41 Pengertian Sejarah Menurut Para Ahli dan Secara Umum

pengertian sejarah menurut para ahli
Pengertian sejarah menurut KBBI atau Kamus besar Bahasa Indonesia adalah asal-usul (keturunan) silsilah; kejadian dan peristiwa yang benar-benar terjadi pada masa lampau (riwayat); pengetahuan atau uraian tentang peristiwa dan kejadian yang benar-benar terjadi dalam masa lampau (ilmu sejarah).

Secara umum sejarah mempunyai arti rentetan peristiwa yang terjadi pada masa lalu. Kata sejarah dalam bahasa Indonesia adalah kata serapan dari bahasa Arab, sajaratun, yang artinya pohon. Dalam khasanah ilmu sejarah di Indonesia, dikenal juga istilah pra-sejarah. Perbedaannya, sejarah adalah peristiwa-peristiwa masa lalu setelah manusia mengenal tulisan, sedangkan pra-sejarah adalah peristiwa masa lalu sebelum manusia mengenal tulisan.

Dalam artikel ini kita akan membahas pengertian sejarah menurut para ahli, secara umum, secara etimologi, termasuk membahas ruang lingkup sejarah, serta sumber-sumber apa yang bisa digunakan untuk menulis sejarah masa lalu.

Pengertian Sejarah Secara Umum

Pengertian sejarah secara umum adalah peristiwa yang telah terjadi pada masa lampau, umumnya menyangkut peristiwa yang terkait raja-raja, atau tokoh penting lainnya. Orang biasa, umumnya tidak tercatat dalam sumber-sumber sejarah, sehingga sulit untuk menelusurinya.

Pengertian sejarah menurut KBBI atau Kamus besar Bahasa Indonesia adalah asal-usul (keturunan) silsilah; kejadian dan peristiwa yang benar-benar terjadi pada masa lampau (riwayat); pengetahuan atau uraian tentang peristiwa dan kejadian yang benar-benar terjadi dalam masa lampau (ilmu sejarah).

Sebuah artikel di Wikipedia memberikan definisi sejarah, yaitu, suatu kajian tentang masa lampau, khususnya bagaimana kaitannya dengan manusia. Dalam dunia akademis, pengertian ilmu sejarah adalah sesuatu yang menggunakan narasi untuk memeriksa dan menganalisis rentetan peristiwa pada masa lalu, dan menentukan pola sebab dan akibat yang menentukan mereka secara objektif.

Pengertian Sejarah Secara Etimologi

Kata sejarah dalam bahasa Indonesia adalah sebuah kata serapan yang berasal dari bahasa Arab, sajaratun, yang artinya pohon. Dalam bahasa Arab, untuk mengatakan sejarah digunakan kata lain, yaitu, tarikh. Sedangkan dalam bahasa Indonesia, kata tarikh justru digunakan untuk mengatakan waktu atau penanggalan. Kata sejarah dalam bahasa Indonesia mempunyai arti yang lebih cocok dengan kata yang berasal dari bahasa Yunani, yaitu, historia, yang artinya ilmu atau orang pandai.

Kata historia yang berasal dari bahasa Yunani itu, kemudian banyak diserap ke dalam bahasa-bahasa bangsa Eropa lainnya. Misalnya, pada bahasa Inggris menjadi history, bahasa Prancis historie, bahasa Italia storia. Dalam rumpun bahasa jerman, kata yang mempunyai arti sepadan, misalnya, bahasa Jerman geschichte dan bahasa Belanda gescheiedenis. Pengertian sejarah menurut bahasa Belanda dan yang merupakan turunan bahasa jerman lainnya adalah yang sudah terjadi.

Kesimpulannya, kata sejarah dalam bahasa Indonesia mempunyai pengertian yang sepdan dengan kata dalam bahasa lain. Berikut adalah pengertian sejarah secara etimolgi dalam berbagai bahasa :

  • History dalam bahasa Inggris, artinya masa lampau.
  • Sajaratun (syajaroh) dalam bahasa Arab, artinya pohon dan keturunan. Hal ini untuk menggambarkan silsilah raja-raja yang seperti ranting pohon.
  • Historia dalam bahasa Yunani, artinya ilmu.
  • Geschichte dalam bahasa Jerman, artinya sesuatu yang telah terjadi di masa lampau kehidupan manusia.

Pengertian Sejarah Menurut Para Ahli Dunia

Herodotus adalah oarang yang disebut sebagai bapak sejarah dunia. Julukan ini diberikan karena menurut catatan yang ada, Herodotus adalah sejarawan pertama dunia. Pengertian sejarah menurut Herodotus adalah suatu kajian untuk menceritakan suatu perputaran jatuh bangunnya seseorang tokoh, masyarakat dan peradaban. Menurut pendapat Herodotus, sejarah tidak berkembang ke arah depan dengan tujuan yang pasti, melainkan bergerak seperti garis lingkaran yang tinggi rendahnya diakibatkan oleh keadaan manusia.

Aristolteles, seorang filsuf Yunani juga memberikan pandangannya tentang pengertian sejarah. Pengertian sejarah menurut Aristoteles adalah satu sistem yang meneliti suatu kejadian sejak awal tersusun dalam bentuk kronologi. Sejarah adalah peristiwa-peristiwa masa lalu yang mempunyai catatan, record-record atau bukti-bukti yang konkrit. Sejarah memiliki catatan, serta bukti konkrit yang bisa menjelaskannya.

Berikut adalah definisi atau pengertian sejarah menurut para ahli dunia :

1. Benedetto Croce

Pengertian sejarah menururt Benedetto Croce adalah rekaman kreasi pada jiwa manusia dalam semua bidang. Bidang ini termasuk teoritikal dan juga praktikal. Sedangkan untuk kreasi spiritual hanya terjadi dan lahir di hati dan pikiran budayawan, manusia jenius, pemburu agama dan pemikir.

2. Ibnu Khaldun

Ibnu Khaldun yang hidup antara tahun 1332–1406, berpendapat bahwa pengertian sejarah adalah catatan tentang masyarakat umum manusia atau peradaban manusia yang terjadi pada watak/sifat masyarakat itu.

3. W. H. Walsh

W.H. Walsh berpendapat bahwa sejarah lebih menitikberatkan pada pencatatan yang penting dan berarti saja. Hal ini meliputi tindakan serta pengalaman manusia pada masa lampau yang memiliki makna penting.

4. J. Bank

Pengertian sejarah menurut J. Bank adalah semua kejadian/peristiwa masa lampau. Sejarah dapat membantu untuk memahami perilaku manusia pada masa yang lampau, masa sekarang dan masa yang akan datang.

5. Shefer

Shefer berpendapat bahwa pengertian sejarah adalah sebuah peristiwa yang telah lalu dan memang benar-benar terjadi.

6. Gustafson

Pengertian sejarah menurut pendapat Gustafson adalah puncak gunung pengetahuan manusia dari mana perbuatan generasi kita mungkin direkam dan dipasang ke dalam dimensi yang tepat.

7. Abramiwitz

Abramiwitz berpendapat bahwa pengertian sejarah adalah suatu runtutan peristiwa yang telah terjadi pada sebuah kejadian.

8. Thomas Carlyle

Menurut pandangan Thomas Carlyle pengertian sejarah adalah sebuah peristiwa pada masa lampau yang mempelajari tentang biografi orang terkenal. Orang-orang ini adalah pahlawan pada zamannya. Mereka juga merupakan orang yang besar yang dicatat sebagai peletak dasar sejarah tersebut.

9. Leopold Von Ranke

Pengertian sejarah menurut Leopald Von Ranke adalah hal-hal yang sungguh-sungguh terjadi.

10. J. V. Bryce

J.V Bryce berpendapat bahwa pengertian sejarah adalah catatan dari pemikiran, perkataan hingga perbuatan manusia.

11. Bernheim

Menurut Bernheim, pengertian sejarah adalah sebuah ilmu yang menelusuri serta menempatkan peristiwa-peristiwa tertentu dalam waktu dan ruang mengenai perkembangan manusia, baik secara perorangan maupun kolektif, sebagai makhluk sosial dalam hubungan sebab dan akibat, lahir maupun batin.

12. R. G. Collingwood

R. G. Collingwood berpandangan bahwa pengertian sejarah adalah sebuah bentuk penyelidikan tentang hal-hal yang telah dilakukan oleh manusia pada masa lampau.

13. Patrick Gardiner

Menurut Patrick Gardiner pengertian sejarah adalah ilmu yang mempelajari apa yang telah diperbuat oleh manusia.

14. Norman E. Cantor

Menurut Norman E. Cantor pengertian sejarah adalah studi tentang apa yang diperbuat, dikatakan dan dipikirkan oleh manusia pada masa lalu.

15. Henri Pirenne Iseorang

Henri Pirenne Iseorang berpendapat bahwa pengertian sejarah adalah sebuah kisah mengenai berbagai peristiwa dan aktivitas manusia yang hidup dalam masyarakat.

16. Beverley Southgate

Beverley Southgate berpendapat bahwa pengertian sejarah adalah suatu studi tentang masa lampau dimana suatu studi yang hasilnya secara ideal merupakan suatu penyajian masa lalu sebagaimana adanya. Hasil pembelajaran ini dapat juga bermanfaat sebagai pelajaran moral bagi manusia.

17. Edward Hallet Carr

Menurut Edward Hallet Carr pengertian sejarah adalah dialog yang tak pernah selesai antara masa sekarang dan masa lampau, suatu proses interaksi yang berkesinambungan antara sejarawan dan fakta-fakta yang dimilikinya.

18. Sunnal dan Haas

Menurut pendapat Sunnal dan Haas pengertian sejarah adalah studi kronologis dengan menafsirkan dan mencari arti dari peristiwa yang sudah berlalu menggunakan metode sistematis untuk mengungkap kebenaran.

19. Karl Popper

pengertian ilmu sejarah menurut pendapat Karl Popper adalah ilmu pengetahuan yang tertarik pada peristiwa-peristiwa spesifik dan penjelasannya. Sejarah sering diartikan sebagai peristiwa-peristiwa masa lalu sebagaimana peristiwa itu benar-benar terjadi secara aktual.

20. Sir Charles Firth

Sir Charles Firth berpendapat bahwa sejarah merekam kehidupan masyarakat manusia, perubahan masyarakat yang terus menerus, merekam ide-ide yang membatasi aksi-aksi masyarakat dan merekam kondisi-kondisi material yang telah membantu atau merintangi perkembangannya.

21. John Tosh

John Tosh berpendangan bahwa pengertian sejarah adalah memori kolektif, sumber pengalaman melalui pengembangan suatu rasa identitas sosial orang-orang dan prospek orang-orang tersebut di masa yang akan datang.

22. Muthahhari

Muthahhari memberikan tiga cara untuk mengartikan apa itu sejarah dan ada tiga disiplin kesejarahan yang saling terkait, yaitu:

  • Sejarah tradisional adalah pengetahuan tentang kejadian-kejadian, peristiwa-peristiwa dan keadaan-keadaan kemanusiaan di masa lampau dalam kaitannya dengan keadaan-keadaan masa kini.
  • Sejarah ilmiah adalah pengetahuan tentang hukum-hukum yang tampak menguasai kehidupan masa lampau yang diperoleh melalui pendekatan dan analisis atas peristiwa-peristiwa masa lampau.
  • Filsafat sejarah adalah pengetahuan tentang perubahan-perubahan bertahap yang membawa masyarakat dari satu tahap ke tahap lain, ia membahas hukum-hukum yang menguasai perubahan-perubahan ini. Dengan kata lain, ia adalah ilmu tentang menjadi masyarakat, bukan tentang mewujudnya saja.

23. Rober V. Daniels

Robert V. Daniels berpendapat bahwa pengertian sejarah adalah kenangan dari tumpuan masa silam. Sejarah dimaksud dalam arti sejarah manusia sebagai pelaku sejarah. Kemampuan yang dimiliki oleh manusia adalah kemampuan untuk menangkap kejadian-kejadian yang ada di sekelilingnya. Hasil tangkapan tersebut menjadi ingatan atau memori dalam dirinya yang akan menjadi sumber sejarah.

24. Costa

Costa berpendapat bahwa pengertian sejarah adalah catatan keseluruhan pengalaman manusia. Pada hakikatnya sejarah adalah catatan seluruh pengalaman, baik secara individu maupun kolektif bangsa pada masa lalu tentang kehidupan umat manusia.

25. Jan Romein

Jan Romein memiliki pendapat bahwa pengertian sejarah adalah cerita tentang kejadian atau peristiwa yang terjadi pada masa lampau.

26. Cleveland

Cleveland berpendapat bahwa pengertian sejarah adalah sebuah konsep yang akan dilihat untuk mengenali kehidupan manusia.

27. Ertis Stern

Menurut Ertis Stern sejarah timbul dari suatu persoalan yang hidup dan bahkan melayani hidup masyarakat. Karena itu, sejarah akan berubah-ubah bersama dengan berubahnya waktu, harapan dan pemikiran rasa cemas yang tumbuh kemudian.

28. Robin Winks

Robin Winks berpendapat bahwa pengertian sejarah adalah sebuah studi tentang manusia dalam kehidupan bermasyarakat.

29. Henry Steele Commager

Menurut pendapat Henry Steele Commager definisi sejarah adalah rekaman keseluruhan tentang masa lampau terkait dengan kesusastraan, hukum, bangunan, pranata sosial, agama, filsafat dan semua yang teringat dalam memori manusia.

Pengertian Sejarah Menurut Para Ahli Indonesia

Selain pengertian sejarah menurut para ahli luar negeri, banyak tokoh-tokoh Indonesia juga meberikan pendapatnya tentang definisi sejarah. Berikut adalah rangkuman pendapat para tokoh Indonesia mengenai arti sejarah :

1. Muhammad Yamin

Menurut pendapat Muhammad Yamin pengertian sejarah adalah ilmu pengetahuan yang tersusun atas hasil dari penyelidikan berbagai peristiwa dan bisa dibuktikan dengan kenyataan.

2. Kuntowijoyo

Menurut pendapat Kuntowijoyo, sejarah adalah hal-hal yang menyuguhkan fakta secara diakronis, ideografis, unik, dan empiris.

Sejarah memiliki sifat diakronis karena terkait dengan waktu. Sejarah memiliki sifat ideografis karena sejarah menggambarkan dan menceritakan sesuatu. Sejarah memiliki sifat unik karena berisi hasil penelitian tentang hal unik. Sejarah memiliki sifat empiris karena sejarah bersandar pada pengalaman manusia yang sungguh-sungguh.

3. Nugroho Notosusanto

Nugroho Notosusanto berpendapat bahwa pengertian sejarah adalah peristiwa yang ada kaitannya dengan manusia sebagai makhluk yang bermasyarakat dan terjadi di masa lalu.

4. Rochiati Wiriatmaja

Rochiati Wiriatmadja memiliki pendapat bahwa pengertian sejarah adalah disiplin ilmu yang menyajikan etika, moral, kebijaksanaan, nilai-nilai spritual dan kultural karena kajiannya yang bersifat memberikan pedoman kepada keseimbangan hidup, harmoni dalam nilai-nilai, keteladanan dalam keberhasilan dan kegagalan dan cerminan pengalaman kolektif yang menjadi kompas untuk kehidupan masa depan.

5. Roeslan Abdulgani

Pendapat Roeslan Abdulgani tentang pengertian ilmu sejarah adalah salah satu cabang ilmu pengetahuan yang meneliti dan menyelidiki secara sistematis keseluruhan perkembangan masyarakat serta kemanusiaan pada masa lampau beserta kejadian-kejadian dengan maksud untuk kemudian menilai secara kritis seluruh hasil penelitiannya tersebut, untuk selanjutnya dijadikan perbendaharaan pedoman bagi penilaian dan penentuan keadaan sekarang serta arah proses masa depan.

6. Moh. Hatta

Menurut Moh. Hatta sejarah bukan sekadar melahirkan kriteria dari kejadian di masa lalu, tetapi pemahaman masa lampau yang mengandung berbagai dinamika, mungkin berisi problematik pelajaran bagi manusia berikutnya.

7. Moh. Ali

Moh. Ali bahwa berpendapat bahwa pengertian sejarah adalah keseluruhan perubahan dan kejadian-kejadian yang benar-benar telah terjadi. Sejarah adalah ilmu yang menyelidiki perubahan-perubahan yang benar-benar terjadi di masa lalu.

8. Taufik Abdullah

Taufik Abdullah berpendapat bahwa pengertian sejarah adalah segala tindakan manusia dalam jangka waktu tertentu di masa lampau yang dilakukan di tempat tertentu.

9. W. J. S. Poerwadarminta

Dalam bukunya yang berjudul Kamus Umum Bahasa Indonesia, pengertian sejarah menurut W. J. S. Poerwadarminta adalah silsilah atau asal-usul; kejadian atau peristiwa yang benar-benar terjadi pada masa lampau; ilmu, pengetahuan, cerita pelajaran tentang kejadian atau peristiwa yang benar-benar telah terjadi.

10. Sartono Kartodirdjo

Sartono Kartodirdjo berpendapat bahwa sejarah adalah bentuk penggambaran pengalaman kolektif di masa lalu, dan untuk mengungkapnya dapat melalui aktualisasi dan penetasan pengalaman masa lalu. Menceritakan suatu kejadian adalah cara membuat hadirnya kembali peristiwa tersebut dengan cara pengungkapan verbal.

11. Ismaun

Ismaun berpendapat bahwa definisi sejarah adalah suatu ilmu pengetahuan tentang kisah mengenai peristiwa-peristiwa yang benar-benar telah terjadi atau berlangsung dalam segala aspeknya di masa lampau. Sejarah adalah catatan atau rekaman pilihan yang disusun secara teliti tentang segala aspek kehidupan umat manusia di masa lampau.

12. Drs. Sidi Gazalba

Menurut pendapat Drs. Sidi Gazalba, sejarah adalah masa lalu manusia dan seputarnya yang disusun secara ilmiah dan lengkap meliputi urutan fakta masa tersebut dengan tafsiran dan penjelasan yang memberi pengertian dan pemahaman tentang apa yang berlaku.

Ruang Lingkup sejarah

Ruang lingkup ilmu sejarah sangat luas, oleh karena itu dalam mempelajarinya diperlukan spesifikasi tertentu. Kebanyakan sejarawan memfokuskan dirinya untuk mempelajari sejarah tertentu saja. Misalnya, sejarah India, sejarah mesir,Sejarah agama tertentu, dan lain-lain.

Secara umum ruang lingkup ilmu sejarah diklasifikan berdasarkan :

  • Kurun waktu (kronologis).
  • Wilayah (geografis).
  • Negara (nasional).
  • Kelompok suku bangsa (etnis).
  • Topik atau pokok bahasan (topikal).

Sumber Sejarah

Untuk mempelajari sejarah, para ahli menggunakan berbagai sumber, yang bisa dibedakan menjadi sumber primer atau sumber sekunder. Sumber primer adalah sumber yang terkait langsung dengan peristiwa dimaksud, misalnya prasasti, foto, bangunan-bangunan, dan lain-lain. Sedangkan sumber sekunder biasanya berupa risalah, dan hasil-hasil penelitian dari sejarawan terdahulu.

untuk meneliti sejarah, para sejarawan menggunakan berbagai metode berbeda, yang dipelajari dalam bidang historiografi.