Pengertian NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia)

Pengertian NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia)
Pengertian NKRI adalah suatu negara dengan wilayah dari Sabang sampai Merauke, yang didirikan oleh bapak bangsa Indonesia sebagai negara kesatuan berbentuk republik, yang merupakan alat untuk mewujudkan tujuan nasional, seperti yang tertuang dalam pembukaan UUD 1945

Menurut Undang-undang dasar 1945 pasal 1 ayat 1, negara Indonesia adalah negara kesatuan yang berbentuk republik. Nama resmi negara ini adalah Negara Kesatuan Republik Indonesia atau disingkat NKRI. Dalam artikel ini kita akan membahas apa pengertian NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia), mencakup bentuk negara, tujuan negara, serta ciri-ciri negara kesatuan secara umum.

Pengertian NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia)

Negara Kesatuan Republik Indonesia lahir melalui proses yang sangat panjang. Konstitusi negara Indonesia, yaitu UUD 1945 yang ditetapkan pada tanggal 18 Agustus 1945, memberikan aturan yang jelas bahwa negara Indonesia adalah negara kesatuan yang berbentuk republik.

Sejak tanggal 27 Desember 1949 sampai 17 Agustus 1950, Negara Indonesia memiliki konstitusi RIS. Artinya, negara kita berbentuk negara federal dengan sistem parlementer.

Pada periode 17 Agustus 1950 – 5 Juli 1959, Indonesia memiliki konstitusi yang disebut UUDS 1950. Konstitusi ini bersifat sementara sampai terciptanya konstitusi yang baru pengganti UUD RIS.

Karena gagalnya konstituante menghasilkan konstitusi, maka Presiden Soekarno mengeluarkan dekrit presiden 5 Juli 1959 yang salah satu isinya, kembali ke UUD 1945. Dengan demikian, Negara Indonesia kembali ke negara kesatuan berbentuk republik.

Pada era reformasi, UUD 1945 mengalami 4 kali perubahan yang ditetapkan dalam Sidang Umum dan Sidang Tahunan MPR. Namun, perubahan-perubahan ini tidak mengubah bahwa negara Indonesia adalah negara kesatuan berbentuk republik, sesuai isi UUD 1945 pasal 1 ayat 1. (Baca Juga : Sejarah Perkembangan Sistem Ekonomi Indonesia Dari Masa Ke Masa)

Demikian sejarah singkat perjalanan negara kita dalam memilih bentuk dan sistem negara yang sesuai. Dan saat ini, sudah final bahwa negara kita adalah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Lalu, apa pengertian NKRI? Sebelumnya kita bahas terlebih dahulu dari yang paling dasar yaitu pengertian negara kesatuan. Dengan mengenal lebih dalam definisi negara kesatuan, maka akan lebih mudah memahami pengertian NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia).

Pengertian Negara kesatuan

Negara Indonesia adalah negara kesatuan, bukan negara federal. Pengertian negara kesatuan adalah negara berdaulat yang dijalankan sebagai satu kesatuan, pemerintah pusat adalah pemegang kekuasaan eksekutif yang tertinggi, sedangkan satuan-satuan subnasionalnya (daerah) adalah perpanjangan tangan pemerintah pusat yang dipilih oleh pemerintah pusat/atau oleh rakyat.

Ciri-ciri negara kesatuan

Mengapa negara Indonesia disebut negara kesatuan? Apakah negara ini memenuhi ciri-ciri negara kesatuan? Berikut adalah beberapa karakteristik sebuah negara sehingga bisa disebut sebagai negara kesatuan :

  • Di dalam negara kesatuan, satuan subnasional (misalnya provinsi, kabupaten/kota, kecamatan dll) dibuat dan dibubarkan oleh pemerintah pusat. Pemerintah pusat mempunyai wewenang untuk memperluas atau mempersempit kekuasaan subnasional itu. Untuk di negara Indonesia, kewenangan seperti itu diatur melalui Undang-undang, sehingga pemerintah pusat tidak bisa sewenang-wenang.
  • Pemerintah pusat dapat mendelegasikan kekuasaan politik kepada pemerintah daerah melalui proses devolusi berdasarkan undang-undang.
  • Pemerintah pusat mempunyai wewenang untuk membatalkan peraturan-peraturan daerah jika bertentangan dengan peraturan yang lebih tinggi.
  • Negara kesatuan memiliki satu konstitusi, kepala negara, kabinet, dan parlemen.
  • Pemerintah adalah pemegang kedaulatan negara, baik kedaulatan ke dalam atau kedaulatan ke luar.
  • Kebijakan terkoordinasi oleh pemerintah pusat, mencakup kebijakan ekonomi, budaya, sosial, politik, keamanan dan juga pertahanan. (Baca juga : Sistem Ekonomi Yang Dijalankan Di Indonesia)
Baca Juga :  Sejarah Sistem Ekonomi Indonesia (Perkembangan Dari Masa ke Masa)

Negara Indonesia memenuhi seluruh karakteristik itu sehingga bisa disebut sebagai negara kesatuan.

Jenis-jenis negara kesatuan

Terdapat dua jenis negara kesatuan yang didasarkan pada pendelegasian wewenang oleh pemerintah pusat kepada pemerintah daerah. Yaitu, negara kesatuan desentralisasi dan negara kesatuan sentralisasi.

1. Negara Kesatuan Sentralisasi

Pengertian negara kesatuan sentralisasi adalah pemerintah pusat selaku pemegang seluruh kekuasaan dalam bidang apa pun. Pemerintah daerah hanya melaksanakan semua kebijakan yang telah dibuat pemerintah pusat.

2. Negara Kesatuan Desentralisasi

Pengertian negara kesatuan desentralisasi adalah pemerintah pusat selaku pemegang kekuasaan tertinggi, namun pemerintah pusat mendelegasikan sebagian kewenanangannya kepada pemerintah daerah. Negara kesatuan desentralisasi memiliki karakteristik, seperti, dekonsentrasi, desentralisasi dan tugas pembantuan. Desentralisasi memberikan hak bagi pemerintah daerah untuk mengelola daerahnya masing-masing sesuai dengan potensi yang ada. Khusus untuk hal yang sangat penting, biasanya tetap di bawah kendali pemerintah pusat, terutama militer.

Pengertian NKRI/Negara Kesatuan Republik Indonesia

Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah sebuah negara kepulauan yang disebut juga dengan nama nusantara. Negara Indonesia terdiri dari beribu pulau, dari Sabang sampai Merauke. Dalam menjalankan pemerintahan, Indonesia menganut sistem demokrasi. Sedangkan dalam menjalankan perekonomian, Indonesia menganut sistem ekonomi yang disebut sistem ekonomi Pancasila, yang merupakan implementasi dari nilai-nilai dasar negara.

Konstitusi negara Indonesia telah dengan jelas menunjukkan tentang bentuk negara dan kedaulatan negara. Berdasarkan UUD 1945 Pasal 1 ayat 1, NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) adalah negara kesatuan yang berbentuk Republik. Berikut adalah kutipan isinya :

UUD 1945 Bab I, Bentuk Dan kedaultan :

Pasal 1

(1) Negara Indonesia ialah Negara Kesatuan, yang berbentuk Republik.

(2) Kedaulatan berada di tangan rakyat dan dilaksanakan menurut Undang-Undang Dasar.

(3) Negara Indonesia adalah negara hukum.

NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) adalah negara kesatuan yang berbentuk republik dengan sistem desentralisasi. Artinya, pemerintah daerah memiliki hak otonomi untuk mengatur daerahnya sesuai dengan potensi yang dimiliki. Namun demikian, dalam menjalankan wewenangnya, tetap berdasarkan undang-undang yang ditetapkan oleh pemerintah pusat.

UUD 1945 Pasal 18 menjelaskan bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia dibagi atas daerah-daerah provinsi dan daerah provinsi itu dibagi atas kabupaten dan kota, yang tiap-tiap provinsi, kabupaten, dan kota memiliki pemerintahan. Jadi, pasal ini berbicara tentang penerapan konsep negara kesatuan dengan sistem desentralisasi.

Pasal 18A menjelaskan tentang hubungan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Sedangkan, pasal 18B menjelaskan tentang adanya daerah khusus atau istimewa dan penghormatan pemerintah terhadap kesatuan masyarakat adat.

Baca Juga :  Sistem Ekonomi Pancasila/Sistem Ekonomi Indonesia

Berikut adalah kutipan isinya secara lengkap :

UUD 1945 BAB VI, PEMERINTAH DAERAH

Pasal 18

(1) Negara Kesatuan Republik Indonesia dibagi atas daerah-daerah provinsi dan daerah provinsi itu dibagi atas kabupaten dan kota, yang tiap-tiap provinsi, kabupaten, dan kota itu mempunyai pemerintahan daerah, yang diatur dengan undang-undang.

(2) Pemerintahan daerah provinsi, daerah kabupaten, dan kota mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan menurut asas otonomi dan tugas pembantuan.

(3) Pemerintahan daerah provinsi, daerah kabupaten, dan kota memiliki Dewan Perwakilan Rakyat Daerah yang anggotaanggotanya dipilih melalui pemilihan umum.

(4) Gubernur, Bupati, dan Walikota masing-masing sebagai kepala pemerintah daerah provinsi, kabupaten, dan kota dipilih secara demokratis.

(5) Pemerintahan daerah menjalankan otonomi seluas-luasnya, kecuali urusan pemerintahan yang oleh undang-undang ditentukan sebagai urusan Pemerintah Pusat.

(6) Pemerintahan daerah berhak menetapkan peraturan daerah dan peraturan-peraturan lain untuk melaksanakan otonomi dan tugas pembantuan.

(7) Susunan dan tata cara penyelenggaraan pemerintahan daerah diatur dalam undang-undang.

Pasal 18A

(1) Hubungan wewenang antara pemerintah pusat dan pemerintahan daerah provinsi, kabupaten, dan kota, atau antara provinsi dan kabupaten dan kota, diatur dengan undang-undang dengan memperhatikan kekhususan dan keragaman daerah.

(2) Hubungan keuangan, pelayanan umum, pemanfaatan sumber daya alam dan sumber daya lainnya antara pemerintah pusat dan pemerintahan daerah diatur dan dilaksanakan secara adil dan selaras berdasarkan undang-undang.

Pasal 18B

(1) Negara mengakui dan menghormati satuan-satuan pemerintahan daerah yang bersifat khusus atau bersifat istimewa yang diatur dengan undang-undang.

(2) Negara mengakui dan menghormati kesatuan-kesatuan masyarakat hukum adat beserta hak-hak tradisionalnya sepanjang masih hidup dan sesuai dengan perkembangan masyarakat dan prinsip Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang diatur dalam undang-undang.

Tujuan Dan Fungsi NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia)

Negara adalah sebuah organisasi. Seperti layaknya organisasi, sebuah negara pasti memiliki tujuan yang ingin dicapai. Pembentukan negara adalah sarana bagi warganya untuk mewujudkan tujuan bersama. Jadi, fungsi Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah mewujudkan tujuan yang ingin dicapai warga negaranya.

Tujuan NKRI

Para pendiri bangsa telah menjelaskan dengan jelas, untuk apa negara ini didirikan. Pembukaan UUD 1945 menyatakan bahwa kemerdekaan yang telah diperoleh adalah pintu gerbang untuk mencapai tujuan negara. Berikut adalah tujuan Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pembukaan UUD 1945 :

  • Melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia
  • Memajukan kesejahteraan umum
  • Mencerdaskan kehidupan bangsa
  • Ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial

Fungsi NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia)

Negara adalah suatu entitas di mana terdapat pemerintahan yang mengatur ekonomi, politik, sosial, budaya, pertahanan keamanan, dan lain sebagainya. Sebuah negara setidak-tidaknya disusun oleh adanya rakyat, wilayah, pemerintah yang berdaulat serta adanya pengakuan dari negara lain.

Definisi negara/pengertian negara menurut para ahli adalah sebagai berikut :

  • Menurut Roger F. Soltau, negara adalah alat atau wewenang yang mengatur atau mengendalikan persoalan bersama atas nama masyarakat.
  • Menurut Georg Jellinek, negara merupakan organisasi kekuasaan dari kelompok manusia yang telah berdiam di suatu wilayah tertentu.
  • Menurut Prof. R. Djokosoetono, negara adalah suatu organisasi manusia atau kumpulan manusia yang berada di bawah suatu pemerintahan yang sama.
Baca Juga :  Sejarah Sistem Ekonomi Indonesia (Perkembangan Dari Masa ke Masa)

Dari penjelasan para ahli di atas, pengertian NKRI atau Negara Kesatuan republik Indonesia adalah sebuah organisasi yang didirikan para bapak bangsa Indonesia sebagai alat untuk mengatur atau mengendalikan seluruh persoalan bangsa melalui pemerintah yang dipilih secara demokratis.

Fungsi NKRI

Untuk apa sebuah negara dibentuk? Negara adalah sebuah organisasi yang didirikan untuk mewujudkan tujuan warga negaranya. Jadi pengertian NKRI adalah sebagai alat untuk mewujudkan tujuan nasional seperti tertuang dalam pembukaan UUD 1945, yang sudah dijelaskan di atas.

Berikut adalah fungsi NKRI secara umum :

  • Negara berfungi untuk mensejahterakan dan memakmurkan rakyatnya

Perkumpulan orang-orang membentuk sebuah negara adalah sebagai alat untuk mewujudkan tujuan bersama, yaitu, kesejahteraan dan kemakmuran bersama. Di dalam pembukaan UUD 1945 sudah dirumuskan secara jelas bahwa salah satu tujuan pembentukan negara Indonesia adalah memajukan kesejahteraan umum. Kesejahteraan umum, tidak hanya terkait masalah ekonomi, tetapi juga kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan sosial.

  • Mengatur Ketertiban

Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara hukum. Dengan adanya hukum, negara berwenang untuk menjaga ketertiban masyarakat demi kepentingan bersama.

  • Pertahanan dan keamanan negara

Negara berkewajiban melindungi segenap rakyatnya dari segala ancaman. Untuk itu, negara memiliki aparat penegak hukum yang bertindak sebagai penanggung jawab keamanan rakyat. Selain itu, negara juga mempunyai tentara untuk mempertahankan kedaulatannya dari ancaman dalam dan luar negeri.

  • Menegakkan keadilan bagi seluruh rakyat

Negara memiliki lembaga yudikatif yang berfungsi sebagai pengadil bagi sengketa-sengketa hukum, baik pidana atau pun perdata. Negara Indonesia menjamin, seluruh warga negara mempunyai kedudukan yang sama di depan hukum.

Bentuk NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia)

Nama resmi negara Indonesia adalah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dari namaini, sudah sangat jelas menunjukan bahwa pengertian NKRI adalah sebuah negara kesatuan berbentuk republik.

Muhammad Yamin, salah satu bapak bangsa Indonesia berpendapat bahwa negara Indonesia harus berupa negara kesatuan atau unitarisme berbentuk republik. Dipilihnya negara kesatuan dibandingkan negara federal berdasarkan beberapa alasan, diantaranya :

  • Negara kesatuan atau unitarisme sesuai dengan cita-cita pergerakan kemerdekaan Indonesia
  • Provinsialisme seharusnya tidak diberi ruang hidup di negara ini
  • Tenaga-tenaga terpelajar tidak tersebar merata di seluruh daerah, namun hanya terfokus di pulau Jawa. Oleh karena itu, jika membentuk negara federal akan terjadi ketimpangan
  • Potensi setiap daerah di Indonesia tidak sama. Ada yang kaya sumber daya tetapi banyak juga yang tidak. Hal ini juga bisa memicu kesenjangan.
  • Dilihat dari sudut pandang geopolitik, Indonesia akan memiliki nilai tawar yang lebih kuat di dunia internasional jika sebagai satu kesatuan politik dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia

Demikian artikel singkat tentang definisi atau Pengertian NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia), mencakup bentuk negara, tujuan negara, fungsi negara, serta ciri-ciri negara kesatuan secara umum. Semoga bermanfaat.