonatus (bayi baru lahir), ibu hamil dan ibu menyusui.
  • Penderit gagal ginjal berat (CrCl <10 mL / menit) karena bisa menyebabkan naiknya kadar obat dalam darah dan cairan serebrospinal.

Efek Samping Urinter

Selain memberikan efek yang dibutuhkan, sebagian besar obat dapat menyebabkan beberapa efek samping yang tidak diinginkan. Meskipun tidak semua efek samping ini dapat terjadi, penggunaan obat tetap harus dilakukan secara hati-hati. Segera dapatkan perawatan medis yang sesuai jika efek samping yang parah terjadi.

Berikut adalah beberapa efek samping yang mungkin terjadi :

  • Efek samping pada saluran gastrointestinal : Gejala gastrointestinal adalah efek samping yang paling umum terjadi selama terapi dengan obat-obat yang mengandung pipemidic acid. Efek samping yang bisa terjadi, misalnya : Mual atau anoreksia, sakit perut atau distensi, muntah, diare, sembelit atau stomatitis. Efek samping-efek samping ini umumnya bersifat sementara, jadi tidak perlu menghentikan pengobatan. Dengan memberikan obat dengan makanan, efek samping ini dapat diminimalkan.
  • Reaksi hipersensitivitas : Gejala hipersensitivitas seperti erupsi kulit, reaksi fotosensitifitas, urtikaria, pruritus dan demam telah dilaporkan pada obat-obat yang mengandung pipemidic acid. Efek samping ini relatif jarang terjadi dan dapat disertai oleh angioedema, dispnea, sianosis, bradikardia dan hipotensi (anafilaksis). Penggunaan obat harus segera dihentikan jika gejala ini terjadi.
  • Efek samping pada ginjal : Peningkatan BUN (nitrogen urea darah) dan kreatinin dapat terjadi. Sebuah kasus telah dilaporkan bahwa pasien dengan insufisiensi ginjal kronis saat menggunakan pipemidic acid mengalami peningkatan kadar obat dalam darah dan cairan serebrospinal, disertai dengan kejang-kejang.
  • Efek samping pada hati : Peningkatan SGOT dan SGPT kadang-kadang terjadi, meskipun tidak ada hubungan kausal yang telah diketahui.
  • Efek samping lain : Kelelahan, haus, leukopenia, sakit kepala dan pusing dengan frekuensi jarang.
Baca Juga :  Lameson 4, 8, & 16 mg Tablet Obat Apa? : Informasi Lengkap

Peringatan

Waspadai hal-hal di bawah saat menggunakan Urinter :

  • Sebelum menggunakan Urinter, beri tahu dokter atau apoteker jika Anda memiliki riwayat hipersensitif terhadapnya; atau jika Anda memiliki alergi lainnya.
  • Sebelum menggunakan Urinter, beri tahu dokter atau apoteker riwayat kesehatan Anda, terutama : gangguan ginjal.
  • Urinter tidak direkomendasikan untuk digunakan pada pasien dengan gagal ginjal berat (pembersihan creatine di bawah 10 ml / menit) karena kadar urin mungkin tidak memadai untuk terapi dan, pada beberapa pasien, dapat terjadi peningkatan kadar obat dalam darah dan cairan serebrospinal.
  • Urinter sebaiknya tidak digunakan pada anak di bawah usia 12 tahun karena keamanannya belum ditetapkan dalam kelompok usia ini.
  • Pasien harus menghindari paparan sinar matahari langsung saat menggunakan Urinter untuk menghindari fotosensitifitas. pengobatan harus dihentikan jika terjadi fotosensitifitas.

Penggunaan Urinter Untuk ibu hamil atau ibu menyusui

Apakah obat infeksi saluran kemih aman digunakan selama kehamilan? Keamanan Pipemidic acid untuk ibu hamil belum ditetapkan. Jika tidak benar-benar dibutuhkan atau masih ada obat pilihan lain yang lebih aman, sebaiknya obat ini tidak digunakan.

Data yang ada menunjukkan bahwa obat-obat yang sering digunakan untuk mengobati infeksi saluran kemih, seperti antibiotik golongan penicillin, cephalosporin, fluoroquinolone, nitrofurantoin, atau phenazopyridine selama kehamilan tidak terkait dengan peningkatan risiko malformasi janin. Trimethoprim-sulfamethoxazole (cotrimoxazole) harus dihindari, jika mungkin, selama trimester pertama kehamilan karena efek antifolat yang terkait dengan cacat tabung saraf. (sumber : kemanan obat infeksi saluran kemih saat hamil).

Saat ini, secara luas diterima bahwa pengobatan jangka pendek atau dosis tunggal menggunakan obat antimikroba saat hamil adalah terapi yang optimal untuk meminimalkan risiko toksisitas baik untuk ibu dan janin. Sebuah uji coba secara acak membandingkan pengobatan dosis tunggal (3 g) dengan fosfomycin trometamol (FT) versus pipemidic acid (dosis 200 gram 2 x sehari selama 7 hari) pada wanita hamil dengan bakteriuric. Hasil awal menunjukkan bahwa FT dosis tunggal memiliki efek penyembuhan yang sama dengan terapi konvensional dengan pipemidic acid. (sumber : Infeksi saluran kemih pada kehamilan)

Baca Juga :  Voltadex 50 mg Tablet (Diclofenac Sodium) Obat Apa? : Info Lengkap

Interaksi

Interaksi dengan obat lain dapat mengubah cara kerja obat atau meningkatkan risiko terjadinya efek samping yang serius. Beritahu dokter dan apoteker tentang obat apa saja yang sedang Anda konsumsi. Jangan memulai, menghentikan, atau mengubah dosis obat apa pun tanpa persetujuan dokter Anda.

Berikut interaksi obat yang mungkin terjadi :

  • Pipemidic acid mempunyai resistensi silang (cross resistance) dengan Nalidixic acid dan Oxolinic acid.
  • Pipemidic acid menghambat metabolisme Teofilin sehingga meningkatkan konsentrasi Teofilin dalam darah.

Dosis Urinter

Berikut adalah dosis yang lazim digunakan untuk beberapa penyakit yang umum diobati dengan Urinter :

Infeksi saluran kemih akut, termasuk Cystitis, Uretritis, Pielonefritis dan Pyelitis

  • 2 x sehari 1 kapsul. Obat diminum selama 7-10 hari.

Infeksi saluran kemih kronis

  • 2-4 x sehari 1 kapsul. Obat diminum selama minimal 2 minggu atau lebih jika diperlukan.

Aturan Pakai Urinter

  • Baca Panduan Pengobatan yang disediakan oleh apoteker Anda sebelum Anda mulai menggunakan obat ini. Jika Anda memiliki pertanyaan, tanyakan kepada dokter atau apoteker Anda.
  • Dosis didasarkan pada kondisi medis Anda dan respons terhadap pengobatan. Jangan menambah dosis atau minum obat anti infeksi ini lebih sering daripada yang diarahkan.
  • Obat diminum saat perut kosong, 1 atau 2 jam sebelum/sesudah makan.
  • Gunakan obat secara teratur untuk mendapatkan manfaat maksimal. Ingat untuk menggunakannya pada waktu yang sama setiap hari.
  • Jangan menghentikan pengunaan obat sebelum durasi waktu yang disarankan.
  • Katakan kepada dokter jika kondisi Anda memburuk.

Artikel Pengetahuan Obat lainnya :

Urinter 400 mg kapsul (Pipemidic acid) adalah obat yang hanya bisa didapatkan dengan resep dokter. Jangan menggunakan obat ini melebihi dosis dan durasi yang telah diresepkan oleh dokter. Penggunaan yang berlebihan tidak akan meningkatkan manfaat obat ini namun justru akan meningkatkan efek sampingnya.