Katamasa

Glybotic Injeksi (Amikacin) : Info Lengkap

Glybotic adalah obat antibiotik yang mengandung Amikacin. Kegunaan Glybotic adalah sebagai terapi jangka pendek untuk mengobati infeksi serius yang disebabkan oleh organisme sensitif pada amikacin.

Di Apotik, obat antibiotik ini tersedia berupa Glybotic injeksi dengan kadar berbeda -beda. Ada Glybotic 250 mg/ 2 mL dan 500 mg/2 mL.

Glybotic diproduksi oleh Sanbe Farma.

Harga Glybotic 250 mg/2 mL di kisaran Rp. 96.000 per vial, sedangkan harga Glybotic 500 mg/2 mL di kisaran Rp. 166.500 per vial.

Dalam artikel ini kita akan mengenal lebih jauh mengenai obat antibiotik ini. Glybotic obat apa, apa kegunaan, efek samping, dan mengetahui merk-merk obat yang mengandung Amikacin lainnya.

Glybotic Obat Apa?

Glybotic adalah obat yang mengandung zat aktif Amikacin. Obat ini digunakan sebagai terapi jangka pendek untuk mengobati berbagai infeksi yang disebabkan oleh bakteri yang peka terhadap Amikacin.

Antibiotik ini hanya bisa didapatkan dengan resep dokter. Glybotic diproduksi oleh perusahaan farmasi, yaitu, Sanbe Farma.

Ada 2 jenis, yaitu, Glybotic 250 mg/2 mL dan 500 mg/2 mL.

Zat aktif

Amikacin adalah antibiotik golongan aminoglikosida yang aktif terhadap bakteri gram negative.

Mekanisme aksi obat ini adalah dengan cara menghambat sintesis protein pada bakteri yang rentan dengan mengikat subunit ribosom 30S.

Produsen

Glybotic diproduksi oleh Sanbe Farma.

Kandungan

Glybotic mengandung zat aktif, yaitu :

per vial :

Bentuk Sediaan

Antibiotik ini dipasarkan dengan kemasan berupa :

Ringkasan

Berikut tabel yang memuat informasi merk-merk obat yang mengandung Amikacin secara singkat :

Informasi ObatAmikacin
GolonganDengan resep
IndikasiInfeksi Bakteri
DosisLihat bagian DOSIS
Aturan PakaiSesuai anjuran dokter
KontraindikasiHipersensitif
Myasthenia gravis
Sediaaninjection 250 mg
injection 500 mg
Merk dagang yang tersediaAlostil, Mikaject, Simikan, Verdix, Amiosin, Glybotic, Mikasin

Indikasi dan Kegunaan Glybotic

Sebelum menggunakan obat ini, harus benar-benar sudah mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko yang mungkin terjadi. Gunakan dosis efektif terendah untuk durasi terpendek yang konsisten dengan tujuan perawatan pasien.

Kegunaan Glybotic adalah :

Kontraindikasi

Kontraindikasi pada pasien berikut ini :

Efek samping Glybotic

Selain memberikan efek yang dibutuhkan, sebagian besar obat dapat menyebabkan beberapa efek samping yang tidak diinginkan. Meskipun tidak semua efek samping ini dapat terjadi, penggunaan obat tetap harus dilakukan secara hati-hati. Segera dapatkan perawatan medis yang sesuai jika efek samping yang parah terjadi.

Berikut adalah beberapa efek samping Glybotic yang mungkin bisa terjadi :

Perhatian

Waspadai hal-hal di bawah saat menggunakan obat Glybotic :

Penggunaan Glybotic Untuk ibu hamil atau ibu menyusui

FDA (badan pengawas obat dan makanan amerika serikat) menempatkan Amikacin dalam kategori D, penjelasannya adalah sebagai berikut :

Terbukti beresiko terhadap janin manusia berdasarkan bukti-bukti empiris yang didapatkan dari investigasi, pengalaman marketing maupun  studi terhadap manusia. Namun jika potensi keuntungan bisa dijamin  penggunaan obat pada ibu hamil bisa dilakukan meskipun potensi risiko sangat besar.

Obat Glybotic tidak dianjurkan untuk digunakan selama kehamilan.

Meskipun ada laporan tentang bahaya pada bayi yang lahir dari wanita yang menggunakan obat Amikacin, belum ada laporan tentang bahaya pada bayi yang lahir dari wanita yang menggunakan amikacin.

Penelitian Bernard B, Abate M, Thielen PF, Attar H, Ballard CA, Wehrle PF. tentang aktivitas farmakologis amikacin pada ibu-janin menyebutkan bahwa terdapat kadar obat yang signifikan dalam ginjal dan urin janin yang ibunya menggunakan amikacin. (sumber : aktivitas farmakologis amikacin pada ibu-janin).

Diskusikan risiko dan manfaatnya dengan dokter.

Obat ini masuk ke ASI dalam jumlah kecil. Namun, banyak dokter yang menganggap menyusui aman saat menggunakan obat ini.

Konsultasikan dengan dokter Anda sebelum menyusui.

Interaksi Obat

Interaksi dengan obat lain dapat mengubah cara kerja obat atau meningkatkan risiko terjadinya efek samping yang serius. Beritahu dokter dan apoteker tentang obat apa saja yang sedang Anda konsumsi. Jangan memulai, menghentikan, atau mengubah dosis obat apa pun tanpa persetujuan dokter Anda.

Berikut interaksi obat yang mungkin terjadi :

Dosis Glybotic

Dosis didasarkan pada kondisi medis dan respons terhadap pengobatan. Dokter dapat menyesuaikan dosis secara bertahap. Ikuti instruksi dokter dengan hati-hati.

Berikut kisaran dosis yang umum diberikan :

Dewasa : 15 mg / kg setiap hari dalam satu atau dua dosis terbagi, diberikan secara injeksi IM, injeksi IV selama 2-3 menit atau infus IV selama 30-60 menit. Dosis Maksimal : 1,5 g / hari. Durasi pengobatan umum : 7-10 hari.

Neonatus : Loading dosis awal 10 mg / kg diikuti oleh 7,5 mg / kg setiap 12 jam.

Bayi prematur : 7,5 mg / kg setiap 12 jam.

Bayi usia 4 minggu sampai 12 tahun : 15-20 mg / kg sebagai dosis tunggal atau 2 dosis terbagi. Dosis dapat diberikan dengan injeksi IM, injeksi IV selama 3-5 menit atau infus IV selama 1-2 jam.

Dewasa : 7,5 mg / kg sehari dalam 2 dosis terbagi dengan injeksi IM, injeksi IV lambat selama 2-3 menit atau infus IV selama 30-60 menit.

Aturan Pakai

Artikel Pengetahuan Obat lainnya

Glybotic harus digunakan dengan tepat sesuai yang dianjurkan. Jangan menggunakan obat ini secara tidak wajar. Penggunaan obat yang berlebihan atau tidak sesuai aturan tidak akan meningkatkan khasiatnya namun justru meningkatkan efek sampingnya.

Sharing is caring