Katamasa

Renadinac 25 dan Renadinac 50 (Diclofenac Sodium) : Info Lengkap

Renadinac adalah obat yang mengandung Diclofenac Sodium. Kegunaan Renadinac adalah untuk mengobati nyeri yang disebabkan oleh peradangan non rematik, rheumatoid arthritis, osteoarthritis, ankylosing spondylitis, spondyloarthritis, nyeri pada asam urat, sebagai obat sakit gigi, dan nyeri ringan sampai sedang lainnya.

Di Apotik, obat pereda nyeri ini tersedia berupa Renadinac 25 mg enteric coated tablet dan Renadinac 50 mg enteric coated Tablet.

Renadinac diclofenac sodium diproduksi oleh Fahrenheit.

Harga Renadinac 25 mg di kisaran Rp. 3.500 per pepel, sedangkan harga Renadinac 50 mg di kisaran Rp. 5.500 per pepel.

Dalam artikel ini kita akan mengenal lebih jauh mengenai obat pereda nyeri ini. Renadinac obat untuk apa, apa kegunaan, efek samping, dan mengetahui merk-merk obat yang mengandung diclofenac sodium lainnya.

Renadinac Obat Untuk Apa?

Renadinac adalah obat pereda nyeri yang mengandung zat aktif diclofenac sodium.

Obat ini termasuk golongan anti-inflamasi nonsteroid (NSAID).

Obat ini di produksi oleh perusahaan farmasi, yaitu, Fahrenheit.

Terdapat 2 jenis, yaitu, Renadinac 25 mg enteric coated tablet dan Renadinac 50 mg enteric coated tablet.

Zat aktif

Diclofenac adalah salah satu jenis obat yang termasuk golongan NSAID. Obat ini adalah derivat dari asam fenilasetat.

Diclofenac memiliki sifat analgesik, antiinflamasi, dan antipiretik.

Obat ini bekerja dengan cara menghambat secara reversibel siklooksigenase-1 dan 2, juga menghambat sintesis prostaglandin.

Produsen

Renadinac diclofenac sodium diproduksi oleh Fahrenheit.

Kandungan

Kandungan Renadinac 25 adalah :

per tablet :

Kandungan Renadinac 50 adalah :

per tablet :

Bentuk Sediaan

Obat pereda nyeri ini dijual dalam sediaan berikut :

Ringkasan

Berikut tabel yang memuat informasi merk-merk obat yang mengandung diclofenac secara singkat :

Informasi ObatNatrium Diclofenac/Kalium Diclofenac
GolonganDengan resep
IndikasiNyeri yang disebabkan oleh peradangan non rematik, rheumatoid arthritis, osteoarthritis, ankylosing spondylitis, spondyloarthritis.
Dosislihat bagian dosis
Aturan PakaiDengan makanan
KontraindikasiUlkus peptikum, hipersensitif terhadap diclofenac, pasien dengan serangan asma, urtikaria, atau rinitis saat menggunakan aspirin atau antiinflamasi lainnya.
Sediaantablet 25 mg, 50 mg, 100 mg; Gel; Opthalmic
Merk yang tersediaAbdiflam, Aclonac, Anuva, Araclof, Arthrotec, Cataflam, Cataflam D, Cataflam D50, Cataflam Fast, Catanac, Deflamat, Dicloflam, Diclomec, Diflam, Dikloflam, Diklovit, Divoltar, Dolofenac, Eflagen, Elithris 50, Exaflam, Fenaren 50, Fenavel, Flamar, Flamenac, Flamic, Flamigra, Flamsy, Galtaren, Gratheos, Inflam, Kadiflam 25, Kadiflam 50, Kaditic, Kaflam, Klamaflam, Klotaren, Lafen, Linac, Lopain, Matsunaflam, Meflamin, Megatic 50, Merflam, Mirax, Nacoflar, Nadifen, Nadiflam, Neuralgin Rhema, Neurofenac, Neurofenac Plus, Nichoflam, Noncort, Potaflam, Proflam, Proklaf-25, Proklaf-50, Raost, Reflamid, Renadinac, Renadinac 75, Renvol 25, Renvol 50, Scanaflam, Scantaren, Tirmaclo – 50, Troflam, Valto Forte, Voltadex, Voltadex Retard, Voltados 25, Voltados 50, Voltaren, Voltaren Ophtha, Voltaren Retard, Voltaren Sr, Volten, Ximex Diklonis, X Flam, Yariflam, Zegren 50, Zelona

Indikasi dan Kegunaan Renadinac

Sebelum menggunakan obat ini, harus benar-benar sudah mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko yang mungkin terjadi. Gunakan dosis efektif terendah untuk durasi terpendek yang konsisten dengan tujuan perawatan pasien.

Kegunaan Renadinac adalah untuk mengobati kondisi-kondisi berikut :

Kontraindikasi

Renadinac diclofenac sodium kontraindikasi pada pasien berikut ini :

Efek Samping Renadinac

Selain memberikan efek yang dibutuhkan, sebagian besar obat dapat menyebabkan beberapa efek samping yang tidak diinginkan. Meskipun tidak semua efek samping ini dapat terjadi, penggunaan obat tetap harus dilakukan secara hati-hati. Segera dapatkan perawatan medis yang sesuai jika efek samping yang parah terjadi.

Berikut adalah beberapa efek samping Renadinac yang mungkin terjadi :

Waspadai juga potensi efek samping berikut :

Peringatan

Waspadai hal-hal di bawah saat menggunakan Renadinac :

Penggunaan Renadinac Untuk ibu hamil atau ibu menyusui

Amankah Renadinac untuk ibu hamil? FDA (badan pengawas obat dan makanan amerika serikat) menempatkan Diclofenac dalam kategori C, penjelasannya adalah sebagai berikut :

Penelitian pada reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin dan tidak ada studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada manusia, namun jika potensi keuntungan dapat dijamin, penggunaan obat pada ibu hamil dapat dilakukan meskipun potensi resiko sangat besar.

Tidak ada data yang cukup tentang penggunaan diclofenac pada ibu hamil. Oleh karena itu, Renadinac sebaiknya tidak digunakan selama dua trimester pertama kehamilan kecuali manfaat yang diharapkan untuk ibu lebih besar daripada risiko terhadap janin.

Namun, sebuah penelitian menunjukan bahwa penggunaan diclofenac relatif aman selama trimester pertama kehamilan dan ukuran sampel yang diteliti memungkinkan untuk mengecualikan risiko malformasi kongenital. (sumber : Keamanan diclofenac selama kehamilan).

Seperti NSAID lainnya, penggunaan diclofenac selama trimester ketiga kehamilan dikontraindikasikan karena kemungkinan inersia uterus dan / atau penutupan prematur dari ductus arteriosus (lihat Kontraindikasi).

Amankah Renadinac untuk ibu menyusui? Diclofenac mampu memasuki ASI. Oleh karena itu, sebaiknya tidak diberikan selama menyusui untuk menghindari efek yang tidak diinginkan pada bayi.

Seperti NSAID lainnya, penggunaan diclofenac dapat mengganggu kesuburan wanita dan tidak direkomendasikan pada wanita yang berusaha untuk hamil. Pada wanita yang mengalami kesulitan hamil atau yang sedang menjalani penyelidikan infertilitas, sebaiknya tidak menggunakan obat ini.

Interaksi

Interaksi dengan obat lain dapat mengubah cara kerja obat atau meningkatkan risiko terjadinya efek samping yang serius. Beritahu dokter dan apoteker tentang obat apa saja yang sedang Anda konsumsi. Jangan memulai, menghentikan, atau mengubah dosis obat apa pun tanpa persetujuan dokter Anda.

Berikut interaksi obat yang mungkin terjadi :

Dosis Renadinac

Sebagai rekomendasi umum, dosis harus disesuaikan secara individual dan menggunakan dosis efektif terendah untuk durasi sesingkat mungkin.

Tablet harus ditelan utuh dengan cairan, sebaiknya sebelum makan, dan tidak boleh dipecah atau dikunyah.

Dewasa : 50 mg 2-3 x sehari.

Anak-anak dan Remaja : 0.5-3 mg/kg sehari terbagi dalam 2-3 dosis.

Aturan Pakai Renadinac

Artikel Pengetahuan Obat lainnya

Renadinac 25 dan Renadinac 50 adalah obat yang hanya bisa didapatkan melalui resep dokter. Jangan menggunakan obat pereda nyeri ini melebihi dosis dan durasi yang telah diresepkan oleh dokter. Penggunaan yang berlebihan tidak akan meningkatkan manfaat obat ini namun justru akan meningkatkan efek sampingnya.

Sharing is caring