Katamasa

Lansoprazole 15 mg, 30 mg Obat Apa : Informasi Lengkap

Lansoprazole adalah obat golongan inhibitor pompa proton (PPI). Kegunaan Lansoprazole adalah untuk mengobati tukak lambung dan penyakit refluks gastro-esofagus (GERD).

Obat ini umumnya tersedia berupa Lansoprazole tablet 15 mg dan Lansoprazole 30 mg, serta Lansoprazole injeksi 30 mg.

Di Apotik, obat asam lambung ini tersedia baik berupa Lansoprazole generik atau Lansoprazole paten/branded.

Harga Lansoprazole relatif terjangkau.

Dalam artikel ini kita akan mengenal lebih jauh mengenai obat asam lambung ini. Lansoprazole obat apa, apa kegunaan, efek samping, formulasi sediaan, dan mengenal merk-merk obat Lansoprazole paten yang tersedia di pasaran.

Ringkasan

Berikut tabel yang memuat informasi obat Lansoprazole secara singkat :

Informasi ObatLansoprazole
GolonganDengan resep
IndikasiPenyakit terkait over sekresi asam lambung
Dosislihat bagian dosis
Aturan PakaiSaat perut kosong, 1 x sehari pada pagi hari
KontraindikasiHipersensitif; Sedang menggunakan rilpivirine, nelfinavir dan atazanavir.
SediaanKapsul 15 mg dan 30 mg; vial injeksi 30 mg
Merk Lansoprazole paten yang tersediaAcilaz, Betalans, Caprazol, Compraz, Digest, Erphalanz, Gastrolan, Inazol, Inhipraz, Kalprobit, Ladenum, Lagas, Lancid, Lanfast, Lanpracid, Lansogastric 30, Lansomed, Lanvell, Lanzogra, Lapraz, Laproton, Lasgan, Laz, Lazol, Lexid, Loprezol, Mecopraz, Nufaprazol, Nuzole, Prazotec, Prolanz, Prosogan, Prosogan Fd, Protica, Solans, Sopralan, Sopraz, Ulceran, Zolcer, Zolesco, Zopral

Lansoprazole Obat Apa?

Berikut adalah deskripsi singkat tentang obat asam lambung ini :

Mekanisme aksi

Lansoprazole adalah obat antisekresi asam lambung benzimidazole tersubstitusi.

Obat ini termasuk golongan penghambat pompa proton (PPI).

Obat ini menekan sekresi asam lambung dengan cara menghambat secara spesifik enzim pompa proton lambung (H + / K + -ATPase) pada permukaan sekresi sel parietal lambung.

Efek antisekresi terjadi dengan cepat setelah pemberian Lansoprazole dan kembali normal secara bertahap dengan dosis harian.

Absorpsi

Obat ini cepat diserap dari saluran gastrointestinal (sediaan oral /tablet dan kapsul).

Terjadi pengurangan penyerapan dan bioavailabilitas (sekitar 50%) jika digunakan dengan makanan.

Ketersediaan hayati mencapai sekitar ≥80%.

Waktu untuk mencapai konsentrasi plasma puncak kira-kira 1,5-2 jam.

Lansoprazole Paten

Berikut adalah beberapa merk obat Lansoprazole paten yang tersedia di pasaran : Acilaz, Betalans, Caprazol, Compraz, Digest, Erphalanz, Gastrolan, Inazol, Inhipraz, Kalprobit, Ladenum, Lagas, Lancid, Lanfast, Lanpracid, Lansogastric 30, Lansomed, Lanvell, Lanzogra, Lapraz, Laproton, Lasgan, Laz, Lazol, Lexid, Loprezol, Mecopraz, Nufaprazol, Nuzole, Prazotec, Prolanz, Prosogan, Prosogan Fd, Protica, Solans, Sopralan, Sopraz, Ulceran, Zolcer, Zolesco, Zopral

Indikasi dan Kegunaan Lansoprazole

Sebelum menggunakan obat asam lambung ini, harus benar-benar sudah mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko yang mungkin terjadi.

Gunakan dosis efektif terendah untuk durasi terpendek yang konsisten dengan tujuan perawatan pasien.

Berikut adalah beberapa daftar kegunaan Lansoprazole:

Kontraindikasi

Obat asam lambung ini kontraindikasi pada pasien berikut ini :

Efek Samping Lansoprazole

Selain memberikan efek yang dibutuhkan, sebagian besar obat dapat menyebabkan beberapa efek samping yang tidak diinginkan.

Meskipun tidak semua efek samping ini dapat terjadi, penggunaan obat tetap harus dilakukan secara hati-hati.

Segera dapatkan perawatan medis yang sesuai jika efek samping yang parah terjadi.

Berikut adalah beberapa efek samping Lansoprazole yang telah dilaporkan :

Peringatan

Waspadai hal-hal di bawah saat menggunakan obat asam lambung ini :

Penggunaan Lansoprazole Untuk ibu hamil atau ibu menyusui

Tidak ada bukti yang cukup untuk merekomendasikan boleh atau tidaknya penggunaan Lansoprazole untuk ibu hamil.

Jika tidak benar-benar diperlukan, penggunaan Lansoprazole untuk ibu hamil harus dihindari.

Penelitian pada hewan tidak ditemukan efek teratogenik.

Studi reproduksi tikus dan kelinci menunjukkan kelangsungan hidup janin dan bobot yang sedikit berkurang saat induknya diberikan Lansoprazole dosis tinggi.

FDA (badan pengawas obat dan makanan amerika serikat) menempatkan Lansoprazole dalam kategori B, penjelasannya adalah sebagai berikut :

Penelitian pada reproduksi hewan tidak  menunjukkan resiko pada janin dan tidak ada studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada wanita hamil / Penelitian pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin, tapi studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada wanita hamil tidak menunjukkan resiko pada janin di trimester berapapun.

Sebuah laporan penelitian tentang penggunaan lansoprazole untuk ibu hamil menunjukan bahwa 7 kasus tanpa kejadian malformasi, dan Program Motherisk mengetahui adanya 6 kasus tambahan tanpa malformasi.

Sebeluah penelitian yang diikuti 62 pasien hamil yang terpapar lansoprazole dan membandingkan hasil kehamilan mereka dengan 868 subyek kontrol telah dilakukan.

Hasilnya, tingkat kelainan bawaan utama pada kelompok lansoprazole adalah 3,9% dan tidak berbeda secara statistik.

Dari 3,8% yang diamati pada kelompok kontrol, tidak ada pola anomali pada bayi yang lahir dengan malformasi.

Secara keseluruhan, aturan praktis penggunaan obat selama kehamilan adalah memilih obat yang memiliki lebih banyak data keselamatan janin yang menunjukkan obat tersebut efektif dan aman.

Sesuai aturan ini, maka obat golongan PPI yang menjadi pilihan pertama untuk digunakan selama kehamilan adalah omeprazole, bukan Lansoprazole. (sumber : Penggunaan inhibitor pompa proton (PPI) selama kehamilan dan menyusui)

Penelitian pada hewan menunjukkan bahwa obat ini disekresikan ke dalam ASI.

Tidak ada informasi tentang sekresi Lansoprazole ke dalam ASI pada manusia.

Karena itu penggunaan Lansoprazole untuk ibu menyusui harus dikonsultasikan dengan dokter.

Interaksi

Interaksi dengan obat lain dapat mengubah cara kerja obat atau meningkatkan risiko terjadinya efek samping yang serius.

Beritahu dokter dan apoteker tentang obat apa saja yang sedang Anda konsumsi.

Jangan memulai, menghentikan, atau mengubah dosis obat apa pun tanpa persetujuan dokter Anda.

Berikut interaksi obat yang mungkin terjadi :

Dosis Lansoprazole

Berikut adalah dosis yang lazim digunakan untuk masing-masing kondisi penyakit dan sediaan :

A. Sediaan Intravena

Lansoprazole injeksi diberikan dengan aturan dosis berikut :

Esofagitis erosif

B. Sediaan Oral (Tablet/kapsul)

Sediaan oral, yaitu, Lansoprazole kapsul atau tablet 15 mg dan 30 mg diberikan dengan aturan dosis berikut :

Infeksi H.pylori

Penyakit refluks gastroesofagus (GERD)

Dispepsia terkait asam

Profilaksis ulcer/ulkus yang diinduksi obat NSAID

Esofagitis erosif

Ulserasi terkait NSAID

Sindrom Zollinger-Ellison

Tukak Lambung/usus

Aturan Pakai

Artikel Pengetahuan Obat lainnya

Lansoprazole adalah obat yang hanya bisa didapatkan dengan resep dokter. Jangan menggunakan obat asam lambung ini melebihi dosis dan durasi yang telah diresepkan oleh dokter. Penggunaan yang berlebihan tidak akan meningkatkan manfaat obat ini namun justru akan meningkatkan efek sampingnya.

Sharing is caring