40 Pengertian Organisasi Menurut Para Ahli dan Secara Umum

definisi atau pengertian organisasi menurut para ahli
Banyak ahli memberikan pendapatnya tentang definisi atau pengertian organisasi, yang mencakup ciri-ciri, unsur, tujuan dan manfaat organisasi, serta teori-teori tentang bagaimana organisasi dijalankan.

Kita sering mendengar istilah organisasi. Namun, apakah kita mengerti apa definisi organisasi? Organisasi berasal dari kata Yunani “organon’ yang berarti organ. Pengertian organisasi secara umum adalah entitas yang terdiri dari banyak orang, seperti lembaga atau asosiasi, yang memiliki tujuan tertentu. Dalam artikel ini kita akan membahas pengertian organisasi menurut para ahli di bidangnya, mencakup ciri-ciri, unsur, tujuan dan manfaat organisasi, serta teori-teori tentang bagaimana organisasi dijalankan.

Pengertian Organisasi Secara Umum

Pengertian organisasi secara umum adalah suatu perkumpulan sekelompok orang dengan visi dan misi yang sama, bekerja sama secara rasional dan sistematis, terencana, terpimpin dan terkendali dalam dalam satu wadah, dalam upaya memanfaatkan sumber daya yang dimiliki, baik itu berupa uang, material, mesin, metode, lingkungan, sarana-parasarana, data, dan sumber daya lainnya, yang digunakan secara efektif dan efisien dalam rangka mencapai tujuan bersama.

Pengertian organisasi dalam dunia bisnis adalah sekelompok orang yang bekerja sama untuk mencapai tujuan komersil. Sama seperti organisasi non-profit, organisasi binis juga mempunyai struktur organisasi yang baku dan sudah memiliki budaya kerja yang efektif dan efisien.

Sekelompok orang membentuk organisasi karena mereka memiliki visi dan misi serta tujuan yang sama. Dengan membentuk organisasi, tujuan yang ingin dicapai akan lebih mudah diwujudkan karena dilakukan secara bersama-sama.

Pengertian Organisasi Menurut Para Ahli

Selain pengertian organisasi secara umum yang dijelaskan di atas, banyak ahli yang memberikan pendapatnya tentang apa definisi organisasi. Berikut adalah kumpulan pengertian organisasi menurut para ahli :

Stoner

Pengertian organisasi menurut Stoner, organisasi adalah suatu pola hubungan-hubungan melalui mana orang-orang dibawah pengarahan atasan mengejar tujuan bersama

Stephen P. Robbins

Menurut Stephen P. Robbins definisi organisasi adalah kesatuan (entity) sosial yang dikoordinasikan secara sadar, dengan sebuah batasan yang relatif dapat diidentifikasi, yang bekerja atas dasar yang relatif terus menerus untuk mencapai suatu tujuan bersama atau sekelompok tujuan.

James D. Mooney

Pengertian organisasi menurut James D. Mooney adalah bentuk setiap perserikatan manusia untuk mewujudkan tujuan bersama.

Chester I. Bernard

Definisi organisasi menurut Chester I. Bernard adalah suatu sistem aktivitas kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih.

Max Weber

Menurut pendapat Max Weber definisi organisasi adalah suatu kerangka hubungan terstruktur yang didalamnya terdapat wewenang, dan tanggung jawab serta pembagian kerja menjalankan suatu fungsi tertentu.

Paul Preston dan Thomas Zimmerer

Paul Preston dan Thomas Zimmerer berpendapat, pengertian organisasi adalah suatu kumpulan orang yang telah disusun dalam sebuah kelompok-kelompok yang saling bekerjasama dalam mencapai tujuan secara bersama.

Victor A Thompson

Menurut Victor A Thompson definisi organisasi adalah suatu integrasi dari sejumlah spesialis-spesialis yang bekerja sama dengan sangat rasional dan impersonal untuk mencapai beberapa tujuan spesifik yang telah diumumkan sebelumnya.

Richard Scott

Richard Scott memiliki pendapat bahwa pengertian organisasi adalah suatu kelompok yang sengaja dibentuk untuk mencapai suatu tujuan khusus, yang sedikit banyak didasarkan pada asas kelangsungan.

Philip Slznic

Pengertian organisasi menururt Philip Slznic adalah suatu peraturan personil berguna dalam mempermudah dalam melakukan pencapaian dari beberapa tujuan yang sudah ditetapkan lewat alokasi tanggung jawab dan fungsi atau Through the allocation of functionss and responsibilites.

Thompson

Pendapat Thompson tentang definisi organisasi adalah suatu perpaduan antara beberapa anggota khusus yang sangat impersonal dan rasional yang saling bekerjasama (koperasi) dalam mencapai berbagai tujuan yang spesifik yang sudah diumumkan.

Schein

Pengertian organisasi menurut Schein adalah suatu koordinasi yang dijalankan secara rasional di setiap kegiatan oleh beberapa orang untuk mencapai tujuan secara umum dengan memiliki pembagian, fungsi dan pekerjaan melalui hirarki yang mempunyai otoritas dan tanggung jawab.

Schein berpendapat bahwa karakterisitik organisasi, termasuk, mempunyai tujuan organisasi, struktur organisasi, saling berhubungan guna mengkoordinasikan aktivitas yang terjadi di dalamnya.

J.R. Schermehorn

J.R. Schermehorn berpendapat, pengertian organisasi adalah sekumpulan orang-orang yang bekerja sama dalam mencapai tujuan organisasi.

Kochler

Definisi organisasi menurut Kochler ialah suatu sistem yang mempunyai hubungan secara tersistematis, terkoordinasi lewat usaha pada suatu kelompok orang yang sedang bergerak dengan memiliki tujuan tertentu.

Rosenweigh

Sedangkan menurut Rosenweigh apa yang dimaksud dengan Organisasi, mencakup hal-hal berikut :

  • Sistem sosial, yaitu orang-orang dalam kelompok
  • Integrasi atau kesatuan dari aktivitas-aktivitas orang-orang yang bekerja sama
  • Orang-orang yang berorientasi atau berpedoman pada tujuan bersama

Matthias Aroef

Matthias Aroef berpendapat bahwa organisasi akan terlaksana bila segolongan orang bekerja bersama-sama untuk mencapai tujuannya.

James G. March & Herbert A. Simon

Menurut mereka, definisi organisasi adalah himpunan-himpunan saling pengaruh manusia dan mereka merupakan himpunan-himpunan paling luas di dalam masyrakat kita yang memiliki sesuatu yang sama sistem koordinansi pusat.

Pfiffner dan Sherwood

Pengertian organisasi menurut Pfiffner dan Sherwood adalah sebagai pola dari cara-cara dalam mana sejumlah orang yang saling berinteraksi, bertatap muka, secara intim dan terikat dalam suatu tugas yang bersifat rumit, berinteraksi satu sama yang lainnya secara sengaja, memutuskan untuk mencapai tujuan yang telah diputuskan semula secara teratur.

William Schulze

Dia berpandangan bahwa organisasi adalah penggabungan dari orang-orang, benda-benda, alat-alat perlengkapan, ruang kerja dan segala sesuatu yang berkaitan dengannya, yang dikumpulkan dalam hubungan yang teratur dan efektif untuk mencapai tujuan yang diinginkan.

Harleigh Trecker

Pengertian organisasi menurut pendapat Harleigh Trecker adalah perbuatan atau proses mengumpulkan atau mengatur kelompok-kelompok yang saling berinteraksi dari instansi menjadi suatu keseluruhan yang bekerja.

Ralp Currier Davis

Definisi menurut pandangan Ralp Currier Davis adalah sesuatu kelompok orang-orang yang sedang bekerja ke arah tujuan bersama di bawah kepemimpinan.

John M. Pfiffner dan S. Owen Lane

Mereka berdua berpendapat, pengertian organisasi adalah proses menghimpun pekerjaan yang orang-orang atau kelompok-kelompok harus melakukan dengan kekuasaan yang diperlukan untuk pelaksanaannya, sehingga kewajiban-kewajiban yang dilakukan demikian itu memberikan saluran-saluran terbaik bagi penyelenggara usaha yang efisien, teratur, positif, dan terkoordinasikan.

Ernest Dale

Organisasi menurut pandangan Ernest Dale adalah sebuah proses perencanaan, yang terkait dengan menyusun, mengembangkan dan memelihara suatu struktur atau motif hubungan-hubungan kerja dari orang-orang dalam suatu badan usaha.

John D. Millet

Pengertian organisasi menurut ahli ini adalah orang-orang yang bekerja sama, dengan mengandung ciri-ciri dari hubungan-hubungan manusia yang tampak dari aktivitas kelompok.

John Price Jones

John Price Jones mengambarkan organisasi sebagai sistem. Menurutnya, organisasi adalah struktur dan peralatan yang tersusun dari orang-orang dan benda-benda dimana suatu usaha berencana yang teratur dijalankan.

William R. Spiegel & Richard H. Lansburgh

Menurut ahli ini, definisi organisasi adalah hubungan-hubungan struktur di antara bermacam-macam faktor dalam suatu badan usaha.

Dwight Waldo

Dwight Waldo berpandangan bahwa pengertian organisasi adalah struktur hubungan-hubungan di antara orang-orang yang berdasarkan wewenang dan bersifat tetap dalam suatu sistem administrasi.

Luther Gulick

Organisasi menurut Luther Gulick mempunyai arti sebagai alat saling terkaitnya satuan-satuan kerja yang memberikan mereka kepada orang-orang yang ditempatkan dalam struktur wewenang, sehingga pekerjaan dapat dikoordinasikan oleh perintah para atasan kepada para bawahan, yang menjangkau dari puncak sampai ke bawah dari seluruh badan usaha.

Herbert A. Simon, Donald W. Smithburg and Victor A. Thompson

Menurut para ahli ini, pengertian organisasi adalah suatu sistem terencana mengenai usaha kerjasama yang mana setiap peserta mempunyai peranan yang diakui untuk dijalankan dan kewajiban-kewajiban atau tugas-tugas untuk dilaksanakan.

Henry G. Hodges

Henry G. Hodges berpendapat bahwa organisasi didirikan sebagai proses pembentukan bagi macam-macam badan usaha, suatu kerangka yang akan memberikan pembagian aktivitas-aktivitas yang dilakukan serta untuk mengatur aktivitas-aktivitas ini dalam suatu kerangka yang menunjukkan kepentingan tingkatan mereka dalam hubungan fungsional.

Oliver Sheldon

Oliver Sheldon memberikan definisi organisasi, yaitu, proses penggabungan pekerjaan yang mana para individu atau kelompok-kelompok harus melakukannya dengan bakat-bakat yang diperlukan untuk melaksanakan tugas-tugas, sedemikan rupa, memberikan yang terbaik, yang efisien, sistematis, positif, dan terkoordinasi dari usaha yang ada.

Dexter Kimball dan Dexter Kimball, Jr.

Menurut keduanya, organisasi merupakan alat bantu bagi manajemen. Organisasi mencakup kewajiban-kewajiban untuk merancang satuan-satuan organisasi dan pejabat yang harus melaksanakan pekerjaan, menetapkan fungsi-fungsi mereka dan merinci interaksi yang harus ada di antara satuan-satuan dan orang-orang tersebut.

Bakke

Menurut Bakke definisis organisasi ialah suatu sistem yang berkelanjutan dari penggunaan, pemindahan aktivitas-aktivitas manusia yang diberi tanggung jawab dan dikoordinasikan, sehingga membentuk suatu kumpulan tertentu yang terdiri dari manusia, material, kapital, gagasan, dan sumber daya alam ke dalam suatu keseluruhan pemecahan masalah.

Allen

Pengertian organisasi menurut Allen adalah suatu proses identifikasi dan perwujudan serta pengelompokan kerja, mendefinisikan dan perwakilan wewenang maupun tanggung jawab dan memutuskan komunikasi dengan maksud untuk memungkinkan orang-orang bekerjasama secara positif untuk mewujudkan tujuan yang telah ditetapkan.

Pengertian Organisasi Menurut Para Ahli Indonesia

Para ahli dari Indonesia juga banyak yang memberikan pemikirannya tentang apa definisi organisasi. Di bawah ini adalah rangkuman pendapat ahli-ahli dari Indonesia menenai pengertian organisasi :

Prof. Dr. Mr Pradjudi Armosudiro

Pengertian organisasi menurut Pradjudi Armosudiro adalah bentuk pembagian kerja dan bentuk tata komunikasi kerja antara sekumpulan orang pemegang posisi yang bekerjasama secara tertentu untuk bersama-sama mencapai tujuan tertentu.

Dahlan Al Barry, Kamus Modern Bahasa Indonesia

Dalam bukunya Kamus Modern Bahasa Indonesia, Dahlan Al Barry berpendapat pengertian organisasi adalah suatu pengaturan dan penyusunan pada bagian-bagian hingga menjadi satu kesatuan, aturan dan susunan yang berasal pada bagian hingga menjadi satu kesatuan yang teratur dan bergabung untuk berkerjasama dalam mencapai tujuan bersama.

Prof. Dr. Sondang P. Siagian

Definisi organisasi menurut Prof. Dr. Sondang P. Siagian adalah setiap bentuk persekutuan antara dua orang / lebih yang saling bekerjasama serta terikat secara formal dalam rangka melakukan pencapaian tujuan yang sudah ditentukan dalam ikatan yang ada pada seseorang atau beberapa orang yang dikenal sebagai atasan dan seorang atau kelompok orang yang dikenal sebagai bawahan.

Mistiani, S.sos

Pengertian organisasi menurut Mistiani adalah bentuk formal dari perkumpulan, kelompok, serta sekumpulan individu yang mempunyai tujuan yang bersifat pribadi. Kemudian dari adanya tujuan serta organisasi akan berusaha dalam meraih tujuan yang sebelumnya telah disepakati bersama.

Janu Murdiyatmoko

Janu Murdiyatmoko berpendapat, pengertian organisasi adalah satu sistem sosial yang memiliki jati diri kolektif dengan cara yang tegas, program kerja yang pasti, prosedur, juga langkah-langkah dalam bekerja yang pasti.

Drs. H. Malayu S,P, Hasibuan

Definisi organisasi menurutnya adalah sebagai proses penentuan, pengelompokan, dan pengaturan bermacam-macam aktivitas yang diperlukan untuk mencapai tujuan bersama.

W.J.S. Poerwadarminta

Poerwadarminta berpendapat definisi organisasi adalah susunan serta ketentuan dari berbagai macam sisi (orang atau grup) hingga menjadi satu kesatuan yang teratur.

Jenis Organisasi

Terdapat berbagai macam organisasi, misalnya, organisasi mahasiswa, organisasi pemuda, perusahaan, pemerintah, organisasi non-pemerintah, partai politik, organisasi internasional, yayasan, atau perusahaan nirlaba, koperasi,  lembaga pendidikan, organisasi keagamaan, dan berbaai jenis organisasi lainnya.

Dari semua jenis organisasi yang ada, mereka semua bisa dikelompokkan menjadi dua jenis, yaitu organisasi formal dan organisasi informal.

Organisasi Formal

Organisasi formal didirikan sebagai alat untuk mewujudkan tujuan yang diinginkan. Desain organisasi/strukturnya disusun dalam rangka mewujudkan tujuannya itu. Dengan demikian, organisasi formal bersifat impersonally dalam hal hubungan dengan klien atau dengan anggotanya.

Menurut pendapat Weber, struktur organisasi formal disusun berdasarkan prestasi atau senioritas anggitanya. Semakin tinggi kedudukannya dalam struktur oranisasi, semakin besar wewenangnya. Hal semacam ini bisa ditemukan dalam struktur birokrasi pemerintahan.

Organisasi Informal

Organisasi informal merupakan perluasan dari struktur sosial dalam masyarakat. Setiap anggota organisasi ini tidak memiliki otoritas tertentu, tetapi, berupa pengaruh atau kekuasaan. Misalnya, pemimpin organisasi preman.

Ciri Ciri Organisasi

Berdasarkan pengertian organisasi menurut para ahli di atas, kita bisa merangkum apa saja ciri-ciri sebuah organisasi. Secara garis besar ciri-ciri organisasi adalah sebagai berikut :

  • Perkumpulan sekelompok orang/grup

Anggota adalah ciri utama organisasi. Setiap organisasi setidaknya pasti memiliki anggota setidaknya dua orang atau lebih, yang mana di dalam organisasinya mereka berinteraksi, melakukan tugas, dan wewenangnya sesuai struktur yang ada.

  • Setiap anggota mempunyai tujuan/Visi misi yang sama

Organisai bisa terbentuk jika sekelompk orang mempunyai visi dan misi yang sama, dan berkeinginan untuk mencapainya bersama-sama. Dalah mewujudkan tujuannya mereka akan bekerjasama sesuai dengan hierarki organisasi yang telah disepakati.

  • Kerja sama antar anggota

Tujuan organisasi akan lebih cepat tercapai jika dilakukan secara bersama-sama saling bahu membahu. Kerja sama ini lah hakikat sebuah organisasi. Setiap orang memiliki tugas dan kewajiban masing-masing dalam mewjudkan tujuan yang sama bagi semua.

  • Memiliki Peraturan yang mengikat semua

Aturan umumnya terbentuk setelah organisasi tersebut sudah ada. Adanya aturan ini merupakan suatu bentuk ciri dari organisasi formal yang memiliki tujuan dalam mengatur pada setiap anggota supaya kerjasama dapat terjalin secara efektif, efisien dan memiliki tanggung jawab dalam berorganisasi. Aturan ini seringkali dinamakan sebagai konstitusi atau anggaran dasar.

Sebuah organisasi pasti memiliki aturan yang mengikat bagaimana organisasi itu akan dijalankan. Aturan memuat bentuk organisasi, tujuan organisasi, struktur, serta wewenang setiap pengurus dan anggotanya. Umumnya peraturan ini disebut anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART). Dalam organisasi yang besar, seperti sebuah negara, aturan dasarnya disebut konstitusi yang kemudian diturnkan ke dalam berbagai undang-undang turunan.

  • Ada pembagian tugas, wewenang dan tanggung jawab

Setiap organisasi memiliki pembagian tuas yang jelas. Setidak-tidaknya pimpinan dan bawahan. Dalam organisasi yang besar, pembagian tugas bisa sangat spesifik, sampai mencakup sub divisi.

Pembagian tugas dan wewenang sangat terkait dengan struktur organisasi, disertai dengan alur kendali masing-masing divisi. Siapa menjadi apa, tgasnya apa ditentukan sesuai dengan kapasitas masing-masing anggota. Hal ini penting supaya tujuan organisasi bisa diwujudkan secara efektif dan efisein.

Unsur-Unsur Organisasi

Setiap organisasi disusun oleh berbagai unsur pendukung supaya mereka dapat berjalan dengan efektif dan efisien dalam mewujudkan tujuannya. Berikut adalah unsur-unsur organisasi :

Unsur-Unsur Organisasi Secara Umum

  • Sumber daya manusia adalah unsur terpenting dalam sebuah organisasi. SDM organisasi akan menyusun struktur yang menjalankan organisasi sehari-hari. Mulai dari pimpinan tertinggi sampai bawahan terendah. Semakin besar SDM organisasi semakin besar struktur yang dibutuhkan untuk mengaturnya.
  • Kerja Sama antar anggota adalah unsur organisasi yang menyokong keberlangsungan hidup sebuah organisasi. Jika setiap anggota berjalan sendiri-sendiri maka tujuan organisasi akan terbengkalai.
  • Tujuan Bersama adalah sasaran yang ingin diwujudkan oleh semua anggota. Tujuan bersama memotivasi semuanya untuk bekerja secara bersama-sama.
  • Peralatan atau sarana dan prasarana adalah unsur pendukung operasional organisasi. Misalnya berupa kantor, kendaraan, uang, dan lain sebagainya.
  • Lingkungan adalah tempat di mana organisasi itu tumbuh. Faktor lingkungan akan mencakup masalah ekonomi, sosial budaya, adat dan kebiasaan masyarakat setempat. Hal ini akan berpengaruh terhadap strategi kebijakan organisasi.
  • Kekayaan Alam, termasuk air, cuaca, keadaan iklim, flora dan fauna.
  • Kerangka mental organisasi adalah unsur pembentuk organisasi yang sangat penting. Hal ini termaktub dalam visi sebuah organisasi.

Unsur-Unsur Organisasi Menurut Keith Davis

Keith Davis merumuskan beberapa hal yang termasuk sebagai unsur terkait pembentukan organisasi :

  • Partisipasi atau keikutsertaan seseorang dalam organisasi sesungguhnya merupakan keterlibatan mental dan perasaan, bukan semata-mata atau hanya keterlibatan secara jasmaniah.
  • Setap anggota mempunyai sikap sukarela untuk membantu kelompok mencapai tujuan tertentu.
  • Setiap anggota memiliki tanggung jawab dalam mewujudkan tujuan organisasi.

Tujuan organisasi

Setiap manusia memiliki tujuan dalam berbagai aspek kehidupannya. Misalnya, memperoleh kesejahteraan, mendapatkan kekuasaan, dan lain-lain. Membentuk sebuah organisasi akan membuat usaha-usaha untuk mewujudkan tujuan-tujuannya itu menjadi lebi efektif dan efisien. Contohnya, membentuk organisasi partai politik akan melempangkan jalan mencapai kekuasaan daripada berusaha secara independen.

Tujuan setiap organisasi berbeda-beda tergantung visi dan misi pembentukannya. Secara umum, beberapa tujuan organisasi adalah sebagai berikut ini :

  1. Mengatasi terbatasnya kemampuan dan sumber daya yang dimiliki jika dilakukan sendirian
  2. Mewujudkan tujuan bersama secara efektif dan efisien
  3. Mengkoordinasikan segala usaha-usaha dalam rangka mencapai tujuan bersama
  4. Mendapatkan pengakuan dalam masyarakat
  5. Memperoleh kekuasaan politik
  6. da lain sebagainya terantung visi dan misi masing-masing organisasi

Manfaat Organisasi

Menjadi anggota sebuah organisasi memberi banyak manfaat. Dianataranya adalah :

  • Tujuan yang ingin dicapai lebih mudah diwujudkan
  • Memperluas pergaulan dan wawasan
  • Mendidik karakter
  • Sebagai sekolah kepemimpinan
  • Belajar memecahkan masalah bersama
  • Meningkatkan mental

Fungsi organisasi

Organisasi memiliki fungsi tertentu sesuai dengan bidangnya masing-masing. Secara umum berikut adalah fungsi organisasi :

  • Memberi panduan segala kegiatan anggotanya.
  • Meningkatkan kemampuan anggota dalam memanfaatkan sumber daya yang dimiliki
  • Meningkatkan nilai tawar pada pihak luar. Dengan anggota yang besar bargaining position meningkat
  • aMeningkatkan keterampilan anggotanya
  • dan lain sebagainya

Teori-Teori Organisasi

Dalam ilmu sosial, organisasi adalah objek analisis untuk sejumlah disiplin ilmu, seperti sosiologi, ekonomi, ilmu politik, psikologi, manajemen, dan komunikasi. Analisis yang lebih luas biasanya mencakup struktur organisasi, studi organisasi, perilaku organisasi, atau analisis organisasi. Studi-studi itu memiliki sejumlah perspektif yang berbeda ada, seperti :

  • Perspektif fungsional, berfokus pada bagaimana entitas seperti bisnis atau otoritas negara digunakan.
  • Perspektif institusional, organisasi dipandang sebagai struktur yang bertujuan dalam konteks sosial.
  • Perspektif yang terkait dengan proses, organisasi dipandang sebagai entitas yang sedang dikoordinasikan, dan fokusnya adalah pada organisasi sebagai serangkaian tugas atau tindakan.

Terdapat macam-macam teori organisasi antara lain sebagai berikut :

Teori Organisasi Klasik/teori tradisional

Teori organisasi klasik berkembang pada abad 19. Menurut teori organisasi klasik, organisasi adalah sebagai struktur hubungan, kekuasaan-kekuasaan, tujuan-tujuan, peranan-peranan, kegiatan-kegiatan, komunikasi dan faktor lain ketika sekelompok orang bekerja bersama-sama.

Organisasi menurut teori klasik sangat tersentralisasi dan tugas-tugasnya terspesialisasi serta memiliki petunjuk mekanistik struktural yang kaku dan tidak kreatif.

Di kemudian hari, teori klasik berkembang menjadi 3 jenis aliran, yaitu :

1. Teori Birokrasi

Teori birokrasi dikemukakan oleh Max Weber dalam bukunya yang berjudul “The Protestant Ethic and Spirit of Capitalism”.

2. Teori Administrasi

Teori administrasi dipelopori oleh Henry Fayol dan Lyndall Urwick dari Eropa serta Mooeny dan Reliey dari Amerika.

3. Manajemen Ilmiah

Teori manajemen ilmiah dipelopori oleh Frederick Winslow Taylor pada tahun 1900.

Teori Organisasi Neoklasik

Teori organisasi neoklasik menekankan pada pentingnya aspek psikologis dan sosial, baik sebagai individu dan kelompok dalam lingkungan kerja. Teori Neoklasik disebut juga teori hubungan manusia (The Human Relation Movement).

Menurut teori organisasi neoklasik, diperlukan hal-hal berikut dalam menentukan pembagian kerja :

  • Partisipasi, yaitu setiap orang harus terlibat dalam proses pengambilan keputusan
  • Perluasan kerja. Hal ini adalah kebalikan dari pola spesialisasi
  • Manajemen bottom-up. Cara ini akan mendorong para junior untuk berperan dalam proses pengambilan keputusan manajemen puncak.

Teori Organisasi Modern

Teori organisasi modern adalah teori yang bersifat terbuka. Menurut teori ini, semua unsur organisasi adalah satu kesatuan yang saling terkait satu sama lain.

Teori organisasi modern dikembangkan oleh Herbert Simon. Teori ini sering dinamai sebagai analisa system. Katz dan Robert kahn dalam bukunya “the social psychology of organization” menjelaskan mengenai keunggulan sistem ini dibanding yang lain.

Demikian artikel tentang organisasi, yang membahas secara rinci soal definisi atau pengertian organisasi menurut para ahli di bidangnya, mencakup ciri-ciri, unsur, tujuan dan manfaat organisasi, serta teori-teori tentang bagaimana organisasi dijalankan. Semoga bermanfaat.