Katamasa

Pumpitor 20 mg Kapsul & Serbuk Injeksi Steril 40 mg (Omperazole)

Pumpitor adalah obat pereda asam lambung yang mengandung Omeprazole. Kegunaan Pumpitor adalah sebagai terapi jangka pendek pada ulkus duodenum, tukak lambung, esofagitis refluks erosif atau ulseratif, dan terapi jangka panjang sindrom Zollinger-Ellison. Di Apotik, obat ini tersedia berupa Pumpitor 20 mg kapsul dan Pumpitor serbuk injeksi steril 40 mg.

Pumpitor Omeprazole diproduksi oleh Sanbe Farma. Harga Pumpitor 20 mg kapsul di kisaran Rp. 132.000 per pepel, sedangkan harga Pumpitor injeksi di kisaran Rp. 146.000 per vial.

Dalam artikel ini kita akan mengenal lebih jauh mengenai obat pereda asam lambung ini. Pumpitor obat apa, apa manfaat, efek samping, dan merk-merk obat maag yang mengandung Omeprazole lainnya.

Pumpitor Obat Apa?

Pumpitor adalah obat untuk mengatasi penyakit-penyakit saluran pencernaan yang terkait hipersekresi asam lambung. Obat ini mengandung zat aktif Omeprazole. Obat pereda asam lambung ini di produksi oleh perusahaan farmasi, yaitu, Sanbe Farma.

Zat aktif

Omeprazole adalah obat golongan inhibitor pompa proton (PPI). Kegunaan Omeprazole adalah untuk mengobati tukak lambung dan penyakit refluks gastro-esofagus (GERD). Obat ini umumnya tersedia berupa Omeprazole tablet 20 mg dan 40 mg, dan Omeprazole injeksi 40 mg.

Omeprazole adalah obat antisekresi asam lambung benzimidazole tersubstitusi. Omeprazole menekan sekresi asam lambung dengan cara menghambat secara spesifik enzim pompa proton lambung (H + / K + -ATPase) pada permukaan sekresi sel parietal lambung. Efek antisekresi terjadi dengan cepat setelah pemberian omeprazole dan kembali normal secara bertahap dengan dosis harian.

Produsen

Pumpitor Omeprazole diproduksi oleh Sanbe Farma.

Kandungan

Kandungan Pumpitor kapsul adalah :

Per kapsul :

Kandungan Pumpitor injeksi adalah :

Per kapsul :

Bentuk Sediaan

Obat hipersekresi asam lambung ini dijual dengan kemasan :

Ringkasan

Berikut tabel yang memuat informasi obat yang mengandung Omeprazole secara singkat :

Informasi ObatOmeprazole
GolonganDengan resep
IndikasiPenyakit terkait over sekresi asam lambung
Dosislihat bagian dosis
Aturan PakaiSebelum makan
KontraindikasiHipersensitif; Sedang menggunakan rilpivirine, nelfinavir dan atazanavir.
SediaanKapsul 20 mg dan 40 mg; vial injeksi 40 mg
Merk yang tersediaBlomer, Carosec, Conprazole, Contral, Dudencer, Etagastrin, Gastrazol, Gastrofer, Inhipump, Lanacer, Lokev, Losec, Meisec, Norsec, Omberzol, Omed, Omeprazole, Omevell, Omeyus, OMZ, Onic, Opm, Ozid, Prilos, Prohibit, Promezol, Protop, Pumpitor, Rindopump, Risek, Rocer, Stomacer, Tamezol, Ulzol, Zeprazol, Zolacap, Zollocid

Indikasi dan Kegunaan Pumpitor

Sebelum menggunakan obat ini, harus benar-benar sudah mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko yang mungkin terjadi. Gunakan dosis efektif terendah untuk durasi terpendek yang konsisten dengan tujuan perawatan pasien.

Berikut adalah beberapa daftar kegunaan Pumpitor :

Kontraindikasi

Pumpitor kontraindikasi pada pasien berikut ini :

Efek Samping Pumpitor

Selain memberikan efek yang dibutuhkan, sebagian besar obat dapat menyebabkan beberapa efek samping yang tidak diinginkan. Meskipun tidak semua efek samping ini dapat terjadi, penggunaan obat tetap harus dilakukan secara hati-hati. Segera dapatkan perawatan medis yang sesuai jika efek samping yang parah terjadi.

Berikut adalah beberapa efek samping Pumpitor yang mungkin terjadi :

Peringatan

Waspadai hal-hal di bawah saat menggunakan obat Pumpitor Omeprazole :

Penggunaan Pumpitor Untuk ibu hamil atau ibu menyusui

Amankah Pumpitor untuk ibu hamil? Konsultasikan dengan dokter jika ingin menggunakan Pumpitor untuk ibu hamil atau ibu menyusui.

FDA (badan pengawas obat dan makanan amerika serikat) menempatkan Omeprazole dalam kategori C, penjelasannya adalah sebagai berikut :

Penelitian pada reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin dan tidak ada studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada manusia, namun jika potensi keuntungan dapat dijamin, penggunaan obat pada ibu hamil dapat dilakukan meskipun potensi resiko sangat besar.

Konsultasikan dengan dokter jika ingin menggunakan obat ini untuk ibu menyusui. Obat ini diketahui mampu masuk ke dalam ASI meskipun dalam jumlah kecil.

Sebuah penelitian menunjukan bahwa tidak ada hubungan yang ditemukan antara paparan omeprazole selama periode organogenesis dan peningkatan risiko malformasi mayor. Paparan selama kehamilan tidak terkait dengan peningkatan risiko aborsi spontan, penurunan berat badan lahir, atau komplikasi perinatal. (sumber : Keamanan penggunaan omeprazole selama kehamilan: studi prospektif multicenter terkontrol).

Secara keseluruhan, aturan praktis penggunaan obat selama kehamilan adalah memilih obat yang memiliki lebih banyak data keselamatan janin yang menunjukkan obat tersebut efektif dan aman. Sesuai aturan ini, maka obat golongan PPI yang menjadi pilihan pertama untuk digunakan selama kehamilan adalah omeprazole. (sumber : Penggunaan inhibitor pompa proton (PPI) selama kehamilan dan menyusui)

Interaksi

Interaksi dengan obat lain dapat mengubah cara kerja obat atau meningkatkan risiko terjadinya efek samping yang serius. Beritahu dokter dan apoteker tentang obat apa saja yang sedang Anda konsumsi. Jangan memulai, menghentikan, atau mengubah dosis obat apa pun tanpa persetujuan dokter Anda.

Berikut interaksi obat yang mungkin terjadi :

Dosis Pumpitor

Berikut adalah dosis Pumpitor Omeprazole yang lazim digunakan untuk masing-masing penyakit :

Dosis Untuk Penyakit Refluks Gastroesofagus (GERD)

Dosis Untuk Infeksi H.pylori

Dosis Untuk Ulserasi terkait NSAID

Dosis Untuk Tukak Lambung

Dosis Untuk Esofagitis erosif

Dosis Untuk Sindrom Zollinger-Ellison

Dosis Untuk Profilaksis aspirasi asam selama anestesi umum

Dosis Untuk Dispepsia terkait asam lambung

Aturan Pakai Pumpitor

Artikel Pengetahuan Obat lainnya

Obat yang mengandung Omeprazole, seperti, Pumpitor 20 mg kapsul dan Pumpitor injeksi adalah obat yang hanya bisa didapatkan dengan resep dokter. Jangan menggunakan obat asam lambung ini melebihi dosis dan durasi yang telah diresepkan oleh dokter. Penggunaan yang berlebihan tidak akan meningkatkan manfaat obat ini namun justru akan meningkatkan efek sampingnya.

Sharing is caring