Lasal 2 mg, 4 mg, Tablet, Sirup, & Injeksi (Salbutamol) : Info Lengkap

Lasal adalah obat asma yang mengandung Salbutamol Sulfate. Kegunaan Lasal adalah untuk mengobati asma bronkial, bronkitis kronis, emfisema dan kondisi bronkospastik lainnya. Obat ini diproduksi oleh Lapi Laboratories. Di Apotik, obat ini tersedia berupa Lasal 2 mg tablet, Lasal 4 mg Tablet, Lasal sirup, dan Lasal Injeksi.

Harga Lasal 2 mg tablet di kisaran Rp. 7.500 per 10 tablet, harga Lasal 4 mg tablet di kisaran Rp. 10.000 per 10 tablet, harga Lasal sirup di kisaran Rp. 16.000 per botol, sedangkan harga Lasal injeksi di kisaran Rp. 12.500 per ampul.

Dalam artikel ini kita akan mengenal lebih jauh mengenai obat ini. Lasal obat untuk apa, apa manfaat, efek samping, dan merk-merk obat yang mengandung Salbutamol lainnya.

Lasal Obat Apa?

Obat ini mengandung zat aktif Salbutamol. Obat ini di produksi oleh perusahaan farmasi, yaitu, Lapi Laboratories. Ada 4 jenis, yaitu Lasal 2 mg tablet, Lasal 4 mg tablet, Lasal sirup, dan Lasal Injeksi.

Zat aktif

Salbutamol adalah obat untuk menghilangkan bronkospasme seperti asma dan penyakit paru obstruktif kronik (PPOK). Salbutamol termasuk obat sistem saluran pernafasan golongan agonis adrenoreseptor beta-2 selektif kerja pendek (short acting beta-adrenergic receptor agonist).

Mekanisme aksi Salbutamol adalah dengan cara merangsang secara selektif reseptor beta-2 adrenergik terutama pada otot bronkus. Rangsangan ini menyebabkan terjadinya bronkodilatasi karena otot bronkus mengalami relaksasi.

Salbutamol mengaktifkan adenyl cyclase, enzim yang merangsang produksi siklik adenosin-3 ‘, 5’-monofosfat (cAMP). Peningkatan cAMP mengarah pada aktivasi protein kinase A, yang menghambat fosforilasi miosin dan menurunkan konsentrasi Ca ionik intraseluler, menghasilkan relaksasi otot polos.

Produsen

Obat asma ini diproduksi oleh Lapi Laboratories.

Kandungan

Kandungan Lasal tablet adalah :

Per tablet :

  • Salbutamol sulfate 2 mg, atau
  • Salbutamol sulfate 4 mg

Kandungan Lasal sirup adalah :

Per 5 mL sirup :

  • Salbutamol sulfate 2 mg

Kandungan Lasal injeksi adalah :

Per mL :

  • Salbutamol sulfate 0.5 mg

Bentuk Sediaan

Obat asma ini dijual dengan kemasan :

  • Lasal 2 mg tablet : Box isi 100’s tablet.
  • Lasal 4 mg tablet : Box isi 100’2 tablet.
  • Lasal sirup : Botol 100 mL sirup
  • Lasal Injeksi : Box isi 5 ampul.
lasal 2 mg, lasal 4 mg, lasal sirup, lasal injeksi

Ringkasan

Berikut tabel yang memuat informasi merk-merk obat yang mengandung Salbutamol secara singkat :

Baca Juga :  OBH Itrasal 100 mL (Obat Batuk Hitam) : Informasi Lengkap
Informasi ObatSalbutamol
GolonganG (Dengan resep)
Indikasiasma bronkial, bronkitis kronis, emfisema dan kondisi bronkospastik lainnya
Dosislihat bagian dosis
Aturan Pakaitablet dan syrup : 1 jam sebelum atau 2 jam setelah makan
Kontraindikasihipersensitif
Sediaantablet 2 mg, 4mg; sirup 2 mg/5 mL; injeksi 0.5 mg/mL
Merk yang tersediaAsmacare, Asmacel, Astharol, Azmacon, Beclomet Easyhaler, Bromosal, Bronchosal, Brondisal, Brontez, Butasal, Combivent, Combivent UDV, Cybutol, Farbivent, Fartolin, Fartolin Expectorant, Fartolin Nebules, Glisend, Glitaven, Grafalin, Lasal, Lasal Expectorant, Pritasma, Proast, Prosal, Proventol, Salbron, Salbron Ekspektoran, Salbuven, Salbuven Expectorant, Salvasma, Suprasma, Tasma, Teosal, Velutine Nebule Solution, Venasma, Vensal, Ventolin, Ventolin Expectorant, Ventolin Inhaler CFC Free, Ventolin nebules, Ventolin rotacaps, Virtolin, Volmax

Indikasi dan Kegunaan Lasal

Sebelum menggunakan obat ini, harus benar-benar sudah mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko yang mungkin terjadi. Gunakan dosis efektif terendah untuk durasi terpendek yang konsisten dengan tujuan perawatan pasien.

Kegunaan Lasal adalah untuk mengobati kondisi-kondisi berikut :

  • Bronkospasme (misalnya : asma karena alergi tertentu, asma bronkial, bronkitis asmatis, emfisema pulmonum), dan penyakit paru obstruktif kronik (PPOK).
  • Obat yang mengandung Salbutamol bisa digunakan untuk mengobati hiperkalemia akut. Hal ini salbutamol mampu merangsang aliran kalium ke dalam sel sehingga konsentrasi kalium dalam darah berkurang.
  • Kejang bronkus pada pasien dengan penyakit jantung atau tekanan darah tinggi. Dalam kasus ini, obat-obat yang mengandung salbutamol lebih disukai karena bekerja lebih lama dan lebih aman, dibandingkan obat golongan beta-2 adrenergic lainnya.

Kontraindikasi

Obat asma ini kontraindikasi pada pasien berikut ini :

  • Hipersensitif terhadap salah satu komposisi obat.
  • Untuk pemberian secara injeksi intravena (dalam pengobatan persalinan prematur), salbutamol kontraindikasi bila : Faktor risiko penyakit jantung iskemik yang sudah ada sebelumnya, usia kehamilan <22 minggu, kondisi di mana perpanjangan kehamilan berbahaya (misalnya toksemia berat, infeksi intrauterin, perdarahan vagina akibat plasenta previa, eklampsia atau preeklamsia berat, solusio plasenta, kompresi tali pusat, digunakan dalam kehamilan rentan keguguran.

Efek Samping Lasal

Selain memberikan efek yang dibutuhkan, sebagian besar obat dapat menyebabkan beberapa efek samping yang tidak diinginkan. Meskipun tidak semua efek samping ini dapat terjadi, penggunaan obat tetap harus dilakukan secara hati-hati. Segera dapatkan perawatan medis yang sesuai jika efek samping yang parah terjadi.

Baca Juga :  Alleron 4 mg (Chlorpheniramine Maleate) Obat Alergi : Info Lengkap

Berikut adalah beberapa efek samping yang mungkin terjadi :

  • Efek samping yang paling umum, misalnya : palpitasi, nyeri dada, denyut jantung cepat, tremor terutama pada tangan, kram otot, sakit kepala dan gugup, vasodilatasi perifer, takikardi, aritmia, gangguan tidur dan gangguan tingkah laku.
  • Efek samping yang frekuensinya lebih jarang namun berat, misalnya : bronkospasme paradoksikal, urtikaria, angiodema, dan hipotensi.
  • Pada dosis tinggi bisa menyebabkan hipokalemia, memperburuk diabetes mellitus, dan ketoasidosis.

Peringatan

Waspadai hal-hal di bawah saat menggunakan obat asma ini :

  • Sebelum menggunakan obat ini, beri tahu dokter atau apoteker jika Anda memiliki riwayat hipersensitif terhadapnya; atau terhadap salah satu kandungan obat. Hentikan pemakaian obat ini jika Anda mengalami tanda-tanda reaksi alergi, misalnya : ruam, gatal, sakit tenggorokan, demam, arthralgia, pucat.
  • Sebelum menggunakan obat ini, beri tahu dokter atau apoteker riwayat kesehatan Anda, terutama hipertiroidisme, aneurisma, diabetes mellitus, glaukoma sudut tertutup.
  • Obat yang mengandung zat aktif salbutamol bisa menyebabkan bronkospasme paradoksikal yang mengancam nyawa. Segera hentikan pengobatan dan hubungi dokter, jika tanda-tanda bronkospasme paradoksikal terjadi.
  • Salbutamol adalah obat golongan amina simpatomimetik. Oleh karena itu harus digunakan secara hati-hati pada pasien dengan gangguan kardiovaskular terutama insufisiensi koroner, aritmia jantung, dan hipertensi.

Penggunaan Lasal Untuk ibu hamil atau ibu menyusui

Amankah Lasal untuk ibu hamil? FDA (badan pengawas obat dan makanan amerika serikat) menempatkan Salbutamol (Inhalation/Respiratory/IV/Parenteral/PO) dalam kategori C. Penjelasannya adalah sebagai berikut :

Penelitian pada reproduksi hewan tidak menunjukkan resiko pada janin dan tidak ada studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada wanita hamil / Penelitian pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin, tapi studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada wanita hamil tidak menunjukkan resiko pada janin di trimester berapapun.

Pemberian obat untuk ibu hamil dan ibu menyusui harus dilakukan di bawah pengawasan dokter. Dalam beberapa kasus, dokter harus mengevaluasi risiko dan rasio manfaat.

Penggunaan salbutamol untuk ibu hamil hanya untuk tujuan tertentu seperti mencegah kelahiran prematur bilamana manfaat yang diperoleh lebih besar daripada resiko yang mungkin terjadi.

Asma yang tidak terkontrol selama kehamilan menimbulkan banyak risiko jangka pendek dan jangka panjang bagi ibu dan bayinya. Mengobati asma secara optimal adalah penting selama kehamilan, tetapi studi tentang keamanan obat-obat asma selama kehamilan terbatas.

Salbutamol dan terbutaline aman digunakan selama kehamilan. Dalam kategorisasi risiko obat terhadap kehamilan di Australia, obat-obat ini diklasifikasikan sebagai kategori A.

sumber : Obat asma dalam kehamilan dan menyusui

Interaksi

Interaksi dengan obat lain dapat mengubah cara kerja obat atau meningkatkan risiko terjadinya efek samping yang serius. Beritahu dokter dan apoteker tentang obat apa saja yang sedang Anda konsumsi. Jangan memulai, menghentikan, atau mengubah dosis obat apa pun tanpa persetujuan dokter Anda.

Baca Juga :  Glycerol (glycerin) : Kegunaan, Dosis, Efek Samping

Berikut interaksi obat yang mungkin terjadi :

  • Terjadi peningkatan risiko hipokalaemia dengan agen K depleting (misalnya. Kortikosteroid, diuretik, xantin, digoksin).
  • Terjadi peningkatan inersia uterus dengan anestesi halogenasi (IV).
  • Terjadi peningkatan risiko edema paru dengan kortikosteroid.
  • Memiliki efek antagonis terhadap obat diabetes.
  • Efek salbutamol terganggu oleh guanethidine, reserpine, methyldopa, TCAs dan MAOIs.
  • Terjadi peningkatan risiko efek kardiovaskular dengan agen simpatomimetik lainnya.
  • Efek antagonis dengan β-blockers.

Dosis

Berikut adalah dosis yang lazim digunakan :

A. Dosis Lasal Tablet

  • Dewasa : 2-4 mg 3-4 x sehari.
  • Anak 6-12 tahun : 0,1-0,2 mg / kg 3-4 x sehari.

B. Dosis Lasal Sirup

  • Dewasa : 5-10 mL 2-3 x sehari.
  • Anak 6-12 tahun : 5 mL 2-3 x sehari.
  • Anak <6 tahun : 2,5-5 mL 2-3 x sehari.

C. Dosis Lasal injeksi

  • Dewasa 0,5-1 mL, diberikan setiap 4 jam jika diperlukan.
  • Anak 0,2-0,3 mL, diberikan setiap 4 jam jika diperlukan.

Aturan Pakai

  • Baca Panduan Pengobatan yang disediakan oleh apoteker Anda sebelum Anda mulai menggunakan obat ini. Jika Anda memiliki pertanyaan, tanyakan kepada dokter atau apoteker Anda.
  • Dosis didasarkan pada kondisi medis Anda dan respons terhadap pengobatan. Jangan menambah dosis atau minum obat ini lebih sering daripada yang diarahkan.
  • Sediaan oral (tablet dan sirup) : Harus diminum saat perut kosong, 1jam sebelum atau 2 jam setelah makan.
  • Gunakan obat ini secara teratur untuk mendapatkan manfaat maksimal. Ingat untuk menggunakannya pada waktu yang sama setiap hari.
  • Jangan menghentikan pengunaan obat sebelum durasi waktu yang disarankan.
  • Katakan kepada dokter jika kondisi Anda memburuk.

Artikel Pengetahuan Obat lainnya :

Lasal adalah obat yang bisa didapatkan melalui resep dokter. Jangan menggunakan obat ini melebihi dosis dan durasi yang telah diresepkan oleh dokter. Penggunaan yang berlebihan tidak akan meningkatkan manfaat obat ini namun justru akan meningkatkan efek sampingnya.