Katamasa

Scopma Plus Obat Apa? : Dosis, Kegunaan, Efek Samping

Scopma Plus adalah obat yang mengandung kombinasi Hyoscine-N-butylbromide dan Paracetamol.

Kegunaan Scopma Plus adalah untuk mengobati nyeri paroksismal akibat penyakit lambung atau usus kecil; nyeri kejang pada saluran empedu, saluran kemih dan organ genital pada wanita.

Di Apotik, obat pereda nyeri ini tersedia berupa Scopma Plus Kaplet.

Obat pereda nyeri ini diproduksi oleh Ifars.

Harga Scopma Plus di kisaran Rp. 10.000 – Rp. 20.000 per pepel.

Dalam artikel ini kita akan mengenal lebih jauh mengenai obat pereda nyeri ini. Scopma Plus obat apa, apa manfaat, efek samping, dan mengetahui zat aktif apa saja yang menjadi kandungan Scopma Plus kaplet.

Scopma Plus Obat Apa?

Scopma Plus adalah obat yang mengandung zat aktif kombinasi Hyoscine-N-butylbromide dan Paracetamol.

Scopma Plus di produksi oleh perusahaan farmasi, yaitu, Ifars Pharmaceuticals Laboratories.

Zat aktif

Paracetamol adalah obat pereda nyeri (analgetic) dan penurun panas (antipiretik).

Meskipun paracetamol memiliki efek anti inflamasi, obat demam ini tidak dianggap sebagai obat NSAID, karena efek anti inflamasi-nya dianggap tidak terlalu signifikan.

Hyoscine butylbromide adalah obat anti spasmodik derivat semisintetik dari scopolamine.

Hyoscine butylbromide memiliki efek spasmolitik pada otot polos traktus gastrointestinal, biliaris, urinarius, dan uterus.

Hyoscine butylbromide umum digunakan untuk mengobati kram perut, kolik ginjal, dan kejang kandung kemih.

Efek samping Hyoscine butylbromide, seperti, kantuk, memicu glaukoma, dan reaksi alergi.

Produsen

Scopma Plus diproduksi oleh Ifars Pharmaceuticals Laboratories.

Kandungan

Scopma Plus mengandung zat aktif, yaitu :

per caplet :

Bentuk Sediaan

Scopma Plus dipasarkan dengan kemasan berupa :

Ringkasan

Berikut tabel yang memuat informasi obat Scopma Plus secara singkat :

Informasi ObatScopma Plus
GolonganG (dengan resep)
KomposisiHyoscine-N-butylbromide 10 mg, paracetamol 500 mg
IndikasiNyeri paroksismal akibat penyakit lambung atau usus kecil; nyeri kejang pada saluran empedu, saluran kemih dan organ genital pada wanita.
KontraindikasiPorfiria, glaukoma, hipertrofi prostat dengan kecenderungan retensi urin, stenosis mekanik gastrointestinal, takikardia, megakolon. Disfungsi hati.
DosisDewasa 1-2 kaplet 3 x sehari. Maks: 6 kaplet setiap hari.
Aturan Pakaidengan/tanpa makanan
Sediaancaplet
ProdusenIfars

Indikasi dan Kegunaan Scopma Plus

Sebelum menggunakan obat ini, harus benar-benar sudah mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko Scopma Plus.

Gunakan dosis efektif terendah untuk durasi terpendek yang konsisten dengan tujuan perawatan pasien.

Kegunaan Scopma Plus adalah untuk mengobati kondisi-kondisi berikut :

Kontraindikasi

Scopma Plus kontraindikasi pada pasien berikut ini :

Efek Samping Scopma Plus

Selain memberikan efek yang dibutuhkan, sebagian besar obat dapat menyebabkan beberapa efek samping yang tidak diinginkan.

Meskipun tidak semua efek samping ini dapat terjadi, penggunaan obat tetap harus dilakukan secara hati-hati.

Segera dapatkan perawatan medis yang sesuai jika efek samping yang parah terjadi.

Berikut adalah beberapa efek samping Scopma Plus yang mungkin terjadi :

Peringatan

Waspadai hal-hal di bawah saat menggunakan Scopma Plus :

Penggunaan Scopma Plus untuk ibu hamil atau ibu menyusui

FDA (badan pengawas obat dan makanan amerika serikat) menempatkan Paracetamol dan Hyoscine-N-butylbromide dalam kategori C, penjelasannya adalah sebagai berikut :

Penelitian pada reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin dan tidak ada studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada manusia, namun jika potensi keuntungan dapat dijamin, penggunaan obat pada ibu hamil dapat dilakukan meskipun potensi resiko sangat besar.

Amankan minum obat paracetamol saat hamil?

Paracetamol dianggap sebagai pilihan pertama penghilang rasa sakit jika Anda hamil karena telah digunakan oleh sejumlah besar wanita hamil tanpa efek buruk pada ibu atau bayi.

Hyoscine butylbromide banyak digunakan di ruang persalinan.

Ada banyak penelitian tentang penggunaan obat ini selama persalinan dengan hasil yang bertentangan.

Sebuah penelitian mempelajari kemanjuran Hyoscine butylbromide untuk memperpendek tahap pertama persalinan menghasilkan data bahwa :

obat Hyoscine butylbromide efektif dan secara signifikan mengurangi durasi tahap pertama persalinan, dan tidak terkait dengan efek yang merugikan baik pada ibu atau neonatal.

sumber : efek Hyoscine butylbromide pada tahap pertama persalinan

Jadi, amankah Scopma Plus untuk ibu hamil?

Idealnya, wanita hamil harus menghindari penggunaan obat-obatan, terutama selama 3 bulan pertama.

Kondisi seperti pilek atau sakit dan nyeri ringan sering hilang dengan sendirinya tanpa penggunaan obat. Anda hanya perlu beristirahat dan minum yang cukup.

Namun, jika Anda sedang hamil dan merasa perlu meminum obat penghilang rasa sakit, penggunaan Paracetamol untuk ibu hamil umumnya aman.

Penggunaan Paracetamol untuk ibu hamil pada semua tahap kehamilan untuk mengurangi suhu tinggi dan untuk menghilangkan rasa sakit sudah sering dilakukan.

Tidak ada bukti jelas bahwa obat demam ini memiliki efek berbahaya pada bayi yang belum lahir.

Sementara itu, Hyoscine butylbromide memang sering digunakan untuk membantu persalinan.

Namun, data penggunaan obat ini selama masa kehamilan (sebelum persalinan) sangat terbatas.

Penelitian pada hewan tidak memadai sehubungan dengan toksisitas reproduksi.

Sebagai tindakan pencegahan obat ini tidak dianjurkan untuk digunakan selama kehamilan.

Amankah penggunaan Scopma Plus untuk ibu menyusui?

Paracetamol adalah pilihan pertama penghilang rasa sakit jika Anda menyusui.

Paracetamol bisa ditemukan dalam ASI dalam jumlah yang sangat kecil yang tidak mungkin membahayakan bayi Anda.

Sementara itu, tidak ada data yang cukup apakah Hyoscine butylbromide masuk ke dalam ASI.

Dalam sediaan tunggal, paracetamol adalah obat lini pertama sebagai pereda nyeri dan penurun panas untuk ibu menyusui.

Namun dalam produk kombinasi dengan obat lain, berkonsultasilah dengan dokter jika anda ingin menggunakan obat ini saat menyusui.

Interaksi

Interaksi dengan obat lain dapat mengubah cara kerja obat atau meningkatkan risiko terjadinya efek samping yang serius.

Beritahu dokter dan apoteker tentang obat apa saja yang sedang Anda konsumsi.

Jangan memulai, menghentikan, atau mengubah dosis obat apa pun tanpa persetujuan dokter Anda.

Berikut interaksi obat yang mungkin terjadi :

Dosis Scopma Plus

Berikut adalah dosis Scopma Plus yang lazim digunakan :

Cara menggunakan Scopma Plus

Artikel Pengetahuan Obat lainnya

Scopma Plus adalah obat yang hanya bisa didapatkan dengan resep dokter. Jangan menggunakan obat pereda nyeri ini melebihi dosis dan durasi yang telah diresepkan oleh dokter. Penggunaan yang berlebihan tidak akan meningkatkan manfaat obat ini namun justru akan meningkatkan efek sampingnya.

Sharing is caring