Panadol Extra Obat Apa? Dosis, Kegunaan, Efek Samping

Panadol Extra adalah obat pereda nyeri dan penurun panas yang mengandung Paracetamol dan caffein. Kegunaan Panadol Extra adalah untuk meredakan demam yang menyertai flu, pilek atau infeksi lainnya, sakit kepala, sakit gigi, nyeri otot dan persendian, rematik artritis, osteoartritis dan nyeri yang terkait dengan trauma ringan dan prosedur bedah. Panadol Extra juga dikenal dengan nama Panadol merah.

Panadol Extra diproduksi oleh GlaxoSmithKline. Di Apotik, obat penurun panas dan pereda nyeri ini tersedia berupa Panadol Extra kaplet dengan kemasan blister berwarna merah. Harga Panadol Extra di kisaran Rp. 8.000 -10.000 per pepel.

Dalam artikel ini kita akan mengenal lebih jauh mengenai obat penurun panas dan pereda nyeri ini. Panadol Extra obat apa, apa manfaat, efek samping, dan mengenal merk-merk obat yang mengandung Paracetamol lainnya.

Panadol Extra Obat Apa?

Panadol Extra adalah obat demam dan pereda nyeri yang mengandung zat aktif kombinasi paracetamol dan caffein. Obat demam dan pereda nyeri ini diproduksi oleh perusahaan farmasi, yaitu GlaxoSmithKline.

Panadol Extra bisa diperoleh baik dengan resep dokter atau tanpa resep dokter di apotek atau di toko obat lainnya. Panadol Extra mempunyai tolerabilitas yang baik sehingga dapat dikonsumsi untuk orang dengan gangguan lambung. Namun tetap harus diminum sesuai dosis dan aturan pakai yang direkomendasikan.

Zat aktif

Paracetamol adalah obat pereda nyeri (analgetic) dan penurun panas (antipiretik). Meskipun paracetamol memiliki efek anti inflamasi, obat demam ini tidak dianggap sebagai obat NSAID, karena efek anti inflamasi-nya dianggap tidak terlalu signifikan.

Paracetamol juga dikenal dengan nama lain Acetaminophen. Obat ini umumnya tersedia berupa Paracetamol tablet 250 mg dan 500 mg, Paracetamol forte tablet 650 mg. Paracetamol anak biasanya tersedia berupa Paracetamol syrup dan syrup forte, atau paracetamol drops. Ada juga Paracetamol infusion 10 mg/mL yang diberikan secara intravena.

Caffeine adalah obat stimulan sistem saraf pusat golongan methylxanthine. Ceffeine berkhasiat untuk mencegah rasa kantuk dengan cara menghambat aksi adenosine secara reversibel.

Produsen

Panadol extra diproduksi oleh GlaxoSmithKline Consumer Healthcare.

Komposisi

Kandungan Panadol Extra Kaplet adalah :

Per caplet :

  • Paracetamol 500 mg
  • Caffeine 65 mg

Bentuk Sediaan

Panadol Extra dijual dengan kemasan :

  • Box isi 10 blister @ 10 kaplet
panadol extra

Ringkasan

Berikut tabel yang memuat informasi obat merk-merk obat yang mengandung paracetamol secara singkat :

Informasi ObatParacetamol
GolonganDengan atau tanpa resep
IndikasiPenurun panas; Pereda nyeri; anti radang
Dosislihat bagian dosis
Aturan PakaiDengan atau tanpa makanan
Kontraindikasihipersensitif; Gangguan fungsi hati berat atau penyakit hati aktif
Sediaantablet 250 mg, 500 mg, 650 mg; syrup 120 mg/5 mL, 250 mg/5 mL; Drops 100 mg/mL; Infus 10 mg/mL;
Paracetamol paten yang tersediaAcetram, Afibramol, Afidol, Aknil, Alaxan, Alphagesic, Alphamol, Analtom, Arthrifen Plus, Babygesic, Bimacyl, Bintang Toedjoe Anak Turun Panas, Biogesic, Biopyrex, Biopyrex Forte, Bobotan, Bodrex Demam, Bodrex Junior, Bodrexin Demam, Boska, Buscopan Plus, Calapol, Citomol, Contrexyn Demam, Cupanol, Dapyrin, Decadol, Defamol, Depamas, Dotramol, Dumin, Ekacetol 500, Emturnas, Emturnas forte, Erlamol, Erphamol, Expomol, Farismol, Farmadol, Fasgo, Fasgo Forte, Fasidol, Fasidol Forte, Fevrin, Fevrin Pediatric, Flugan New, Gitas Plus, Grafadon, Grafadon Forte, Gunaceta, Head-O, Hiopar, Holidon, Hufagesic, Hyomida Plus, Ificol, Ifitamol, Ikacetamol, Iko, Indo Obat Penurun Panas Anak, Iremax, Itamol, Itamol Forte, Itramol, Kamolas, Kamolas Forte, Kokogesic, Kolicgon, Lanamol, Maganol, Maxidol, Mesamol, Mimsone, Minigrip-P, Mirasic, Mirasic Forte, Mirasic Plus, Mixagrip Rhema, Mixanal, Moletra, Moretic, Naprex, Nasamol, Neo Rheumacyl, Neozep Non Drowsy, Nihiza, No Drowse Decolgen, Nodrof, Novagesic, Novagesic Forte, Nufadol, Nutradon, Obapa, Obat Anak Sumang Cap Parang, Obat Anak Sumang Cap Pedang, OKB Galin, Omegrip, Ophimol, Osk Bintang Toedjoe, Oskadon, Ottopan, Pacetik, Pamol, Pamol Forte, Pamol plus, Panadol, Panadol Extra, Panasyr, Panorex, Paraco, Paramex Ef, Paramol, Parios, Pehamol, Pehamol Kids, Piosfen, Piosfen Forte, Poro, Praxion, Primadol, Procet, Prodol, Profenal, Progesic, Propyretic, Puyer Cito, Puyer Sakit Kepala Cap Kapak, Pyrex, Pyrexin, Pyrexina, Pyridol, Ramagesic, Ramagesic-F, Reanal, Remasal Pro, Remastop, Remix Cap 38, Samconal, Sanaflu Forte, Sanmol, Sanmol 120 Child Chewable, Scopamin Plus, Scopma Plus, Selesmol, Sercopan, Sistenol, Spashi Plus, Spasmacine, Spasmid Plus, Stomica Plus, Sudrex, Sumagesic, Templus, Tempra, Termagon, Termorex, Topras, Tramifen, Trifamol, Trimol, Truscine, Turpan, Ultracet, Unicetamol, Xepamol, Zaiki After 5, Zaldiar, Zetamol
Baca Juga :  Retinoid acid Obat Apa : Kegunaan, Dosis, Efek Samping

Indikasi dan Kegunaan Panadol Extra

Sebelum menggunakan Panadol Extra, harus benar-benar sudah mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko yang mungkin terjadi. Gunakan dosis efektif terendah untuk durasi terpendek yang konsisten dengan tujuan perawatan pasien.

Kegunaan Panadol Extra adalah :

A. Sebagai Penurun Panas (antipiretik)

Kegunaan Panadol Extra adalah sebagai obat penurun panas terutama pada pasien dewasa – untuk anak-anak sebaiknya gunakan sediaan Paracetamol tunggal.

Penggunaan obat demam ini sebaiknya digunakan bila suhu tubuh sudah benar-benar tinggi dan membutuhkan obat. WHO merekomendasikan bahwa penggunaan obat penurun panas dilakukan bila suhu tubuh lebih besar dari 38.5 °C (101.3 °F).

B. Sebagai Pereda Nyeri (Analgetik)

Panadol Extra bisa digunakan sebagai pereda nyeri/penghilang rasa sakit kategori ringan atau sedang misalnya :

  • Sebagai obat sakit kepala, sakit gigi dan nyeri ringan lainnya.
  • Untuk mengobati nyeri yang lebih berat seperti nyeri pasca operasi.
  • Paracetamol yang dikombinasikan dengan kafein adalah obat lini pertama untuk mengobati migrain.
  • Meskipun lebih lemah dari NSAID, Paracetamol bisa dipilih untuk mengobati arthritis ringan, terutama untuk pasien-pasien dengan risiko lebih tinggi mengalami efek samping NSAID.

C. Sebagai Anti Inflamasi (Anti Radang)

Paracetamol juga memiliki efek antiinflamasi, meskipun tidak sekuat obat golongan NSAID. Jika pasien tidak bisa diberikan obat golongan NSAID, misalnya karena alergi atau karena menderita ulkus lambung, obat-obat yang mengandung paracetamol bisa dipilih sebagai alternatif yang aman.

Kontraindikasi

Panadol Extra kontraindikasi pada pasien berikut ini :

  • Hipersensitif terhadap Paracetamol.
  • Gangguan fungsi hati berat atau penyakit hati aktif.

Efek Samping Panadol Extra

Selain memberikan efek yang dibutuhkan, sebagian besar obat dapat menyebabkan beberapa efek samping yang tidak diinginkan. Meskipun tidak semua efek samping ini dapat terjadi, penggunaan obat tetap harus dilakukan secara hati-hati. Segera dapatkan perawatan medis yang sesuai jika efek samping yang parah terjadi.

Baca Juga :  Asam Mefenamat Obat Apa : Kegunaan, Dosis, Efek Samping

Berikut adalah beberapa efek samping Panadol Extra yang mungkin terjadi :

  • Efek samping yang signifikan : Trombositopenia, leukopenia, neutropenia, pansitopenia, methaemoglobinaemia, agranulositosis, angioedema.
  • Efek samping yang relatif jarang : hipotensi dan takikardia.
  • Efek samping pada saluran pencernaan : Mual, muntah, sembelit.
  • Efek samping pada sistem saraf : Sakit kepala.
  • Gangguan psikiatrik : Insomnia.
  • Efek samping pada kulit dan jaringan subkutan : Eritema, pembilasan, pruritus.
  • Efek samping yang berpotensi fatal : Hepatotoksisitas, nekrosis tubular ginjal akut. Jarang, reaksi hipersensitivitas seperti pustulosis exanthematous general generalized (AGEP), sindrom Stevens-Johnson (SJS), toksik epidermal nekrolisis (TEN).

Peringatan

Waspadai hal-hal di bawah saat menggunakan Panadol Extra :

  • Sebelum menggunakan obat ini, beri tahu dokter atau apoteker jika Anda memiliki riwayat hipersensitif terhadapnya. Hentikan pemakaian obat penurun panas ini jika Anda mengalami tanda-tanda reaksi alergi, misalnya : ruam, gatal, sakit tenggorokan, demam, arthralgia, pucat.
  • Sebelum menggunakan obat penurun panas dan pereda nyeri ini, beri tahu dokter atau apoteker riwayat kesehatan Anda, terutama : defisiensi G6PD, ketergantungan alkohol, malnutrisi kronis atau dehidrasi, berat badan <50 kg; hipovolemia berat (IV). Gangguan ginjal dan hati.
  • Pasien lansia lebih rentan mengalami efek samping obat ini, terutama gangguan pencernaan, dan gangguan ginjal.
  • Beritahu dokter jika Anda hamil, atau berencana untuk hamil dalam waktu dekat.
  • Beritahu dokter jika Anda sedang menyusui.
  • Jika diberikan dalam dosis tinggi, obat penurun panas dan pereda nyeri ini bisa menyebabkan kerusakan hati. Risiko kerusakan hati lebih tinggi pada pengguna alkohol.
  • Penggunaan dosis tinggi juga meningkatkan resiko terjadinya perdarahan lambung.
  • Penggunaan obat penurun panas dan pereda nyeri ini dalam jangka panjang, dapat meningkatkan resiko kerusakan ginjal.
  • Obat-obat yang mengandung Paracetamol sebaiknya tidak diberikan kepada penderita asma terutama anak-anak, karena bisa menyebabkan peningkatan resiko asma ataupun memperburuk penyakit asma yang telah diderita sebelumnya.

Penggunaan Panadol Extra Untuk ibu hamil atau ibu menyusui

Amankah Panadol Extra untuk ibu hamil? FDA (badan pengawas obat dan makanan amerika serikat) menempatkan Paracetamol dalam kategori C, penjelasannya adalah sebagai berikut :

Penelitian pada reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin dan tidak ada studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada manusia, namun jika potensi keuntungan dapat dijamin, penggunaan obat pada ibu hamil dapat dilakukan meskipun potensi resiko sangat besar.

Amankan minum obat paracetamol saat hamil? Paracetamol dianggap sebagai pilihan pertama penghilang rasa sakit jika Anda hamil karena telah digunakan oleh sejumlah besar wanita hamil tanpa efek buruk pada ibu atau bayi.

Namun, jika Anda meminum Panadol Extra saat hamil, pastikan Anda meminumnya sesingkat mungkin.

Terdapat penelitian bahwa penggunaan paracetamol untuk ibu hamil, terkait dengan peningkatan risiko asma pada anak-anak dan peningkatan ADHD. Meskipun begitu, obat ini tetap merupakan obat pilihan pertama sebagai pereda nyeri dan penurun panas selama kehamilan, meski tetap harus memperhatikan risikonya. Konsultasikan hal ini dengan dokter Anda.

Idealnya, wanita hamil harus menghindari penggunaan obat-obatan, terutama selama 3 bulan pertama. Kondisi seperti pilek atau sakit dan nyeri ringan sering hilang dengan sendirinya tanpa penggunaan obat. Anda hanya perlu beristirahat dan minum yang cukup.

Baca Juga :  Amlodipine : Kegunaan, Dosis, Efek Samping

Namun, jika Anda sedang hamil dan merasa perlu meminum obat penghilang rasa sakit, penggunaan Paracetamol untuk ibu hamil umumnya aman. Penggunaan Paracetamol untuk ibu hamil pada semua tahap kehamilan untuk mengurangi suhu tinggi dan untuk menghilangkan rasa sakit sudah sering dilakukan. Tidak ada bukti jelas bahwa obat demam ini memiliki efek berbahaya pada bayi yang belum lahir.

Tetapi sebelum minum obat apa pun saat hamil, Anda harus berkonsultasi dengan bidan atau dokter Anda. Sebaiknya gunakan Paracetamol pada dosis efektif terendah untuk waktu sesingkat mungkin. Jika dosis paracetamol yang disarankan tidak memperbaiki keadaan, dapatkan nasihat lebih lanjut dari bidan atau dokter Anda.

Amankah minum Panadol Extra saat menyusui? Paracetamol adalah pilihan pertama penghilang rasa sakit jika Anda menyusui. Paracetamol bisa ditemukan dalam ASI dalam jumlah yang sangat kecil yang tidak mungkin membahayakan bayi Anda.

Jika Anda minum Panadol Extra saat menyusui, pastikan Anda meminumnya sesingkat mungkin.

Interaksi

Interaksi dengan obat lain dapat mengubah cara kerja obat atau meningkatkan risiko terjadinya efek samping yang serius. Beritahu dokter dan apoteker tentang obat apa saja yang sedang Anda konsumsi. Jangan memulai, menghentikan, atau mengubah dosis obat apa pun tanpa persetujuan dokter Anda.

Berikut interaksi obat yang mungkin terjadi :

  • Terjadi pengurangan penyerapan saat digunakan dengan colestyramine.
  • Konsentrasi serum menurun jika digunakan bersama dengan rifampicin dan beberapa antikonvulsan (misalnya. phenytoin, phenobarbital, carbamazepine, primidone).
  • Meningkatkan efek antikoagulan warfarin dan obat golongan kumarin lainnya jika digunakan secara jangka panjang.
  • Terjadi peningkatan penyerapan jika digunakan dengan metoclopramide dan domperidone.
  • Terjadi peningkatan konsentrasi serum saat digunakan dengan probenecid.
  • Dapat meningkatkan konsentrasi serum chloramphenicol.

Dosis Panadol Extra

Berikut adalah dosis Panadol Extra yang lazim digunakan :

  • Dewasa : 1 kaplet 3-4 x sehari. Diminum dengan air. Maksimal : 8 kaplet / 24 jam dengan interval minimum setiap 4 jam.

Aturan Pakai Panadol Extra

  • Baca Panduan Pengobatan yang disediakan oleh apoteker Anda sebelum Anda mulai menggunakan Panadol Extra. Jika Anda memiliki pertanyaan, tanyakan kepada dokter atau apoteker Anda.
  • Dosis didasarkan pada kondisi medis Anda dan respons terhadap pengobatan. Jangan menambah dosis atau minum obat ini lebih sering daripada yang diarahkan.
  • Bila diperlukan, Panadol Extra bisa digunakan setiap 4 jam atau menurut petunjuk dokter. Pemberian tidak lebih dari 5 x sehari.
  • Meskipun efeknya lebih lemah dari obat NSAID, obat penurun panas dan pereda nyeri ini tetap berpotensi menyebabkan perdarahan lambung. Oleh karena itu, sebaiknya minum obat penurun panas dan pereda nyeri ini setelah makan.
  • Gunakan Panadol Extra secara teratur untuk mendapatkan manfaat maksimal. Ingat untuk menggunakannya pada waktu yang sama setiap hari.
  • Jangan menghentikan pengunaan obat sebelum durasi waktu yang disarankan.
  • Katakan kepada dokter jika kondisi Anda memburuk.

Artikel Pengetahuan Obat lainnya :

Panadol Extra adalah obat yang bisa didapatkan dengan atau tanpa melalui resep dokter. Jangan menggunakan obat demam ini melebihi dosis dan durasi yang telah diresepkan oleh dokter. Penggunaan yang berlebihan tidak akan meningkatkan manfaat obat ini namun justru akan meningkatkan efek sampingnya.