12 Hal Yang Harus Dicek Saat Membeli Laptop Baru atau Desktop

Anda baru saja membeli laptop baru? Ya, laptop memang semakin hari sudah menjadi salah satu kebutuhan. Misalnya, Anda membutuhkannya untuk bekerja online dari rumah. Atau, Anda seorang mahasiswa baru yang mendapatkan banyak tugas kuliah. Jadi, kebutuhan untuk membeli laptop sudah mendesak. Tapi, sabar dulu. Sudahkah Anda tahu apa saja hal yang perlu dicek saat membeli laptop baru?

Jika Anda berpikir, saat membuka laptop dari box sudah siap dipakai, maka pikirkan lagi. Laptop atau PC baru memerlukan pengaturan vital tertentu yang harus dilakukan untuk mendapatkan kinerja optimal.

Laptop baru dilengkapi dengan garansi standar dan pengaturan OS windows dasar dan Anda harus melakukan beberapa penyesuaian tertentu.

Hal Yang Harus Dicek Saat Membeli Laptop Baru

kelengkapan laptop baru beli : laptop itu sendiri

Dalam artikel ini kami akan membahas tentang apa saja hal yang harus dicek saat membeli laptop baru. Apa pun merk laptop baru yang Anda beli, entah itu ASUS, HP, LENOVO, AXIOO, SONY, TOSHIBA, ACER, Apple Macbook, dll yang harus dilakukan saat membeli laptop baru sama saja.

Baca juga : Merk laptop terbaik dan terpopuler tahun ini

OK, langsung saja, berikut adalah beberapa hal yang harus dicek saat membeli laptop baru :

1. Cek kelengkapan laptop

Tentu senang ya, saat laptop baru kita telah sampai dikirim oleh toko. Namun, jangan terlalu senang juga. Tetaplah teliti kelengkapan laptop baru Anda sebelum menandatangani surat serah terima.

Jangan sampai ketika Anda membuka box laptop baru Anda, ternyata chargernya tidak ada, misalnya. Padahal teknisi dari toko yang mengantarkan laptop sudah pergi dari rumah.

Secara umum, kelengkapan laptop yang harus ada misalnya, laptop itu sendiri, charger, baterai, CD Driver, dan kartu garansi. Merk-merk tertentu juga terkadang memberi bonus, seperti tas. Ada juga bonus dari toko, misalnya mouse dan cooling pad.

Sebagai panduan, apa saja kelengkapan laptop yang harus dicek saat menerima laptop baru, Anda bisa membaca artikel kami : Cek list kelengkapan laptop baru beli.

2. Cek kondisi laptop

Tidak hanya mengecek kelengkapan laptop baru Anda saja, Anda juga harus memeriksa kondisi laptop yang baru saja Anda beli itu.

Cek body laptop, apakah ada lecet, goresan, atau bekas terbentur. Cek juga fungsi-fungsi lain dari laptop, misalnya apakah baterai berfungsi dengan benar.

3. Baca buku panduan

Ah masa sih harus baca buku panduan? Menggunakan laptop tidak susah kok.

Boleh-boleh saja Anda berpikiran seperti itu. Tapi, produsen laptop menyertakan buku panduan dalam laptop yang dijualnya bukan tanpa alasan.

Mungkin saja varian laptop yang Anda beli memiliki kekhususan tertentu dibandingkan laptop-laptop lain yang pernah Anda pakai sebelumnya. Di buku panduan, Anda juga bisa membaca cara-cara menggunakan laptop yang baik dan benar agar produk yang Anda beli dengan mahal ini bisa tahan lama.

Baca Juga :  9 Cara Screenshot di PC Windows, Laptop, atau Tablet

Baca juga : cara menggunakan laptop baru beli agar awet

4. Cek buku garansi

Ini sangat penting. Namanya barang elektronik, pasti memiliki risiko kerusakan. Itulah sebabnya setiap produk yang dijual resmi pasti bergaransi.

Sebagian besar vendor ingin Anda mendaftarkan laptop baru beli secara online di website mereka untuk klaim garansi. Anda harus memasukkan nomor seri laptop, nomor model, tanggal pembelian, dan nama vendor.

Namun, Anda juga bisa mengklaim garansi melalui toko laptop tempat Anda membeli. Jadi, pastikan Anda menanyakan soal garansi sebelum membeli. Pastikan juga membeli di toko resmi atau kredibel.

Baca juga : cara mengecek laptop asli, rakitan, atau refurbish. Baca ini, jangan sampai Anda tertipu.

Karena pentingnya garansi ini, Anda harus menyimpan salinan nota dan kartu garansi di tempat yang aman.

5. Instal sistem operasi

Jika Anda membeli laptop, tanyakanlah apakah harga yang ditawarkan sudah termasuk instalasi sistem operasi, misalnya windows.

Saran kami, beli lah laptop yang sudah di-install sistem operasi. Termasuk program-program penting yang Anda butuhkan.

Kenapa? Karena menginstal sistem operasi bukan pekerjaan mudah, terutama bagi orang awam.

Laptop baru biasanya masih berupa DOS. Jadi, ketika Anda menyalakan laptop yang belum ter-install sistem operasi, maka yang muncul hanya berupa kode-kode saja.

Umumnya, laptop baru yang belum di-install sistem operasi adalah laptop baru yang dibeli secara online. Namun, Anda bisa kok request kepada penjual online supaya di-install-kan.

Jika sistem operasi windows sudah terinstall maka tampilan layar laptop tidak lagi berupa kode-kode. Tetapi, layar laptop akan menampilkan wallpaper yang sudah disediakan oleh windows.

Jika Anda tidak puas dengan tampilan wallpaper itu, baca cara mengganti wallpaper di windows paling mudah.

Hal yang harus dicek saat membeli laptop baru yang sudah terintal windows adalah apakah laptop Anda menggunakan sistem windows ter-update.

Apa pun versi windows yang digunakan, baik itu windows 7, 8, atau windows 10, pastikan sudah update. Jika belum, segera lakukan update windows.

Kenapa update windows penting? Microsoft windows terus merilis pembaruan dan tambahan fitur keamanan untuk menghilangkan bug dan malware. Jika windows Anda tidak update, maka dipastikan rentan mengalami masalah.

Untuk melakukan update windows, Anda harus terhubung ke internet.

Cara melakukan update :

  • Tekan bersamaan tombol “logo windows” dan tombol “I” pada keyboard untuk membuka settings.
  • Kemudian klik “Update & Security“.
  • Lihat di sidebar sebelah kiri, pilih “Windows Update“.
  • Jika ada pembaruan yang tersedia, akan ditampilkan di sidebar kanan dan Anda dapat mengklik “Instal Now” untuk menginstal pembaruan windows.
  • Jika tidak, berarti Windows Anda up to date. Namun, jika belum yakin, klik ” Check For Updates“.
hal yang harus dicek saat membeli laptop baru pertama update windows

6. Instal cd driver

Laptop terdiri dari berbagai komponen. Setiap komponen itu memerlukan driver untuk bisa berfungsi. Jadi, pastikan Anda mengeceknya.

Baca juga : Apa saja bagian-bagian komputer atau laptop?

Biasanya, jika laptop baru beli yang sudah terinstal windows, seluruh driver juga sudah diinstal oleh teknisi toko tempat Anda membeli. Namun jika belum, Anda harus menginstal seluruh driver menggunakan cd driver yang disertakan dalam pembelian laptop.

Baca Juga :  11 Cara Mengurangi Radiasi Komputer dan Laptop

Caranya mudah. Masukkan CD Driver ke dalam CD player dan ikuti saja panduannya. Tidak perlu repot, klik-klik Next saja sampai selesai.

Jika suatu saat nanti cd driver Anda rusak, Anda bisa mendownloadnya secara online. Yang harus diingat saat mendownload driver adalah merk dan type laptop Anda.

Salah satu masalah yang sering dihadapi saat menginstal driver adalah windws tidak mengenali driver atau “Your CD or DVD drive is not recognized by Windows or other programs“. Untuk mengatasinya coba klik link dari microsoft tersebut.

Untuk mengetahui apakah driver laptop sudah terinstal caranya :

  • Klik kanan di “My Computer
  • Pilih “Properties“. Anda akan melihat jendela control panel system.
  • Klik “Device Manager“.
  • Jika Anda melihat tanda seru berwarna kuning, berarti driver komponen itu belum terinstal. Jika tidak ada, maka semuanya beres.
hal yang harus dicek saat membeli laptop baru, cek driver tiap hardware

7. Hapus bloatware

Apa itu bloatware? Bloatware adalah software pihak ketiga yang umumnya dibundle di laptop baru. Hampir semua merk laptop memiliki bloatware, terutama laptop dengan sistem berbasis windows.

Sayangnya, kebanyakan software-software ini tidak benar-benar Anda butuhkan. Itu sebenarnya adalah software promosi dari pihak ketiga.

Jadi, hal yang harus dicek saat membeli laptop baru lainnya adalah apakah ada bloatware. Jika ada, sebaiknya hapus saja daripada memenuhi kapasitas hard disk drive laptop baru Anda.

Cara menghapus bloatware sangat mudah :

  • Masuk ke “control panel“.
  • Pilih “Programs and Features“.
  • Lihat semua program, jika ada program yang tidak diperlukan, hapus saja.

Untuk masuk ke contro panel, klik search, ketik control panel.

8. Buat Restore point

Membuat restore point adalah salah satu hal penting yang harus dilakukan setelah menginstal semua driver dan aplikasi yang diperlukan.

Restore point akan menyelamatkan Anda jika windows rusak atau beberapa driver perangkat lunak tidak berfungsi.

Anda dapat dengan mudah memulihkan sistem operasi sesuai tanggal restore point.

Cara membuat restore point :

  • Klik kanan pada “My Computer” atau “This PC“.
  • Pilih “Properties“.
  • Selanjutnya klik “System Protection“.
  • Silahkan klik “Create” untuk membuat restore point.
hal yang harus dicek saat membeli laptop baru, buat restore point

9. Instal software AntiVirus

Windows sudah dilengkapi antivirus. Antivirus bawaan windows ini disebut Windows defender.

Untuk pemakaian biasa saja, maksudnya Anda tidak menyimpan data-data penting di laptop, Windows Defender saja sudah cukup untuk melindungi sistem komputer Anda.

Secara default, windows defender sudah aktif secara otomatis. Namun, coba cek apakah Windows Defender sudah aktif di laptop baru Anda. Baca cara mengaktifkan atau menonaktifkan windows defender.

Namun, untuk kondisi tertentu, misalnya ada data-data penting yang perlu Anda lindungi, sebaiknya instal antivirus tambahan.

Baca juga : Apakah Windows Defender Sudah cukup? Perlukah Antivirus tambahan?

10. Buat backup

Membuat backup sangat penting. Backup berguna kalau-kalau Anda kehilangan data di laptop.

Baca juga : Cara menampilkan isi flashdisk yang hilang karena virus

Membuat backup adalah hal yang harus Anda lakukan saat membeli laptop baru.

Anda dapat memilih drive, folder atau file tertentu untuk di-backup secara terjadwal.

Backup adalah fitur inbuilt OS windows yang memungkinkan Anda membuat backup dan kemudian mengembalikan data dari hard-disk.

Baca Juga :  Pengertian & Perbedaan Sleep, Hibernate, Shutdown dan Restart

Cara membuat backup otomatis di laptop windows :

  • Buka “Settings“.
  • Klik “Update & Security“.
  • Di sidebar kanan pilih ” Backup“.
  • Kemudian klik “Choose a drive“.
hal yang harus dicek saat membeli laptop baru, buat backup

Anda bisa menggunakan hard disk drive eksternal atau storage berbasis cloud seperti Onedrive untuk menyimpan file backup.

11. Atur power options

Kelebihan laptop dibandingkan komputer desktop adalah portabilitasnya yang tinggi. Anda bisa menggunakan laptop di mana saja karena didukung oleh daya dari baterai.

Baca juga : Perbandingan laptop dan komputer desktop, pilih mana?

Namun, kapasitas daya baterai terbatas. Jika tidak dikontrol akan cepat terkuras. Jika laptop dipakai terus menerus sampai kapasitasnya habis, maka bisa merusak baterai.

Baca juga : Cara meningkatkan masa pakai laptop windows 7, 8, atau 10

Berikut adalah opsi yang tersedia dalam pengaturan pemakaian daya laptop :

  • Tombol power. Anda dapat menentukan apa yang terjadi bila Anda menekan tombol power. Anda dapat memilih shutdown, hybernate, sleep, mematikan layar atau tidak melakukan apa-apa.
  • Menutup laptop. Demikian pula, Anda dapat memilih hybernate, sleep, mematikan layar atau tidak melakukan apa-apa saat Anda menutup penutup laptop.
  • Matikan layar. Anda dapat mengatur supaya jika laptop tidak aktif selama beberapa waktu maka layar akan mati.
  • Sleep mode. Opsi ini digunakan untuk membuat laptop masuk mode sleep jika tidak aktif selama beberapa lama.

Baca juga : Perbedaan shutdown, hybernate, sleep, dan restart, dan fungsinya masing-masing

Selain pengaturan khusus di atas, Anda memiliki opsi untuk memilih mode seimbang atau hemat daya.

Dengan mengatur pemakaian daya seperti itu, maka Anda dapat menghemat daya baterai terutama saat digunakan di luar ruangan.

12. Beli aksesori pendukung

Bagi orang yang telah terbiasa menggunakan laptop, touch pad saja sudah cukup. Namun, bagi pengguna baru, menggunakan touchpad bisa sangat menyusahkan.

Dalam skenario seperti itu Anda dapat membeli mouse eksternal yang nyaman untuk digenggam dan digunakan.

Anda juga dapat membeli headphone untuk mendengarkan musik favorit Anda.

Meskipun tidak disarankan, jika Anda berniat untuk menggunakan laptop di tempat tidur/di atas kasur, sangat disarankan untuk menggunakan cooling pad laptop untuk mencegah laptop terlalu panas.

Baca juga : Tips aman dari bahaya menggunakan laptop di atas kasur

Untuk melindungi layar laptop dari goresan, anda bisa memasang antigores laptop. Produk antigores layar laptop dikenal dengan nama screen protector laptop. Silahkan googling untuk mencari tahu produk-produk screen protector laptop terbaik yang ada di pasaran.

Anda juga bisa memasang keyboard guard dan body guard/pembungkus laptop. Namun, hanya gunakan pelindung keyboard dan pelindung body laptop ini saat main laptop di alas yang kasar atau kotor. Kalau di tempat yang bersih, sebaiknya biarkan body laptop dan keyboard terbuka, supaya sirkulasi udara panas berjalan lancar.

Kesimpulan

Setelah membeli laptop baru, Anda tidak perlu menghubungi teknisi untuk membuat laptop bekerja optimal. Kecuali tingkat kerusakan sangat parah, maka jalan satu-satunya adalah klaim garansi.

Anda dapat mengikuti langkah-langkah sederhana tentang hal yang harus dicek saat membeli laptop baru seperti kami ulas di atas.