Katamasa

Nytex 200 mg Kapsul & Syrup (N-Acetylcysteine) : Info Lengkap

Nytex adalah obat yang mengandung N-Acetylcysteine. Kegunaan Nytex adalah untuk mengobati gangguan pernapasan yang ditandai oleh hipersekresi dahak kental misalnya, bronkitis akut atau kronis dan eksaserbasinya; emfisema paru, mucoviscidosis dan bronkiektasis.

Nytex juga digunakan untuk mengatasi kasus toksisitas paracetamol.

Nytex diproduksi oleh Pharos. Di Apotik, obat ini tersedia berupa Nytex 200 mg kapsul dan Nytex Syrup kemasan 75 mL dan 150 mL. Obat ini hanya bisa diperoleh dengan resep dokter.

Harga Nytex 200 mg kapsul di kisaran Rp. 30.000 per pepel, harga Nytex syrup 75 mL di kisaran Rp. 35.000 per botol, sedangkan harga Nytex syrup kemasan 150 mL di kisaran Rp. 60.000 per botol.

Dalam artikel ini kita akan mengenal lebih jauh mengenai obat dahak ini. Nytex obat untuk apa, apa kegunaan, efek samping, dan apa saja merk-merk obat yang mengandung Acetylcysteine lainnya.

Nytex Obat Apa?

Nytex adalah obat yang mengandung zat aktif N-Acetylcysteine. Obat ini diproduksi oleh perusahaan farmasi, yaitu, Pharos. Obat ini berbentuk sediaan kapsul dan syrup.

Zat Aktif

Acetylcysteine adalah senyawa turunan N-asetil dari asam amino yang terbentuk secara alami, yaitu L-sistein. Acetylcysteine digunakan dalam sediaan inhalasi (agen mukolitik) atau pemberian oral (toksisitas paracetamol/acetaminophen), tersedia sebagai sediaan obat mata, bahkan dalam sediaan multivitamin dan mineral.

Acetylcysteine mempunyai aksi mukolitik melalui gugus sulfhidril bebasnya yang membuka ikatan disulfida dalam mucoprotein, sehingga menurunkan viskositas lendir.

Acetylcysteine adalah prekursor glutathione yang berfungsi sebagai substrat untuk sintesis glutathione dalam tubuh. Dalam toksisitas paracetamol, obat ini bertindak sebagai agen hepatoprotektif dengan mengembalikan glutathione hepatik, berfungsi sebagai pengganti glutathione, dan meningkatkan konjugasi sulfat nontoksik paracetamol.

Produsen

Nytex diproduksi oleh Pharos.

Kandungan

Kandungan Nytex kapsul adalah :

per kapsul :

Kandungan Nytex syrup adalah :

per 5 mL :

Bentuk Sediaan

Obat ini dijual dengan kemasan :

Ringkasan

Berikut tabel yang memuat informasi merk-merk obat yang mengandung Acetylcysteine secara singkat :

Informasi ObatAcetylcysteine
GolonganDengan resep
IndikasiMukolitik
Keracunan paracetamol
DosisLihat bagian DOSIS
Aturan PakaiSesuai anjuran dokter
KontraindikasiHipersensitif
SediaanTablet 200 mg, 600 mg
Syrup 100 mg/mL
injeksi 300 mg/3 ml
Merk dagang yang tersediaAcetylcysteine 200 mg, 600 mg, Acetin 600
Fluimucil
Hidonac
Mucylin
N-Ace
Resfar, Respicyl
Simucil 200
Siran/Siran forte

Indikasi dan Kegunaan Nytex

Sebelum menggunakan obat ini, harus benar-benar sudah mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko yang mungkin terjadi. Gunakan dosis efektif terendah untuk durasi terpendek yang konsisten dengan tujuan perawatan pasien).

A. Sebagai mukolitik

Obat-obat yang mengandung Acetylcysteine, seperti Nytex diindikasikan sebagai terapi adjuvan untuk pasien dengan sekresi lendir abnormal, kental, atau inspissasi dalam kondisi seperti :

B. Mengatasi Keracunan Paracetamol

Dalam toksisitas paracetamol, Nytex bertindak sebagai agen hepatoprotektif dengan mengembalikan glutathione hepatik, berfungsi sebagai pengganti glutathione, dan meningkatkan konjugasi sulfat nontoksik paracetamol.

Kontraindikasi

Nytex tidak boleh diberikan untuk :

Efek Samping Nytex

Selain memberikan efek yang dibutuhkan, sebagian besar obat dapat menyebabkan beberapa efek samping yang tidak diinginkan. Meskipun tidak semua efek samping ini dapat terjadi, penggunaan obat tetap harus dilakukan secara hati-hati. Segera dapatkan perawatan medis yang sesuai jika efek samping yang parah terjadi.

Berikut adalah beberapa efek samping Nytex yang mungkin bisa terjadi :

Perhatian

Nytex harus diberikan hanya dengan resep dokter. Berikut adalah hal-hal yang harus diperhatikan :

Penggunaan Nytex Untuk ibu hamil atau ibu menyusui

Amankah Nytex untuk ibu hamil? FDA (badan pengawas obat dan makanan amerika serikat) menempatkan acetylcysteine dalam kategori B, penjelasannya adalah sebagai berikut :

Penelitian pada reproduksi hewan tidak menunjukkan resiko pada janin dan tidak ada studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada wanita hamil / Penelitian pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin, tapi studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada wanita hamil tidak menunjukkan resiko pada janin di trimester berapapun.

Studi reproduksi acetylcysteine dengan isoproterenol telah dilakukan pada tikus dan acetylcysteine sendiri pada kelinci dengan dosis hingga 2,6 x dosis manusia. Penelitian ini menunjukkan tidak ada bukti gangguan kesuburan atau membahayakan janin karena penggunaan obat ini. Namun, tidak ada studi yang memadai dan terkontrol dengan baik pada wanita hamil. Karena studi reproduksi hewan mungkin tidak selalu bisa memprediksi hasil yang sama pada manusia, penggunaan Acetylcysteine untuk ibu hamil hanya jika jelas diperlukan.

Penggunaan sediaan acetylcysteine yang berbentuk granul selama kehamilan dan menyusui adalah termasuk kontraindikasi.

Baik pada hewan maupun manusia, penelitian menunjukkan bahwa pemberian Acetylcysteine tidak menyebabkan efek teratogenik, namun pemberian obat ini selama kehamilan dan menyusui harus dilakukan di bawah pengawasan dokter.

Dalam beberapa kasus, dokter akan mengevaluasi risiko dan rasio manfaat.

Kehamilan dapat dikaitkan dengan keadaan stres oksidatif yang dapat memicu dan memperparah kondisi yang dapat menyebabkan penurunan kondisi kehamilan. Proses stres oksidatif ini dapat ditekan oleh efek antioksidan dari N-Acetylcysteinee (NAC).

Sebuah penelitian dilakukan bertujuan untuk mengevaluasi efek terapi NAC pada pasien yang didiagnosis dengan kehilangan kehamilan berulang (RPL) yang tidak dapat dijelaskan. Penelitian ini adalah studi prospektif terkontrol yang dilakukan di Pusat Kesehatan Wanita, Universitas Assiut, Mesir.

Hasilnya, NAC adalah obat yang ditoleransi dengan baik yang bisa menjadi pengobatan yang berpotensi efektif pada pasien dengan RPL yang tidak dapat dijelaskan.

sumber : Penggunaan N-acetylcysteine pada kasus keguguran berulang yang tidak terjelaskan

Tidak diketahui apakah obat ini diekskresikan dalam ASI. Karena banyak obat diekskresikan dalam ASI, hati-hati menggunakan obat ini untuk ibu menyusui.

Interaksi obat

Interaksi dengan obat lain dapat mengubah cara kerja obat atau meningkatkan risiko terjadinya efek samping yang serius. Beritahu dokter dan apoteker tentang obat apa saja yang sedang Anda konsumsi. Jangan memulai, menghentikan, atau mengubah dosis obat apa pun tanpa persetujuan dokter Anda.

Berikut interaksi obat yang mungkin terjadi :

Dosis

Berikut adalah aturan dosis yang biasa digunakan :

A. Dosis Nytex kapsul

Sediaan kapsul diberikan dengan dosis berikut :

A. Dosis Nytex syrup

Sediaan syrup diberikan dengan dosis berikut (surasi pengobatan 5-10 hari) :

Aturan Pakai

Artikel Pengetahuan Obat lainnya

Nytex 200 mg kapsul dan Nytex syrup harus digunakan dengan tepat sesuai yang dianjurkan oleh dokter. Jangan menggunakan obat ini sendiri tanpa sepengetahuan dokter. Penggunaan obat yang berlebihan atau tidak sesuai aturan tidak akan meningkatkan khasiatnya namun justru meningkatkan efek sampingnya.

Sharing is caring