Sanmag Tablet & Sanmag Sirup (Obat Maag) : Informasi Lengkap

Sanmag tablet dan Sanmag sirup adalah obat sakit maag produksi Sanbe Farma.

Kegunaan Sanmag adalah untuk meringankan gejala-gejala yang terkait dengan hyperacidity, gastritis, tukak lambung dan duodenum, yaitu mual, sakit perut, nyeri epigastrium, kepenuhan lambung dan retensi gas.

Di Apotik, obat maag ini tersedia berupa Sanmag Tablet dan Sanmag Sirup.

Apa bedanya Sanmag Tablet dan Sanmag Sirup? Keduanya mengandung zat aktif yang berbeda.

Sanmag tablet mengandung Mg trisilicate, Al hydroxide colloidal, papaverine HCl, chlordiazepoxide HCl, vitamin B1, vitamin B2, vitamin B6, vitamin B12, niacinamide, dan Ca pantothenate.

Sedangkan Sanmag sirup mengandung Mg trisilicate, Al hydroxide colloidal, dan simethicone.

Harga Sanmag Tablet di apotek adalah di kisaran Rp. 84.500 per pepel, sedangkan harga Sanmag sirup di kisaran Rp. 25.000 per botol.

Sanmag tablet harus dengan resep dokter sedangkan Sanmag sirup boleh dibeli tanpa resep dokter.

Dalam artikel ini kita akan mengenal lebih jauh mengenai obat asam lambung ini. Sanmag obat untuk apa, apa manfaat, efek samping, dan hal apa saja yang harus diperhatikan saat menggunakan obat maag ini.

Sanmag Obat Apa?

Sanmag adalah obat untuk mengatasi penyakit-penyakit terkait hipersekresi asam lambung.

Obat ini di produksi oleh perusahaan farmasi, yaitu, Sanbe Farma.

Ada 2 jenis, yaitu Sanmag Tablet kunyah, dan Sanmag sirup.

Apa bedanya Sanmag tablet dan Sanmag sirup?

Bedanya, Sanmag tablet harus dengan resep dokter sedangkan Sanmag sirup bisa dibeli tanpa resep dokter.

Sebabnya karena sediaan Tablet mengandung Chlordiazepoxide dan Papaverine yang hanya bisa diperoleh dengan resep dokter.

Zat aktif

Simethicone adalah obat antiflatulent untuk mengurangi kembung, ketidaknyamanan atau rasa sakit karena adanya gas yang berlebihan dalam perut atau usus.

Simethicone adalah campuran dari polidimetilsiloksan dan silika gel terhidrasi.

Mekanisme aksi Simethicone adalah dengan cara menurunkan tegangan permukaan gelembung gas, menyebabkan gelembung gas itu bergabung menjadi lebih besar sehingga bisa dikeluarkan dengan lebih mudah.

Simethicone tidak mengurangi atau mencegah pembentukan gas dalam saluran pencernaan, melainkan mempermudah gas-gas itu dikeluarkan.

Magnesium trisilicate adalah senyawa anorganik yang digunakan sebagai antasida dalam pengobatan tukak lambung.

Magnesium trisilicate meningkatkan pH asam lambung melalui reaksi netralisasi.

Magnesium trisilicate juga menghasilkan endapan koloid silika, yang dapat melapisi mukosa gastrointestinal yang berguna sebagai perlindungan tambahan terhadap asam lambung.

Aluminium hydroxide, Al(OH)3 adalah senyawa anorganik yang digunakan sebagai antasida.

Aluminium hydroxide bereaksi dengan asam berlebih di dalam lambung sehingga meringankan gejala ulkus, mulas atau dispepsia.

Efek samping Aluminium hydroxide adalah konstipasi.

Untuk mengatasi hal ini biasanya dikombinasikan dengan Magnesium hydroxide atau Magnesium carbonate yang memiliki efek pencahar sebagai keseimbangan.

Aluminium hydroxide juga bisa digunakan untuk mengontrol kadar fosfat dalam darah pada pasien gagal ginjal.

Chlordiazepoxide meningkatkan aktivitas penghambat transmitter GABA di berbagai bagian sistem saraf pusat dengan meningkatkan permeabilitas membran-neuron terhadap ion klorida yang menghasilkan hiperpolarisasi dan stabilisasi.

Obat ini berkhasiat sebagai relaksan otot dan antikonvulsan.

Baca Juga :  Arimed 15 (Meloxicam) : Info Lengkap

Papaverine adalah alkaloid benzylisoquinoline yang menghambat fosfodiesterase, menyebabkan efek spasmolitik pada otot polos arteri koroner, otak, paru, dan perifer.

Obat ini juga mempengaruhi otot polos saluran cerna, empedu, dan ureter.

Selain itu, menginduksi er3ksi p3nis dengan relaksasi arteriolar, meningkatkan aliran dan volume darah karena relaksasi dinding sinusoidal dari korpora cavernosa dan kompresi saluran vena antara sinusoid dan tunika albuginea.

Produsen

Obat maag ini diproduksi oleh Sanbe Farma.

Kandungan

Kandungan Sanmag Tablet kunyah adalah :

Per tablet :

  • Mg trisilicate 325 mg
  • Al hydroxide colloidal 325 mg
  • Papaverine HCl 30 mg
  • Chlordiazepoxide HCl 5 mg
  • Vitamin B1 2 mg
  • Vitamin B2 1 mg
  • Vitamin B6 0.5 mg
  • Vitamin B12 1 mcg
  • Niacinamide 5 mg
  • Ca pantothenate 1 mg

Kandungan Sanmag sirup / suspensi adalah :

Per 5 mL suspensi :

  • Mg trisilicate 325 mg
  • Al hydroxide colloidal 325 mg
  • Simethicone 25 mg

Bentuk Sediaan

Obat sakit maag ini dijual dengan kemasan :

  • Sanmag Tablet : Box 10 x 10 chewy tablet/tablet kunyah
  • Sanmag sirup : Botol 120 oral suspensi
sanmag tablet dan sanmag suspension syrup

Ringkasan

Berikut tabel yang memuat informasi obat sakit maag ini secara singkat :

Informasi ObatSanmag
GolonganSanmag tablet : G (dengan resep); Sanmag sirup : B (tanpa resep)
KomposisiSanmag tablet : Mg trisilicate 325 mg, Al hydroxide colloidal 325 mg, papaverine HCl 30 mg, chlordiazepoxide HCl 5 mg, vit B1 2 mg, vit B2 1 mg, vit B6 0.5 mg, vit B12 1 mcg, niacinamide 5 mg, Ca pantothenate 1 mg; Sanmag sirup : Per 5 mL oral susp Mg trisilicate 325 mg, Al hydroxide colloidal 325 mg, simethicone 25 mg
Indikasihiperasiditi terkait asam lambung
KontraindikasiHipersensitif; Gangguan ginjal parah
DosisLihat bagian dosis
Aturan Pakaisaat perut kosong
Sediaantablet dan sirup/suspensi
ProdusenSanbe Farma

Indikasi dan Kegunaan Sanmag

Sebelum menggunakan obat asam lambung ini, harus benar-benar sudah mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko yang mungkin terjadi.

Gunakan dosis efektif terendah untuk durasi terpendek yang konsisten dengan tujuan perawatan pasien.

Kegunaan Sanmag adalah untuk meringankan hiperasiditas gastrointestinal, gastritis, kejang gastrointestinal dan kejang pilorik, ulkus peptikum dan duodenum, dispepsia neurogenik, hipermotilitas usus, perut kembung.

Selain itu juga digunakan untuk mengurangi gejala hyperacidity lambung misalnya, mual, nyeri lambung dan epigastrium, perut kembung dan sensasi kepenuhan di perut.

Kontraindikasi

Sanmag kontraindikasi pada pasien berikut ini :

  • Pasien yang mempunyai riwayat hipersensitif terhadap obat ini.
  • Pasien dengan gangguan ginjal serius.

Efek Samping Sanmag

Selain memberikan efek yang dibutuhkan, sebagian besar obat dapat menyebabkan beberapa efek samping yang tidak diinginkan.

Meskipun tidak semua efek samping ini dapat terjadi, penggunaan obat tetap harus dilakukan secara hati-hati.

Segera dapatkan perawatan medis yang sesuai jika efek samping yang parah terjadi.

Obat ini hanya sedikit diserap melalui saluran pencernaan sehingga memiliki efek samping sistemik yang minimal.

Meski begitu, pasien harus tetap mewaspadai kemungkinan terjadinya efek samping yang tidak diinginkan.

Berikut adalah beberapa efek samping yang bisa terjadi :

  • Simethicone tidak terserap ke dalam aliran darah, oleh karena itu, obat ini dianggap relatif aman. Efek samping yang bisa terjadi akibat obat ini adalah berkurangnya kepadatan tinja.
  • Magnesium hydroxide bisa menyebabkan diare, sedangkan Aluminium hydroxide menyebabkan konstipasi. Kombinasi kedua senyawa ini meminimalisir efek samping tersebut.
  • Magnesium hydroxide mengganggu penyerapan asam folat dan zat besi.
  • Efek samping lainnya, misalnya mual dan muntah, kelelahan, mengantuk (tablet), kelemahan otot, diare, sembelit.
  • Sanmag Tablet : Obat ini mengandung Chlordiazepoxide yang mempunyai efek samping : ketergantungan fisik dan psikologis; withdrawal sindrom; merusak kinerja psikomotorik, agresi (pada individu yang memiliki kecenderungan khususnya dalam kombinasi dengan alkohol); sedasi; diskrasia darah, ikterus, disfungsi hati. Efek samping yang berpotensi fatal : menyebabkan anemia hipoplastik atau hemolitik.
Baca Juga :  Opistan 500 mg (Mefenamic Acid : Informasi Lengkap

Peringatan

Waspadai hal-hal di bawah saat menggunakan obat maag ini :

  • Sebelum meminum obat ini, beri tahu dokter atau apoteker jika Anda alergi terhadapnya.
  • Sebelum menggunakan obat ini, beri tahu dokter atau apoteker riwayat kesehatan Anda, terutama : (Sanmag tablet) Pasien dengan glaukoma, gangguan konduksi jantung, atau penyakit kardiovaskular tidak stabil, motilitas gastrointestinal berkurang, gangguan hati, kemungkinan ketergantungan obat, amnesia dan meningkatkan keparahan kejang grand mal; penyakit otak organik, kekurangan respirasi kardio, penurunan fungsi hati atau ginjal, COPD; (tablet dan sirup) hipofosfatemia dan osteomalacia.
  • Pengobatan pada pasien dengan gangguan ginjal harus dilakukan dengan hati-hati.
  • Terapi jangka panjang pada pasien yang menjalani diet fosfat dapat menyebabkan osteomalacia.
  • Sebaiknya jangan menggunakan obat sakit maag ini terus-menerus sampai lebih dari 2 minggu, karena dikhawatirkan dapat terjadi ketergantungan fungsi lambung.
  • Minum obat sakit maag ini bersamaan dengan obat seperti cimetidine atau tetracycline, sebaiknya diberikan jarak 1-2 jam.
  • Penggunaan pada Anak : Keamanan dan keefektifannya pada anak belum diketahui.

Penggunaan Sanmag Untuk ibu hamil atau ibu menyusui

Amankah Sanmag untuk ibu hamil?

FDA (badan pengawas obat dan makanan amerika serikat) menempatkan Simethicone dalam kategori A, penjelasannya adalah sebagai berikut :

Studi pada manusia yang memadai dan terkendali dengan baik tidak menunjukkan risiko pada janin pada trimester pertama kehamilan (dan tidak ada bukti risiko pada trimester kemudian).

Simethicone tidak terserap secara sistemik melalui pemberian secara oral.

Untuk bisa memberikan efek terhadap janin, suatu obat harus terserap sistemik dan mampu melewati plasenta dan mencapai janin.

Oleh karena Obat Simethicone tidak mampu melakukannya, maka dianggap aman untuk ibu hamil.

Mulas dan refluks asam (GERD) biasanya dianggap tidak berbahaya karena sering terjadi pada kehamilan dan biasanya sembuh sendiri.

Namun, sebuah penelitian baru-baru ini menunjukkan bahwa GERD dikaitkan dengan peningkatan keparahan mual dan muntah saat kehamilan (NVP), yang dapat memiliki efek negatif serius pada kualitas hidup wanita hamil tersebut.

Meningkatnya keparahan mual dan muntah kehamilan terkait dengan adanya mulas dan refluks asam.

Antasida, antagonis reseptor histamin-2, dan inhibitor pompa proton (misalnya lansoprazole) dapat digunakan dengan aman selama kehamilan, karena penelitian besar telah dipublikasikan tanpa adanya bukti berbahaya bagi janin.

Antasida yang mengandung aluminium, kalsium, dan magnesium tidak ditemukan sebagai teratogenik dalam penelitian pada hewan dan direkomendasikan sebagai pengobatan lini pertama pada mulas dan refluks asam selama kehamilan.

Penggunaan dosis tinggi dan penggunaan magnesium trisilikat dalam jangka panjang terkait dengan nefrolitiasis, hipotonia, dan gangguan pernapasan pada janin, dan penggunaannya tidak dianjurkan selama kehamilan.

Antasida yang mengandung bikarbonat juga tidak dianjurkan karena risiko asidosis metabolik ibu dan janin dan kelebihan cairan.

Ada juga laporan kasus sindrom susu-alkali pada wanita hamil yang menggunakan dosis harian lebih tinggi dari 1,4 g kalsium unsur yang diperoleh dari kalsium karbonat.

sumber : Pengobatan mulas dan refluks asam terkait dengan mual dan muntah selama kehamilan

Sementara itu, Chlordiazepoxide masuk dalam kategori kehamilan D :

Terbukti beresiko terhadap janin manusia berdasarkan bukti-bukti empiris yang didapatkan dari investigasi, pengalaman marketing maupun  studi terhadap manusia. Namun jika potensi keuntungan bisa dijamin  penggunaan obat pada ibu hamil bisa dilakukan meskipun potensi risiko sangat besar.

Dengan demikian, sebaiknya tidak menggunakan Sanmag Tablet untuk ibu hamil.

Baca Juga :  Limaag 150 mg (Ranitidine HCl) : Info Lengkap

Sedangkan, penggunaan Sanmag sirup relatif aman meskipun tetap harus di bawah pengawasan dokter.

Chlordiazepoxide mampu memasuki air susu ibu, oleh karena itu penggunaan Sanmag tablet untuk ibu menyusui sebaiknya tidak dilakukan.

Karena penyerapannya secara sistemik buruk, maka Sanmag sirup dianggap aman digunakan oleh ibu menyusui.

Interaksi

Interaksi dengan obat lain dapat mengubah cara kerja obat atau meningkatkan risiko terjadinya efek samping yang serius.

Beritahu dokter dan apoteker tentang obat apa saja yang sedang Anda konsumsi.

Jangan memulai, menghentikan, atau mengubah dosis obat apa pun tanpa persetujuan dokter Anda.

Berikut interaksi obat yang mungkin terjadi :

  • Antasida dapat memperlambat penyerapan gastrointestinal.
  • Obat ini mengganggu penyerapan obat-obat seperti asam folat, zat besi, tetracycline, obat-obat golongan H2-bloker, Warfarin, dan Quinidin.
  • Sanmag tablet : Dapat meningkatkan efek depresi sistem saraf pusat dari alkohol, barbiturat, antihistamin, phenothiazines; phenytoin (potensiasi); peningkatan efek relaksan otot dengan benzodiazepin dan relaksan otot lain yang bekerja sentral atau perifer.

Dosis

Berikut adalah dosis yang lazim digunakan :

A. Dosis Sanmag Tablet

  • 1-2 tablet di antara waktu makan.

B. Dosis Sanmag Sirup

  • 1-2 sendok takar (5 ml). Obat diminum 1-2 jam setelah makan dan sebelum tidur.

Aturan pakai

  • Baca Panduan Pengobatan yang disediakan oleh apoteker Anda sebelum Anda mulai menggunakan obat asam lambung ini. Jika Anda memiliki pertanyaan, tanyakan kepada dokter atau apoteker Anda.
  • Dosis didasarkan pada kondisi medis Anda dan respons terhadap pengobatan. Jangan menambah dosis atau minum obat ini lebih sering daripada yang diarahkan.
  • Jika Anda menggunakan bentuk cair dari obat ini, kocok botol dengan lembut sebelum menggunakannya. Hati-hati mengukur dosis menggunakan alat pengukur khusus / sendok. Jangan menggunakan sendok rumah tangga karena Anda mungkin tidak mendapatkan dosis yang tepat.
  • Sanmag diminum sebelum atau sesudah makan? Tablet dikunyah di antara waktu makan sedangkan sirup diminum 1 jam sebelum makan atau 1-2 jam setelah makan dan sebelum tidur.
  • Gunakan obat ini secara teratur untuk mendapatkan manfaat maksimal. Ingat untuk menggunakannya pada waktu yang sama setiap hari.
  • Jangan menghentikan pengunaan obat sebelum durasi waktu yang disarankan.
  • Katakan kepada dokter jika kondisi Anda memburuk.

Artikel Pengetahuan Obat lainnya

Sanmag tablet harus dengan resep dokter. Sedangkan Sanmag sirup bisa didapatkan tanpa resep dokter. Meskipun begitu, jangan menggunakan obat asam lambung ini melebihi dosis dan durasi yang direkomendasikan dalam aturan pemakaian obat. Penggunaan yang berlebihan tidak akan meningkatkan manfaat obat ini namun justru akan meningkatkan efek sampingnya.