Guaifenesin Obat Apa : Kegunaan, Dosis, Efek Samping

Guaifenesin adalah obat batuk yang termasuk ekspektoran. Kegunaan Guaifenesin adalah untuk mengobati batuk berdahak. Obat batuk ini umumnya tersedia dalam bentuk kombinasi di berbagai produk obat batuk OTC (obat yang bisa dibeli tanpa resep). Namun tersedia juga sediaan tunggal guaifenesin tablet 100 mg, dan 600 mg tablet extended release serta guaifenesin syrup. Nama lain Guaifenesin adalah Glyceryl guaiacolate/gg. Harga Guaifenesin relatif terjangkau.

Dalam artikel ini kita akan mengenal lebih jauh mengenai obat batuk ini. Guaifenesin obat apa, apa kegunaan, efek samping, formulasi sediaan, dan merk-merk obat paten yang mengandung Guaifenesin.

Ringkasan

Berikut tabel yang memuat informasi obat Guaifenesin secara singkat :

Informasi ObatGuaifenesin
GolonganDengan atau tanpa resep
IndikasiBatuk berdahak
Dosislihat bagian dosis
Aturan PakaiDengan atau tanpa makanan
Kontraindikasihipersensitif; bayi dan anak usia di bawah 6 tahun
Sediaantablet 100 mg
Merk yang tersediaGlyceryl guaiacolate/gg, Probat

Guaifenesin Obat Apa?

Berikut adalah deskripsi singkat tentang obat batuk ini :

Mekanisme aksi

Guaifenesin adalah obat batuk yang bertindak sebagai ekspektoran. Obat ini bekerja dengan cara meningkatkan hidrasi yang efektif dari kelenjar pernapasan sehingga meningkatkan volume dan mengurangi viskositas sekresi bronkial yang kental, sehingga memfasilitasi pengeluarannya melalui proses pembersihan alami, yaitu batuk.

Sebenarnya, efek ekspektorasi dari obat yang dikelompokkan sebagai ekspektoran tidak lebih baik dari plasebo semata.

Absorpsi

Obat batuk ini diserap dengan baik dari saluran pencernaan. Waktu untuk mencapai konsentrasi plasma puncak sekitar 15 menit.

Baca Juga :  Calortusin Tablet dan Syrup (Obat Flu dan Batuk) : Informasi Lengkap

Distribusi

Obat ini diketahui mampu memasuki ASI meski dalam jumlah kecil.

guaifenesin tablet 100 mg

Indikasi dan Kegunaan Guaifenesin

Sebelum menggunakan obat batuk ini, harus benar-benar sudah mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko yang mungkin terjadi. Gunakan dosis efektif terendah untuk durasi terpendek yang konsisten dengan tujuan perawatan pasien.

Berikut adalah beberapa daftar kegunaan Guaifenesin :

  • Guaifenesin adalah obat batuk yang termasuk ekspektoran. Obat ini digunakan sebagai obat batuk berdahak, yang membantu mempermudah pengeluaran dahak.

Kontraindikasi

Obat batuk ini kontraindikasi pada pasien berikut ini :

  • Hipersensitif.
  • Bayi dan anak-anak di bawah usia 6 tahun.

Efek Samping Guaifenesin

Selain memberikan efek yang dibutuhkan, sebagian besar obat dapat menyebabkan beberapa efek samping yang tidak diinginkan. Meskipun tidak semua efek samping ini dapat terjadi, penggunaan obat tetap harus dilakukan secara hati-hati. Segera dapatkan perawatan medis yang sesuai jika efek samping yang parah terjadi.

Berikut adalah beberapa efek samping Guaifenesin yang telah dilaporkan :

  • Gangguan endokrin : Hipourikemia.
  • Gangguan pencernaan : Nyeri perut, diare, mual dan muntah.
  • Gangguan sistem saraf : Pusing, kantuk, sakit kepala.
  • Gangguan kulit dan jaringan subkutan : Ruam.

Peringatan

Waspadai hal-hal di bawah saat menggunakan obat batuk ini :

  • Sebelum meminum obat ini, beri tahu dokter atau apoteker jika Anda alergi terhadapnya.
  • Sebelum menggunakan obat ini, beri tahu dokter atau apoteker riwayat kesehatan Anda, terutama : Pasien dengan batuk persisten atau kronis (seperti asma, emfisema, bronkitis kronis, batuk akibat merokok), batuk disertai dahak yang berlebihan, porfiria.
  • Hati-hati menggunakan obat batuk ini jika Anda mengalami gangguan fungsi hati dan gangguan ginjal berat.
  • Pasien lansia lebih rentan mengalami efek samping obat ini, terutama gangguan pencernaan, dan gangguan ginjal.
  • Beritahu dokter jika Anda hamil, atau berencana untuk hamil dalam waktu dekat.
  • Beritahu dokter jika Anda sedang menyusui.
  • Penggunaan pada anak-anak harus sesuai dengan arahan dokter. Penggunaan obat batuk untuk bayi dan anak usia di bawah 6 tahun sebaiknya tidak dilakukan kecuali atas petunjuk dokter. Sedangkan untuk anak usia di atas 6 tahun harus dilakukan secara hati-hati.
Baca Juga :  Diltiazem Hcl Obat Apa? Dosis, Kegunaan, Efek Samping

Penggunaan Guaifenesin Untuk ibu hamil atau ibu menyusui

FDA (badan pengawas obat dan makanan amerika serikat) menempatkan Guaifenesin dalam kategori B, penjelasannya adalah sebagai berikut :

Penelitian pada reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin dan tidak ada studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada manusia, namun jika potensi keuntungan dapat dijamin, penggunaan obat pada ibu hamil dapat dilakukan meskipun potensi resiko sangat besar.

Obat batuk ini bisa diberikan untuk ibu hamil hanya jika atas rekomendasi dokter. Penggunaanya mempertimbangkan rasio manfaat dengan risiko yang mungkin terjadi.

Obat ini mampu memasuki ASI. Penggunaan untuk ibu menyusui harus hati-hati. Berkonsultasi lah dengan dokter.

Interaksi

Interaksi dengan obat lain dapat mengubah cara kerja obat atau meningkatkan risiko terjadinya efek samping yang serius. Beritahu dokter dan apoteker tentang obat apa saja yang sedang Anda konsumsi. Jangan memulai, menghentikan, atau mengubah dosis obat apa pun tanpa persetujuan dokter Anda.

Dosis Guaifenesin

Berikut adalah dosis Guaifenesin yang lazim digunakan :

  • Dewasa : Sebagai sediaan konvensional : 200-400 mg setiap 4 jam. Sebagai tablet extended release : 600-1,200 mg setiap 12 jam. Dosis maksimal : 2.400 mg setiap hari.
  • Anak usia 6-12 tahun : 100 mg 4 x sehari. Dosis masksimal : 400 mg setiap hari. Durasi pengobatan maksimal : 5 hari.
  • Anak usia ≥12 tahun : Sama dengan dosis orang dewasa.

Cara menggunakan Guaifenesin

  • Baca Panduan Pengobatan yang disediakan oleh apoteker Anda sebelum Anda mulai menggunakan obat batuk ini. Jika Anda memiliki pertanyaan, tanyakan kepada dokter atau apoteker Anda.
  • Dosis didasarkan pada kondisi medis Anda dan respons terhadap pengobatan. Jangan menambah dosis atau minum obat ini lebih sering daripada yang diarahkan.
  • Jika Anda menggunakan bentuk cair dari obat ini, kocok botol dengan lembut sebelum menggunakannya. Hati-hati mengukur dosis menggunakan alat pengukur khusus / sendok. Jangan menggunakan sendok rumah tangga karena Anda mungkin tidak mendapatkan dosis yang tepat.
  • Obat batuk ini bisa diminum sebelum atau sesudah makan.
  • Bentuk kapsul bisa mengandung jumlah obat yang berbeda dari tablet dan bentuk larutan. Jangan beralih antara kapsul dan bentuk lainnya tanpa izin dan arahan dokter Anda.
  • Gunakan obat ini secara teratur untuk mendapatkan manfaat maksimal. Ingat untuk menggunakannya pada waktu yang sama setiap hari.
  • Jangan menghentikan pengunaan obat sebelum durasi waktu yang disarankan.
  • Katakan kepada dokter jika kondisi Anda memburuk.
Baca Juga :  CTM/Chlorpheniramine Maleate Obat Apa : Kegunaan, Dosis, Efek Samping

Artikel Pengetahuan Obat lainnya :

Guaifenesin adalah obat yang bisa didapatkan dengan atau tanpa resep dokter. Jangan menggunakan obat batuk ini melebihi dosis dan durasi yang telah diresepkan oleh dokter. Penggunaan yang berlebihan tidak akan meningkatkan manfaat obat ini namun justru akan meningkatkan efek sampingnya.