10 Penyebab Gagal Booting Pada Laptop dan Komputer Desktop

penyebab gagal booting pada windows

Penyebab gagal booting komputer/laptop dapat dibagi menjadi empat kategori, yaitu sebagai berikut : Koneksi listrik yang buruk, Kegagalan suplai daya, Kegagalan sistem operasi, Kegagalan perangkat keras (Hardware)

Penyebab Gagal Booting Pada Laptop dan Komputer Desktop – Booting adalah urutan proses startup yang memulai sistem operasi komputer atau laptop ketika dihidupkan, sebelum masuk ke menu utama. Urutan boot adalah serangkaian operasi awal yang dijalankan komputer saat dinyalakan. Setiap komputer memiliki urutan boot. Biasanya proses booting diawali oleh tampilan sistem operasi yang digunakan. Misalnya, jika kita menggunakan sistem operasi Windows 10, maka proses booting akan diawali munculnya logo windows 10. Proses booting bertujuan untuk mempersiapkan semua komponen pada komputer/laptop yang dibutuhkan untuk bisa beroperasi maksimal.

Namun sering terjadi proses booting mengalami gangguan. Ciri-ciri gagal booting adalah pada saat dinyalakan, pada laptop atau komputer hanya nampak layar kosong  berwarna hitam dengan sebuah kursor di kiri atas. Pada proses booting yang normal, tampilan seperti ini hanya nampak sekejap saja yang segera dilanjutkan dengan munculnya logo sistem operasi yang digunakan (misalnya Windows atau linux). Akan tetapi, jika terjadi gangguan tampilan layar tetap berwarna hitam (kadang biru) dan hanya ada kursor yang kedap-kedip saja.

Penyebab Gagal Booting

Penyebab komputer/laptop mengalami kegagalan booting dapat dibagi menjadi empat kategori, yaitu sebagai berikut :

  • Koneksi listrik yang buruk
  • Kegagalan suplai daya
  • Kegagalan sistem operasi
  • Kegagalan perangkat keras (Hardware)

Masing-masing kategori penyebab kegagalan proses booting ini terdiri dari kumpulan sejumlah masalah yang akan dijelaskan secara rinci di artikel ini. Dalam banyak kasus, masalah dapat diperbaiki dan komputer akan kembali normal dalam waktu singkat.

A. Koneksi Listrik Buruk

Hal ini adalah penyebab umum kegagalan proses booting pada komputer lama. Terjadinya pemanasan konstan dan pendinginan komputer, kondisi cuaca, dan debu dapat memainkan peran penting dalam masalah ini. Namun, sebagian besar masalah yang terkait ini dapat diselesaikan hanya dalam beberapa menit.

Kategori ini termasuk :

A.1 Koneksi buruk antara modul memori dan motherboard

Hal ini adalah penyebab kegagalan boot yang sangat umum bahwa modul memori tidak terhubung dengan motherboard secara benar. Jika satu saja dari sekian banyak pin pada modul gagal terpasang secara benar di slot motherboard, komputer tidak akan bisa memulai proses booting. Bunyi “bip” yang biasanya terdengar saat komputer/laptop dihidupkan tidak akan terdengar, juga tidak akan ada teks yang muncul di layar. Komputer tidak berhasil dihidupkan namun biasanya kipas CPU dan atau kipas cassing tetap hidup.

Jika ini terjadi, segera cabut kabel daya komputer Anda dan buka casingnya. Coba keluarkan modul memori dan letakkan kembali (dengan sedikit dorongan). Ini disebut reseating. Terkadang Anda harus mengulang prosesnya beberapa kali. Kontak listrik yang buruk terjadi sebagai akibat dari adanya celah antara modul memori engan slot motherboard, atau sedikit korosi atau debu semakin memperburuk kontak listrik. Oleh karena itu pastikan kebersihan slot modul memori ini sbelum memasangnya kembali. Modul memorinya sendiri juga perlu dibersihkan (bagian tembaganya) dengan menggunakan penghapus pensil).

Baca Juga :  9 Cara Screenshot di PC Windows, Laptop, atau Tablet

A.2 Koneksi yang buruk antara video card dan motherboard

Hampir sama dengan masalah pada modul memori, penyelesaiannya pun sama yaitu pasang ulang video card laptop Anda. Namun, tidak semua laptop atau komputer memiliki video card terpisah sehingga masalah ini biasanya cukup jarang.

A.3 Kabel longgar

Khususnya terjadi pada komputer desktop. Jika Anda pernah memindahkan komputer ke area lain, atau Anda membuka casing untuk alasan apa pun, sangat mungkin terjadi kabel longgar atau tidak ada sambungan listrik yang baik. Sehingga patut dicoba untuk memeriksa ulang kabel dengan melepas dan memasang kembali masing-masing secara bergantian. Kabel yang paling dikhawatirkan adalah yang menghubungkan hard drive ke motherboard dan kabel dari unit catu daya yang terhubung ke motherboard.

B. Kegagalan Pasokan Daya

Pasokan daya listrik yang stabil sangat berpengaruh terhadap performa komputer. Kualitas listrik yang buruk bisa membuat komputer atau laptop cepat rusak. Berikut adalah hal-hal yang mungkin menjadi penyebab kegagalan proses booting pada komputer khususnya komputer PC.

B.1 Unit catu daya rusak (komputer desktop)

Jika komputer Anda benar-benar mati ketika Anda menyalakannya, kipas tidak berputar, tidak ada lampu, tidak ada bunyi apa-apa, mungkin ada masalah pada catu daya komputer Anda. Masalah ini memang tidak umum, tetapi bisa saja terjadi. Mengganti catu daya itu mudah dan tidak mahal. Jika Anda seorang pemula, dan takut menggantinya sendiri, segera putuskan semua kabel catu daya, buka unit dan bawa ke tukang service komputer.

B.2 Baterai laptop

Kelebihan laptop dibandingkan komputer desktop adalah soal mobilitas. Namun jika Anda misalnya meletakkan laptop secara tidak benar ada kalanya baterainya tidak terpasang dengan benar. Lepaskan baterai dan pasang kembali dengan benar. Jika ini tidak berhasil, mungkin baterai tidak memiliki muatan daya listrik. Baterai rusak atau pasokan listrik ke baterai gagal. Lihatlah soket pengisian daya baterai. Periksa apakah ada pin soket yang goyah.

Baca Juga :  Perbandingan Laptop (Asus, Acer, Apple, HP, Axioo, dll)

Jika baterai rusak, mau tidak mau harus diganti. Anda dapat membeli charger laptop universal atau baterai baru yang tidak begitu mahal jika Anda memesan langsung dari China melalui toko online.

C. Kegagalan Sistem Operasi

Umumnya, jika komputer menyala, LED menyala, hard drive memunculakn suara dan beberapa teks muncul di layar awal, maka penyebab kegagalan boot yang mungkin adalah kerusakan pada sistem operasi.

C.1 File yang rusak atau hilang

Ketika sistem operasi gagal untuk memulai dan itu bukan disebabkan oleh kerusakan perangkat keras, itu berarti ada satu atau lebih file penting yang diperlukan untuk memulai sistem operasi telah rusak atau hilang. Dua penyebab paling mungkin dari hal ini adalah : Hard disk sudah tua dan mulai rusak dan / atau infestasi komputer dengan perangkat lunak berbahaya.

Jika masalahnya adalah masalah file yang hilang atau file yang tidak dibaca, maka Anda bisa menggunakan perangkat lunak tertentu untuk mengembalikan file-file penting ini. Jika Anda berhasil, dan komputer/laptop Anda sudah bekerja normal, lakukan proses backup sebagai antisipasi kejadian serupa di masa mendatang.

Jika tidak ada file penting yang diinstal di drive yang sama dengan drive tempat instalasi sistem operasi (misalnya drive C), maka penyelesaian yang simple atas masalah ini adalah instal ulang sistem operasi Anda.

C.2 Serangan perangkat lunak (software) berbahaya

Perangkat lunak berbahaya yang umumnya dikenal dengan nama umum virus, trojan, worm, dan rootkit, harus Anda singkirkan dari komputer/laptop Anda. Jika komputer atau laptop sudah terinfeksi oleh virus, maka hal ini bisa menyebabkan rusaknya sistem operasi windows atau linux. Kondisi ini bisa menyebabkan terjadinya kegagalan booting.

Dengan semakin canggihnya teknologi software saat ini, ternyata dibarengi dengan semakin canggih pula virus. Adakalanya virus-virus komputer ini bahkan tidak bisa dibersihkan oleh software antivirus yang sudah diinstal pemilik komputer. Oleh karena itu penting kiranya untuk selalu melakukan update terhadap software anti virus sehingga bisa digunakan sebagai pencegahan dini terhadap kerusakan-kerusakan yang mungkin terjadi.

D. Kegagalan perangkat keras (Hardware)

Hardware adalah komponen yang sangat penting dari sebuah piranti komputer atau laptop. kerusakan fisik pada hardware bisa memicu gangguan pada operasi komputer Anda. Oleh karena itu, kerusakan hardware patut dicurigai sebagai penyebabab gagal booting pada komputer atau laptop Anda.

Baca Juga :  Mudah, INI Cara Menampilkan Isi Flashdisk Tidak Terbaca

D.1 Kegagalan video card

Tidak semua komputer memiliki video card terpisah. Sangat mudah untuk mengetahui apakah komputer Anda memiliki video card. Jika lead monitor terhubung ke komputer Anda di area yang sama di mana semua plug lainnya masuk, maka komputer Anda tidak memiliki video card terpisah. Di sisi lain, jika Anda melihatnya terkoneksi terpisah dari slot monitor biasanya, kemungkinan Anda memiliki video card terpisah.

Masalah pada video card terjadi umumnya disebabkan karena umurnya yang sudah lama, karena biasanya rentang normalnya adalah 3 tahun. Lewat dari masa normal ini, biasanya hardware ini akan lebih cepat panas. Itu sebabnya hardware ini disertai dengan kipas pendingin. Jika terjadi kegagalan fungsi video card, komputer Anda mungkin akan gagal melakukan booting.

Namun untungnya, saat ini harga komponen ini sudah tidak semahal dulu lagi. Solusi yang lebih mudah adalah dengan mencolokkan kabel monitor ke slot motherboard yang diperuntukkan untuk monitor (semua motherboard saat memiliki slot untuk monitor sendiri) sehingga tidak perlu untuk mengganti komponen ini. Satu-satunya problem yang muncul dengan solusi ini adalah terjadinya penurunan terhadap kualitas grafis yang dihasilkan.

D.4 Kegagalan hard disk

Terkadang hard disk drive bisa rusak. Jika ini terjadi, bukan hanya gagal booting yang akan Anda alami. Anda juga bisa kehilangan data-data penting yang Anda simpan di dalamnya.

Solusi supaya komputer atau laptop Anda hidup normal lagi cukup mudah. Anda bisa mengganti dengan hard disk baru. Namun tidak untuk data-data Anda. Anda mungkin memerlukan jasa profesional untuk menyelamatkan data Anda dari hard disk yang rusak.

D.5 Kegagalan Motherboard

Motherboard adalah inti dari sebuah komputer, jika komponen ini rusak maka semuanya tidak akan berfungsi normal. Namun jika komputer masih menunjukkan sedikit tanda kehidupan maka kemungkinan ini bisa diambil terakhir. Jika kerusakan bukan pada video card, power supply, modul memori, hard disk drive, dll, maka kegagalan perangkat keras bisa diduga terjadi pada motherboard.

Untuk laptop, kerusakan pada motherboard sering dianggap akhir dari hidupnya laptop. Hal ini karena tingginya biaya penggantian. Sebuah motherboard baru bisa seharga nyaris seharga laptop baru, sehingga buang-buang waktu saja untuk menggantinya. Lebih baik membeli laptop baru yang jelas-jelas lebih baik.

Untuk desktop, situasinya jauh lebih baik. Motherboard lebih murah dan lebih mudah untuk dipasang.

Demikian penyebab-penyebab gagal booting yang bisa terjadi pada komputer PC atau laptop. Ternyata penyebabnya sangat beragam dan solusinya pun beragam.