Katamasa

Mexon Kaplet (Obat Alergi / Gatal) : Informasi Lengkap

Mexon adalah obat alergi /gatal produksi Sampharindo Perdana.

Kegunaan Mexon adalah untuk mengobati gatal terkait alergi yang merespons terapi kortikosteroid, rinitis alergi, urtikaria, dermatitis, konjungtivitis alergi, dan hay fever.

Di Apotik, obat ini tersedia berupa Mexon kaplet kemasan box isi 10 x 10.

Kandungan Mexon kaplet adalah kombinasi Dexamethasone dan dexchlorpheniramine maleate.

Harga Mexon kaplet di kisaran Rp. 3.000 per pepel.

Dalam artikel ini kita akan mengenal lebih jauh mengenai obat alergi ini. Mexon obat apa, apa kegunaan, efek samping, dan zat apa saja yang merupakan kandungan Mexon.

Mexon Obat Apa?

Mexon adalah obat gatal terkait alergi yang membutuhkan pengobatan tambahan kortikosteroid, misalnya, alergi yang disertai radang selaput lendir hidung dan tenggorokan.

Mexon mengandung zat aktif kombinasi Dexamethasone (kortikosteroid) dan dexchlorpheniramine maleate (anti histamin).

Obat ini di produksi oleh perusahaan farmasi, yaitu, Sampharindo Perdana.

Zat aktif

Dexamethasone adalah steroid jenis glukokortikoid sintetis.

Kegunaan Dexamethasone adalah sebagai obat alergi, imunosupresan, anti inflamasi dan anti shock yang sangat kuat.

Dexamethasone 20-30 x lebih kuat dibandingkan hidrokortison dan 5-7 x lebih kuat dibandingkan prednison.

Dexchlorpheniramine adalah obat alergi golongan antihistamin. Dexchlorpheniramine memiliki sifat antikolinergik dan sedatif.

Histamin adalah zat alami dalam tubuh. Zat inilah yang memicu berbagai reaksi alergi.

Dexchlorpheniramine menghambat efek dari histamin sehingga berbagai reaksi alergi itu dapat dikurangi.

Produsen

Mexon kaplet diproduksi oleh Sampharindo Perdana.

Kandungan

Kandungan Mexon kaplet adalah :

Per kaplet :

Bentuk Sediaan

Mexon kaplet dijual dengan kemasan :

Ringkasan

Berikut tabel yang memuat informasi obat Mexon kaplet secara singkat :

Informasi ObatMexon
GolonganG (dengan resep)
KomposisiDexamethasone (micronized) dan Dexchlorpheniramine Maleate
IndikasiAlergi / gatal
KontraindikasiHipersensitif; Infeksi jamur sistemik; Tukak lambung aktif; Herpes simpleks okular; Pengobatan bersamaan dengan MAOI; Sedang menerima vaksin; Bayi baru lahir & prematur.
DosisLihat bagian dosis
Aturan PakaiDengan makanan
SediaanMexon kaplet
ProdusenSampharindo Perdana

Indikasi dan Kegunaan Mexon

Sebelum menggunakan obat ini, harus benar-benar sudah mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko obat Mexon.

Gunakan dosis efektif terendah untuk durasi terpendek yang konsisten dengan tujuan perawatan pasien.

Berikut adalah beberapa daftar kegunaan Mexon :

Kontraindikasi

Mexon kontraindikasi pada pasien berikut ini :

Efek Samping Mexon

Selain memberikan efek yang dibutuhkan, sebagian besar obat dapat menyebabkan beberapa efek samping yang tidak diinginkan.

Meskipun tidak semua efek samping ini dapat terjadi, penggunaan obat tetap harus dilakukan secara hati-hati.

Segera dapatkan perawatan medis yang sesuai jika efek samping yang parah terjadi.

Berikut adalah beberapa efek samping Mexon yang mungkin terjadi :

Peringatan

Waspadai hal-hal di bawah saat menggunakan obat Mexon kaplet :

Penggunaan Mexon Untuk ibu hamil atau ibu menyusui

Amankah Mexon untuk ibu hamil? FDA (badan pengawas obat dan makanan amerika serikat) menempatkan Dexchlorpheniramine dalam kategori B, penjelasannya adalah sebagai berikut :

Penelitian pada reproduksi hewan tidak  menunjukkan resiko pada janin dan tidak ada studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada wanita hamil / Penelitian pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin, tapi studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada wanita hamil tidak menunjukkan resiko pada janin di trimester berapapun.

Sementara itu, dexamethasone termasuk kategori C ;

Penelitian pada reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin dan tidak ada studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada manusia, namun jika potensi keuntungan dapat dijamin, penggunaan obat pada ibu hamil dapat dilakukan meskipun potensi resiko sangat besar.

Pada kehamilan, farmakokinetik kortikosteroid berubah.

Kortikosteroid sistemik tidak bersifat teratogenik.

Wanita hamil yang menerima terapi kortikosteroid menderita efek samping dan manfaat yang sama seperti wanita yang dirawat yang tidak hamil.

Terapi kortikosteroid pada kehamilan digunakan untuk mengendalikan penyakit ibu yang aktif secara klinis; untuk mengobati bayi dalam kandungan yang menderita karditis terkait lupus neonatal; dalam stes dosis (pada pasien yang diobati dengan kortikosteroid) untuk persalinan, dan untuk menginduksi pematangan paru janin sebelum persalinan. (sumber : penggunaan kortikosteroid untuk ibu hamil).

Dexamethasone bisa dengan mudah menembus plasenta.

Jika kortikosteroid digunakan secara jangka panjang atau diulang selama kehamilan, risiko penghambatan pertumbuhan intrauterin dapat meningkat.

Namun tidak ada bukti terjadinya gangguan pertumbuhan intra uterin selama pengobatan jangka pendek (contohnya pada pengobatan profilaksis untuk neonatal respiratory distress syndrome).

Gejala-gejala supresi adrenal pada janin akibat penggunaan obat ini oleh ibunya selama kehamilan, umumnya hilang setelah bayi lahir dan tidak begitu bermakna klinis.

Penggunaan Mexon untuk ibu hamil hanya ketika jelas dibutuhkan. Meskipun obat ini mungkin jarang membahayakan bayi yang belum lahir.

Diskusikan risiko dan manfaatnya dengan dokter Anda.

Bayi yang lahir dari ibu yang telah menggunakan obat ini sejak lama mungkin mengalami masalah hormon.

Beri tahu dokter Anda segera jika Anda melihat gejala seperti mual / muntah terus-menerus, diare parah, atau kelemahan pada bayi baru lahir.

Amankah Mexon untuk ibu menyusui?

Kortikosteroid sistemik diketahui ikut keluar bersama ASI.

Sebaiknya jangan menggunakan Mexon untuk ibu menyusui karena efek obat ini bisa menggangu pertumbuhan, mengganggu produksi kortikosteroid endogen, atau efek yang tak diinginkan lainnya.

Interaksi

Interaksi dengan obat lain dapat mengubah cara kerja obat atau meningkatkan risiko terjadinya efek samping yang serius.

Beritahu dokter dan apoteker tentang obat apa saja yang sedang Anda konsumsi.

Jangan memulai, menghentikan, atau mengubah dosis obat apa pun tanpa persetujuan dokter Anda.

Berikut interaksi obat yang mungkin terjadi :

Dosis Mexon Kaplet

Berikut adalah dosis Mexon yang lazim digunakan :

Aturan Pakai Mexon

Frequently Asked Questions

Di bawah ini adalah pertanyaan-pertanyaan yang sering ditanyakan tentang obat alergi ini.

Mexon obat apa?

Mexon adalah obat alergi yang mengandung zat aktif kombinasi Dexamethasone dan dexchlorpheniramine maleate.
Kegunaan Mexon adalah untuk mengobati gatal terkait alergi yang merespons terapi kortikosteroid, rinitis alergi, urtikaria, dermatitis, konjungtivitis alergi, dan hay fever.

Apa komposisi Mexon?

Mexon adalah obat alergi yang mengandung zat aktif kombinasi Dexamethasone dan dexchlorpheniramine maleate.

Berapa harga Mexon?

Harga Mexon kaplet di kisaran Rp. 3.000 per pepel.

Artikel Pengetahuan Obat lainnya

Mexon kaplet adalah obat yang hanya bisa didapatkan dengan resep dokter. Jangan menggunakan obat gatal / alergi ini melebihi dosis dan durasi yang telah diresepkan oleh dokter. Penggunaan yang berlebihan tidak akan meningkatkan manfaat obat ini namun justru akan meningkatkan efek sampingnya.

Sharing is caring