Pengertian & Perbedaan Sleep, Hibernate, Shutdown dan Restart

Pengertian dan perbedaan Sleep, Hibernate, Shutdown, dan restart – Sebagian besar orang akan mematikan/shutdown komputer ketika selesai menggunakannya. Namun, beberapa orang lebih senang membiarkan komputer “hidup” 24/7. Yang dimaksud dengan hidup di sini bukanlah sepenuhnya hidup. Tetapi komputer tetap “hidup” namun sebagian besar daya telah dikurangi.

Baca juga : Cara menghidupkan dan mematikan komputer atau laptop dengan baik dan benar

Jadi, sebenarnya ada banyak opsi yang bisa dilakukan setelah menggunakan komputer selain shutdown. Yaitu, Sleep, Hibernate, hybrid sleep, dan restart.

Banyak dari kita tidak mengerti apa pengertian dan perbedaan antara berbagai mode hemat daya di komputer Windows tersebut.

Setiap opsi hemat daya memiliki kelebihan dan kekurangannya, jadi mari kita masing-masing lebih dalam.

Pengertian Shut Down

Pengertian shutdown adalah saat Anda mematikan komputer atau laptop sepenuhnya.

Shutdown adalah kondisi mati-daya yang paling umum kita kenal. Ketika Anda mematikan komputer/laptop Anda, semua program akan ditutup dan komputer akan mematikan sistem operasi.

KOmputer yang dimatikan hampir tidak menggunakan daya. Namun, ketika Anda ingin menggunakan komputer lagi, Anda harus menyalakannya dan harus melalui proses boot-up. Proses booting up ini terjadi bagian-bagian komputer melakukan iniasi untuk berfungsi secara normal. Proses booting juga akan menginisiasi beberapa program tertentu.

Baca juga : Cara memperbaiki komputer atau laptop yang tidak bisa shutdown/mati

Tergantung pada spesifikasi komputer/laptop dan banyak sedikitnya aplikasi, proses booting bisa memakan waktu mulai dari beberapa detik hingga beberapa menit.

Baca juga : Penyebab komputer gagal booting

Di bawah ini adalah cara Shutdown komputer/laptop dalam berbagai versi windows :

  • Untuk Windows 10 : klik Start menuPowerShutdown.
  • Untuk Windows 8.1 / Windows RT 8.1 : Gerakkan mouse Anda ke sudut kiri bawah layar dan klik kanan tombol Start atau tekan tombol logo Windows + X pada keyboard Anda. Ketuk atau klik Shutdown atau Signout dan pilih Shutdown.
  • Untuk Windows 7 : Klik tombol Start dan kemudian klik tombol Shutdown.

Baca juga : Cara mematikan komputer/laptop dengan keyboard shortcut

Pengertian Sleep

Arti sleep adalah saat sistem memasuki mode daya rendah, yang memungkinkan komputer untuk segera melanjutkan operasi dengan daya penuh (biasanya dalam beberapa detik) saat Anda ingin menggunakan komputer lagi.

Saat mode sleep, status sistem terakhir disimpan dalam memori, tetapi bagian lain dari komputer dimatikan dan tidak akan menggunakan daya apa pun.

Ketika Anda menghidupkan kembali, komputer akan kembali hidup dengan cepat – Anda tidak perlu menunggu proses booting. Semuanya akan kembali tepat seperti saat Ada meninggalkan komputer.

Baca Juga :  Cara Mematikan Laptop Dengan Keyboard di Windows 7, 8, 10

Anda tidak perlu khawatir bahwa Anda akan kehilangan pekerjaan karena kehabisan baterai, karena Windows secara otomatis menyimpan semua pekerjaan Anda dan mematikan komputer jika baterainya terlalu rendah.

Gunakan sleep ketika Anda akan berada jauh dari komputer/laptop Anda sebentar – misalnya saat Anda ingin istirahat minum kopi.

Mode sleep bisa dilakukan dengan mudah dengan cara klik startpower sleep. Tapi, mode sleep juga bisa diatur supaya terjadi secara otomatis.

Untuk laptop dan tablet, sistem akan masuk mode sleep secara otomatis bila Anda menutup tutupnya atau menekan tombol power.

Cara mengatur mode sleep di komputer atau laptop :

1. Buka Power options

  • Untuk Windows 10, pilih Start, lalu pilih SettingSystemPower & SleepAdditional power settings.
  • Untuk Windows 8.1 / Windows RT 8.1, arahkan mouse ke sudut kanan atas layar, gerakkan pointer mouse ke bawah, lalu klik Search, ketik Power options di kotak pencarian, lalu ketuk atau klik Power options.
  • Untuk Windows 7, klik tombol Start, klik Control panel, klik System and security, lalu klik Power options.
gambar Pengertian & Perbedaan Sleep, Hibernate, Shutdown dan Restart 2

2. Setelah masuk Power options lakukan salah satu dari yang berikut :

  • Jika Anda menggunakan desktop, tablet, atau laptop, pilih Pilih Choose what the power buttons do. Pada opsi When I press the power button, pilih Sleep, lalu klik Save changes.
  • Khusus untuk laptop, pilih Choose what closing the lid does. Padaopsi When I close the lid, pilih Sleep, lalu klik Save changes.
gambar Pengertian & Perbedaan Sleep, Hibernate, Shutdown dan Restart 1

3. Pengaturan telah selesai. Ketika Anda ingin komputer masuk mode sleep, cukup tekan tombol power di desktop, tablet, atau laptop Anda, atau tutup penutup laptop Anda.

Pada kebanyakan komputer, Anda dapat keluar dari mode sleep dan melanjutkan pekerjaan dengan menekan tombol power. Namun, tidak semua komputer sama.

Pada beberapa jenis komputer, Anda bisa keluar dari mode sleep dengan cara menekan tombol apa saja pada keyboard, mengklik tombol mouse, atau membuka tutup laptop.

Pengertian Hibernate

Hibernate adalah mode hemat daya yang dirancang terutama untuk laptop. Pada komputer desktop, mode ini biasanya tidak ada.

Pada mode hibernate, sistem komputer menyimpan status terakhir di hard disk drive, pada dasarnya memindahkan isi memori ke file sementara. Saat Anda menghidupkan kembali komputer, sistem akan memuat status sebelumnya dari hard drive Anda kembali ke memori.

Fungsi hibernate adalah untuk memungkinkan Anda menyimpan status terakhir komputer Anda, termasuk semua program dan data, saat Anda kembali lagi.

Sekilas, mode hibernate sama dengan mode sleep, namun kedua mode hemat daya ini berbeda.

Perbedaan sleep dan hibernate adalah diperlukan waktu lebih lama untuk kembali ke mode normal dari hibernate dibandingkan dari sleep. Tetapi, mode hibernate menggunakan daya jauh lebih sedikit daripada sleep. Komputer pada mode hibernate menggunakan jumlah daya yang hampir sama dengan komputer yang dimatikan/shutdown.

Baca Juga :  Cara Menghidupkan Laptop/Komputer Yang Tidak Mau Menyala/Mati

Dari semua status hemat daya di Windows, hiberante menggunakan daya paling sedikit. Di laptop, gunakan mode hibernate ketika Anda tidak akan menggunakan laptop untuk waktu yang lama dan tidak memiliki kesempatan mengisi baterai selama waktu itu.

Mode hibernate bisa dilakukan dengan mudah dengan cara klik startpower hibernate. Tapi, mode hibernate juga bisa diatur supaya terjadi secara otomatis.

Untuk laptop dan tablet, sistem akan masuk mode hibernate secara otomatis bila Anda menutup tutupnya atau menekan tombol power.

Seperti dikatakan di atas, mode hibernate terutama tersedia di laptop. Jika Anda menggunakan komputer desktop, pertama periksa dulu apakah opsi ini tersedia di PC Anda dan jika ya, lebih baik aktifkan.

Cara mengatur mode hibernate di komputer atau laptop :

1. Buka Power options

  • Untuk Windows 10, pilih Start, lalu pilih SettingSystemPower & SleepAdditional power settings.
  • Untuk Windows 8.1 / Windows RT 8.1, arahkan mouse ke sudut kanan atas layar, gerakkan pointer mouse ke bawah, lalu klik Search, ketik Power options di kotak pencarian, lalu ketuk atau klik Power options.
  • Untuk Windows 7, klik tombol Start, klik Control panel, klik System and security, lalu klik Power options.

2. Setelah masuk Power options lakukan seperti berikut :

  • Jika Anda menggunakan desktop, tablet, atau laptop, pilih Pilih Choose what the power buttons do. Kemudian klik Change settings that are currently unavailable.
gambar Pengertian & Perbedaan Sleep, Hibernate, Shutdown dan Restart 3
  • Pada Shutdown settings, pilih Hibernate checkbox, terakhir klik Save changes.
gambar Pengertian & Perbedaan Sleep, Hibernate, Shutdown dan Restart 4

Setelah pengaturan selesai, Anda dapat melakukan hibernate dengan beberapa cara berbeda :

  • Untuk Windows 10, pilih Start, kemudian pilih PowerHibernate. Anda juga bisa menekan bersamaan logo Windows + X di keyboard, kemudian pilih Shut down atau sign outHibernate.
  • Untuk Windows 8.1 / Windows RT 8.1, gerakkan mouse Anda ke sudut kiri bawah layar dan klik kanan tombol Start atau tekan tombol logo Windows + X pada keyboard Anda. Ketuk atau klik Shutdown atau Signout dan pilih Hibernate.
  • Untuk Windows 7, klik tombol Start, klik panah di sebelah tombol Shutdown, lalu klik Hibernate.

Kapan harus pilih Shut Down, Sleep, atau Hibernate

Setiap orang tentu punya alasan sendiri untuk memilih shutdown, sleep atau hibernate. Ada orang yang selalu shutdown komputer setelah selesai menggunakan, sementara ada yang memanfaatkan opsi sleep atau hibernate.

Jumlah pasti daya yang digunakan saat mode sleep dan hibernate tergantung pada jenis komputer masing-masing.

Meskipun mode sleep umumnya hanya menggunakan beberapa watt lebih banyak daripada hibernate, beberapa orang memilih untuk menggunakan sleep daripada hibernate.

Baca Juga :  Perbandingan Laptop ASUS dan Hp (Spek, Desain, Harga Dll)

Alasannya, komputer akan kembali ke mode normal lebih cepat. Meskipun menggunakan sedikit lebih banyak listrik. Namun, sleep tetap lebih hemat daya daripada membiarkan komputer beroperasi 24/7.

Hibernate pada laptop sangat berguna untuk menghemat daya baterai. Jika Anda ingin membawa laptop Anda ke suatu tempat dan Anda tidak ingin menyia-nyiakan daya baterai yang berharga, Anda harus memilih hibernate daripada sleep.

Kapan menggunakan mode Sleep

Sleep sangat berguna jika Anda meninggalkan komputer/laptop untuk waktu sebentar saja. Anda dapat mematikan komputer untuk menghemat listrik atau daya baterai. Ketika Anda ingin menggunakannya lagi, Anda dapat kembali dengan cepat ke status sitem terakhir saat ditinggalkan.

Sleep tidak begitu baik jika Anda meninggalkan komputer/laptop untuk waktu yang lama. Mode sleep masih menggunakan daya listrik/baterai sehingga pada akhirnya baterai akan habis juga.

Kapan menggunakan Hibernate

Hibernate menghemat daya listrik/baterai lebih banyak daripada sleep. Jika Anda meninggalkan komputer/laptop untuk waktu cukup lama — misalnya, jika Anda ingin pergi keluar kantor, makan siang — Mode hibernate lebih bagus karena akan menghemat listrik dan daya baterai.

Untuk kembali ke mode normal, hibernate lebih lambat dibandingkan kembali dari mode sleep. Jika memilih opsi hibernate atau shutdown setiap kali Anda selesai bekerja, Anda mungkin membuang banyak waktu untuk menunggu proses booting kembali.

Kapan menggunakan Shut Down

Sebagian besar komputer akan kembali ke mode normal dari hibernate lebih cepat daripada dari keadaan mati penuh/shutdown, jadi mungkin lebih baik hibernate laptop Anda daripada mematikannya.

Namun, beberapa PC atau software mungkin tidak berfungsi dengan benar saat kembali dari mode hibernate. Untuk mengatasi hal ini, tentu perlu shutdown (atau setidaknya restart), sesekali.

Pengertian Restart

Selain shutdown, sleep, atau hibernate, ada lagi restart. Apa arti restart? Dan apa bedanya dengan shutdown, sleep dan hibernate?

Shutdown pada dasarnya mematikan semua proses dan mematikan komputer sepenuhnya. Restart, di sisi lain, mematikan komputer untuk sementara kemudian menyalakannya lagi. (sumber).

Fungsi restart

Restart biasanya otomatis terjadi ketika pembaruan Windows diinstal di komputer/laptop Anda. Setelah instalasi sistem akan di-restart (boot ulang). Fungsi restart adalah untuk memastikan bahwa setiap pembaruan telah diinstal dengan benar dan berfungsi sebagaimana mestinya.

Jika perangkat yang terhubung ke PC Anda (seperti monitor, printer, atau scanner) tidak berfungsi dengan baik setelah kembali dari mode sleep atau hibernate, coba restart PC Anda. Biasanya restart akan membuat semuanya normal kembali.

Kalau masih bermasalah, coba lepas dan sambungkan kembali perangkat tersebut. Pastikan juga bahwa driver untuk semua perangkat Anda up to date.

Demikian artikel singkat kami tentang pengertian shutdown, restart, sleep dan hibernate. Semoga membantu.