Lanolin Cream/Salep : Kegunaan, Dosis, Efek Samping

Lanolin adalah senyawa wax/lilin yang didapatkan dari kelenjar sebaceous hewan-hewan penghasil wol, seperti, domba. Lanolin dan banyak turunannya digunakan secara luas, terutama untuk sediaan perawatan kulit (misalnya, Salep/cream kosmetik, produk pelembab bibir) dan sediaan perawatan kesehatan seperti liniments topikal. Selain digunakan dalam produk perawatan kulit, Lanolin juga digunakan sebagai campuran dalam pelumas, pelapis anti karat, semir sepatu, dan produk komersial lainnya. Obat ini umumnya tersedia berupa Lanolin cream, Salep Lanolin Non Toxic, Lanolin untuk rambut, salep Lanolin anhidrat, serta berbagai sediaan Lanolin topikal lainnya.

Dalam artikel ini kita akan mengenal lebih jauh mengenai zat pelembab/emolien ini. Lanolin obat apa, apa kegunaan, efek samping, formulasi sediaan, dan merk-merk obat paten yang mengandung Lanolin.

Ringkasan

Berikut tabel yang memuat informasi obat Lanolin secara singkat :

Informasi ObatLanolin
GolonganDengan atau tanpa resep
Indikasipelembab kulit/emolien
DosisTergantung produk dan kondisi kulit
Aturan Pakaidioleskan di area kulit terdampak
Kontraindikasihipersensitif
Sediaansalep;cream
Merk yang tersediaDecubal, Yanthi Baby Oil, Spring Leaf Lanolin Cream

Lanolin Obat Apa?

Nama lain lanolin adalah wool wax/lilin wol atau wool grease/lemak wol, karena diperoleh dari hewan penghasil wol. Berikut adalah deskripsi singkat tentang senyawa pelembab/emolien ini :

Mekanisme Aksi

Lanolin termasuk emolien, yaitu, zat yang melembutkan dan melembabkan kulit serta mengurangi rasa gatal dan mengelupas. Kulit kering disebabkan oleh hilangnya air di lapisan atas kulit. Emolien / pelembab bekerja dengan membentuk lapisan berminyak di bagian atas kulit yang memerangkap air di kulit. Emolien ini membantu merontokan sel-sel kulit mati, membantu kulit untuk menyimpan lebih banyak air, dan membuat kulit terasa lebih halus dan lembut.

Komposisi Lanolin

Komposisi Lanolin yang memiliki kemurnian tinggi biasanya terdiri dari ester lilin rantai panjang (sekitar 97% berat) sisanya adalah Lanolin alcohol, asam lanolin, dan Lanolin hidrokarbon.

Senyawa ini diperkirakan terdiri dari 8.000 hingga 20.000 jenis ester lanolin yang berbeda. Senyawa ini dihasilkan dari kombinasi antara 200 atau lebih Asam Lanolin yang berbeda dan 100 atau lebih Lanolin alcohol yang berbeda.

Senyawa Turunan

Komposisi ester rantai panjang Lanolin yang kompleks, hidroksiester, diester, Lanolin alcohol, dan asam Lanolin adalah titik awal untuk produksi seluruh turunan Lanolin.

Baca Juga :  Allopurinol Obat Apa? Dosis, Kegunaan, Efek Samping

Senyawa turunan diperoleh dengan cara hidrolisis, kristalisasi pelarut fraksional, esterifikasi, hidrogenasi, alkoksilasi, dan quaternisasi. Senyawa turunan yang diperoleh dari proses ini digunakan secara luas dalam produk-produk kosmetik dan produk perawatan kulit.

Proses hidrolisis menghasilkan Lanolin alcohol dan asam lanolin. Lanolin alcohol adalah sumber kolesterol yang kaya dan pengemulsi air dalam minyak yang kuat. Senyawa ini telah banyak digunakan dalam produk perawatan kulit sejak lama.

Indikasi dan Kegunaan Lanolin

Sebelum menggunakan produk pelembab/emolien ini, harus benar-benar sudah mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko Lanolin. Gunakan dosis efektif terendah untuk durasi terpendek yang konsisten dengan tujuan perawatan pasien.

Berikut adalah beberapa daftar kegunaan Lanolin dalam bidang kosmetika dan produk perawatan kulit secara umum :

  • Dalam sediaan salep atau cream digunakan sebagai pelembab untuk mengobati atau mencegah kulit kering, kasar, bersisik, gatal, dan iritasi kulit ringan (misalnya. ruam popok, kulit terbakar akibat terapi radiasi).

Kontraindikasi

Obat pelembab kulit/emolien ini kontraindikasi pada pasien berikut ini :

  • Hipersensitif.

Efek Samping Lanolin

Selain memberikan efek yang dibutuhkan, sebagian besar obat dapat menyebabkan beberapa efek samping yang tidak diinginkan. Meskipun tidak semua efek samping ini dapat terjadi, penggunaan obat tetap harus dilakukan secara hati-hati. Segera dapatkan perawatan medis yang sesuai jika efek samping yang parah terjadi.

Berikut adalah beberapa efek samping salep dan cream pelembab kulit ini yang telah dilaporkan :

  • Kebanyakan emolien dapat digunakan dengan aman dan efektif tanpa efek samping. Namun, beberapa efek samping seperti rasa terbakar, menyengat, kemerahan, atau iritasi dapat terjadi. Jika salah satu dari efek samping ini menetap atau memburuk, beri tahu dokter atau apoteker Anda segera.
  • Beri tahu dokter segera jika terjadi efek samping, seperti : perubahan yang tidak biasa pada kulit (misalnya, Memutih / lunak / lembek karena terlalu basah), tanda-tanda infeksi kulit.
  • Reaksi alergi yang sangat serius terhadap obat ini jarang terjadi. Namun, segera hubungi dokter jika Anda mengalami gejala reaksi alergi yang serius, termasuk : ruam, gatal / bengkak (terutama pada wajah / lidah / tenggorokan), pusing parah, kesulitan bernapas.
Baca Juga :  Cetirizine Obat Apa : Kegunaan, Dosis, Efek Samping

Peringatan

Waspadai hal-hal di bawah saat menggunakan salep/cream pelembab kulit ini :

  • Sebelum menggunakan salep atau cream pelembab kulit ini, beri tahu dokter atau apoteker jika Anda alergi terhadapnya.
  • Sebelum menggunakan salep atau cream pelembab kulit ini, beri tahu dokter atau apoteker riwayat kesehatan Anda, terutama : luka / infeksi pada kulit.
  • Beberapa produk perawatan kulit bisa mengandung bahan tambahan, (misalnya., Pengawet, pewangi). Bahan-bahan ini dapat membuat Anda lebih peka terhadap sinar matahari. Periksa label untuk setiap peringatan atau tanyakan kepada dokter atau apoteker Anda jika Anda perlu mengambil tindakan pencegahan khusus saat berada di bawah sinar matahari.
  • Beberapa produk dapat memperburuk jerawat. Jika kulit Anda cenderung berjerawat, dapatkan produk yang “non-komedogenik” pada label.

Penggunaan Lanolin Untuk ibu hamil atau ibu menyusui

Konsultasikan dengan dokter jika ingin menggunakan cream atau salep pelembab ini untuk ibu hamil.

Tidak diketahui apakah obat ini masuk ke dalam ASI. Konsultasikan dengan dokter sebelum menyusui, terutama jika Anda menggunakan produk ini ke daerah payudara.

Interaksi

Interaksi dengan obat lain dapat mengubah cara kerja obat atau meningkatkan risiko terjadinya efek samping yang serius. Beritahu dokter dan apoteker tentang obat apa saja yang sedang Anda konsumsi. Jangan memulai, menghentikan, atau mengubah dosis obat apa pun tanpa persetujuan dokter Anda.

Jika Anda menggunakan cream atau salep pelembab kulit ini di bawah arahan dokter, pasti dokter atau apoteker Anda sudah mengetahui kemungkinan interaksi obat dan mungkin memantau Anda untuk kemungkinan itu. Jangan memulai, menghentikan, atau mengubah dosis obat apa pun sebelum memeriksakan diri ke dokter atau apoteker terlebih dahulu.

Beri tahu dokter atau apoteker tentang semua produk resep dan non-resep / herbal yang dapat Anda gunakan, termasuk produk perawatan kulit lainnya. Simpan daftar semua obat Anda, dan informasikan daftar itu kepada dokter dan apoteker Anda.

Cara menggunakan Lanolin

Berikut adalah panduan bagaimana menggunakan cream atau salep pelembab kulit ini :

  • Baca Panduan Pengobatan yang disediakan oleh apoteker Anda sebelum Anda mulai menggunakan salep/cream pelembab kulit ini. Jika Anda memiliki pertanyaan, tanyakan kepada dokter atau apoteker Anda.
  • Dosis didasarkan pada kondisi medis Anda dan respons terhadap pengobatan. Jangan menambah dosis atau menggunakan obat ini lebih sering daripada yang diarahkan.
  • Beberapa produk perlu dikocok sebelum digunakan. Periksa label untuk melihat apakah Anda harus mengocok botol dengan baik sebelum menggunakan.
  • Oleskan ke area kulit yang terkena sesuai kebutuhan atau sesuai petunjuk pada label atau arahan dokter Anda.
  • Seberapa sering Anda menggunakan obat pelembab ini, tergantung pada masing-masing produk dan kondisi kulit Anda.
  • Untuk merawat tangan yang kering, Anda mungkin perlu menggunakan produk setiap kali mencuci tangan, mengoleskannya sepanjang hari.
  • Gunakan obat pelembab ini secara teratur untuk mendapatkan manfaat maksimal. Ingat untuk menggunakannya pada waktu yang sama setiap hari.
  • Jika Anda menggunakan pelembab ini untuk membantu mengobati ruam popok, bersihkan area popok dengan baik sebelum digunakan dan biarkan area tersebut mengering sebelum mengoleskan salep/cream.
  • Jika Anda menggunakan salep/cream ini untuk membantu merawat luka bakar radiasi kulit, tanyakan kepada pihak berkompeten untuk mengecek apakah merek tersebut dapat diterapkan sebelum terapi radiasi.
  • Ikuti semua petunjuk pada label untuk penggunaan yang benar.
  • Hanya digunakan pada area kulit saja. Hindari area sensitif seperti mata, bagian dalam mulut / hidung, dan area vagina / selangkangan, kecuali label atau dokter Anda mengarahkan sebaliknya.
  • Periksa label untuk mendapatkan petunjuk tentang area atau jenis kulit mana yang tidak boleh diolesi salep/cream (misalnya pada wajah, area kulit yang pecah-pecah / terpotong / teriritasi / tergores, atau pada area kulit yang baru saja dicukur). Setiapproduk mungkin berbeda-beda.
  • Katakan kepada dokter jika kondisi Anda memburuk.
Baca Juga :  Mefenamic acid (Asam Mefenamat) 500 mg

Artikel Pengetahuan Obat lainnya :

Lanolin adalah salep/cream yang bisa didapatkan dengan atau tanpa resep dokter. Jangan menggunakan salep/cream pelembab kulit ini melebihi dosis dan durasi yang telah diresepkan oleh dokter. Penggunaan yang berlebihan tidak akan meningkatkan manfaat obat ini namun justru akan meningkatkan efek sampingnya.