15 Kelebihan dan Kekurangan Sistem Ekonomi Campuran

Apa kelebihan dan kekurangan sistem ekonomi campuran
satu di antara kelebihan dan kekurangan sistem ekonomi campuran adalah tidak adanya batasan yang jelas kapan pemerintah bisa melakukan intervensi terhadap aktivitas ekonomi, sektor-sektor apa saja yang bisa dimasuki, atau kapan intervensi ekonomi pemerintah diperlukan

Kelebihan dan Kekurangan Sistem Ekonomi CampuranSistem ekonomi campuran adalah suatu sistem ekonomi yang memadukan antara sistem komando terpusat dan sistem ekonomi pasar. Dalam sistem ini, selain menyerahkan ekonomi pada mekanisme pasar, yaitu hukum penawaran dan permintaan, peran pemerintah terutama pada sektor-sektor ekonomi penting juga dimungkinkan. Ciri-ciri umum sistem ekonomi ini adalah ekonomi pada umumnya dijalankan oleh sektor swasta, namun, pemerintah akan melakukan intervensi ekonomi bidang tertentu, seperti menjaga inflasi dan pengenaan pajak. Contoh-contoh negara yang menganut sistem ekonomi campuran diantaranya Swedia, Indonesia, India, Inggris, Prancis, Amerika serikat, Cina, Rusia, dan sebagian besar negara lainnya.

Kelebihan dan kekurangan Sistem Ekonomi Campuran

Namun, seperti semua sistem ekonomi lainnya, sistem ini juga memiliki kelebihan dan kekurangannya. Berikut adalah kelebihan dan kekurangan sistem ekonomi campuran :

Kelebihan Sistem Ekonomi Campuran

  • Barang dan jasa didistribusikan tersedia dengan berbagai pilihan (karena tidak diatur negara), sementara harga diatur oleh hukum penawaran dan permintaan sehingga selalu berada dalam keseimbangan pasar.
  • Karena kontrol pemerintah tidak begitu besar, persaingan tetap ada sehingga efisiensi industri akan terjadi.
  • Persaingan juga meningkatkan inovasi yang dilakukan produsen untuk menjaga produk mereka di pasar tetap bisa diterima pasar dari waktu ke waktu.
  • Kepemilikan swasta diakui negara. Swasta memiliki hak ekonomi dari aset yang dimilikinya.
  • Harga tidak bergejolak terlalu lama, karena jika itu terjadi pemerintah dapat melakukan intervensi pasar.
  • Perusahaan swasta tidak bisa menguasai sektor-sektor ekonomi yang menyangkut hajat hidup banyak orang.
  • Intervensi negara pada sektor ekonomi yang penting membuat kondisi perekonomian negara yang menganut sistem ekonomi campuran cenderung stabil. Sebagai tambahan, ekonomi campuran memungkinkan pemerintah membuat jaring pengaman sosial yang memberikan keamanan bagi orang-orang yang tersingkir oleh masa persaingan ekonomi yang sulit.
  • Peran dalam pembangunan perekonomian tidak ditanggung sendirian oleh negara. Pihak swasta mempunyai kebebasan untuk berkembang, beroperasi, dan tumbuh besar. Karena banyak sektor sudah ditangani swasta, pemerintah bisa fokus membangun fasilitas-fasilitas publik yang berkualitas, misalnya, perpustakaan, rumah sakit, jalan raya dan jaminan sosial yang baik untuk rakyat.
  • Dalam ekonomi campuran, perusahaan swasta mempunyai kebebasan untuk mengelola bisnis mereka sendiri, hal ini memberikan mereka ruang yang lebih besar untuk berkembang sehingga mampu bersaing dengan perusahaan negara lain.
Baca Juga :  Sistem Ekonomi Campuran : Pengertian, Ciri-ciri, Kelebihan dan Kekurangan

Kekurangan sistem Ekonomi Campuran

  • Pemerintah bertanggungjawab pada pembangunan sektor-sektor publik. Hal ini membuat anggaran pemerintah untuk hal ini sangat besar sehingga membebani keuangan negara. Sementara peran swasta minim karena tidak banyak memberi keuntungan.
  • Sektor-sektor yang dikuasai negara biasanya perkembangannya lebih lambat dibandingkan sektor yang dikuasai swasta. Hal ini terjadi karena peran pemerintah dalam perekonomian selalu disertai muatan politik, misalnya menempatkan orang dekat sebagai pemimpin perusahaan negara. Akibatnya perusahaan menjadi sarang koruptor, tidak efisien dan merugi terus menerus.
  • Keuntungan swasta berkurang karena ada pengeluaran tambahan misalnya CSR, kewajiban rehabilitasi lingkungan, pajak yang besar, dan lain-lain.
  • Faktor-faktor produksi yang dikuasai negara sulit didefinisikan. Di bagian mana ekonomi diserahkan kepada pasar dan bagian mana pemerintah bisa melakukan intervensi tidak begitu jelas batasannya. Masalah ini dapat menyebabkan kurangnya mobilitas sosial dan kemiskinan skala luas.
  • Pemerintah menjaga tingkat persaingan selalu dalam kendali. Hal ini membuat tidak akan pernah ada perusahaan yang benar-benar besar. Jika pemerintah terlibat terlalu jauh dalam menjaga persaingan, maka semangat kewirausahaan bisa turun drastis.
  • Peran serta pemerintah dalam perekonomian tentu membutuhkan modal. Dan modal pemerintah berasal dari pajak. Maka, untuk menjaga fungsi pemerintah dalam stabilisasi ekonomi, peningkatan pajak terkadang menjadi solusi. Akibatnya, sektor swasta akan menanggung pajak terlalu besar yang mengganggu efisiensi pengeluaran mereka.

Kesimpulan

Dengan begitu banyak persoalan ekonomi, sebuah negara tentu akan menentukan strategi apa yang akan diambil dalam rangka mensejahterakan rakyatnya. Namun, memilih sebuah sistem ekonomi tidak serta merta kesejahteraan rakyat akan tercapai. Karena, kenyataannya bahwa kegagalan atau keberhasilan sebuah sistem ekonomi sangat tergantung pada bagaimana sistem diterapkan.

Jika diperhatikan, bahkan para ekonom pengusung sistem ekonomi pasar yang paling gigih berpendapat bahwa intervensi pemerintah jelas diperlukan untuk melindungi sektor swasta. Sistem komando pun banyak memiliki kelemahan diantaranya rendahnya produktivitas. Maka, banyak ekonom yang berpendapat memadukan kedua sistem kapitalis dan sosialis ini akan menghasilkan sebuah sistem yang lebih baik. Tokoh-tokoh ekonom pendukung sistem ekonomi campuran pada umumnya terkait dengan Partai Buruh Inggris.

Under the leadership of Prime Minister Clement Attlee, the Labour governments of the following six years built on the state‚Äôs recent experience of wartime intervention to construct a postwar political consensus based on a mixed economy, a much more extensive system of social welfare (sumber Encyclopaedia Britannica)

Selain para pendukung, banyak juga ekonom yang kontra terhadap sistem ekonomi campuran ini. Mereka berpendapat bahwa mengkombinasikan antara sistem komando terencana yang terpusat dengan sistem ekonomi pasar tidak akan pernah mencapai titik temu.

Baca Juga :  6 Karakteristik atau Ciri-ciri Sistem Ekonomi Pasar/Liberal

Namun, dibalik segala kelebihan dan kekurangan sistem ekonomi campuran, faktanya sebagian besar negara di dunia saat ini menerapkan sistem ini. Rusia, dedengkotnya komunis sudah mulai membuka perekonomiannya. Begitu pula dengan China yang semakin agresif membuka investasi asing atau berinvestasi di negara lain. Di sisi lain, Amerika serikat yang selalu dikenal sebagai pelopor pasar bebas ternyata dalam beberapa hal menerapkan proteksionisme. Misalnya proteksi pertanian. Saat ini, saat Donald Trump menjadi presiden Amerika, negara ini gencar melakukan proteksi terhadap perekonomiannya dengan cara menerapkan bea masuk tinggi kepada produk-produk negara lain.