Katamasa

Glauseta Tablet 250 mg (Acetazolamide) : Info Lengkap

Glauseta adalah obat mata yang mengandung Acetazolamide. Kegunaan Glauseta adalah untuk mengobati glaukoma.

Di Apotik, obat mata ini tersedia berupa Glauseta tablet 250 mg.

Glauseta Tablet 250 mg diproduksi oleh Sanbe Farma.

Harga Glauseta Tablet 250 mg di kisaran Rp. 45.000 per pepel.

Dalam artikel ini kita akan mengenal lebih jauh mengenai obat mata ini. Glauseta obat apa, apa kegunaan, efek samping, dan mengetahui merk-merk obat yang mengandung Acetazolamide lainnya.

Glauseta Obat Apa?

Glauseta adalah obat mata yang mengandung zat aktif Acetazolamide. Obat ini digunakan untuk mengobati glaukoma.

Obat mata Glauseta Tablet hanya bisa didapatkan dengan resep dokter. Glauseta Tablet diproduksi oleh perusahaan farmasi, yaitu, Sanbe Farma.

Zat aktif

Acetazolamide adalah inhibitor karbonat anhidrase, sehingga menyebabkan akumulasi asam karbonat. Karbon anhidrase adalah enzim yang ditemukan dalam sel darah merah dan banyak jaringan lain.

Mekanisme Acetazolamide adalah secara reversibel menghambat enzim karbonat anhidrase, menghasilkan pengurangan sekresi ion hidrogen pada tubulus ginjal dan peningkatan ekskresi ion Na, K, bikarbonat, dan air melalui ginjal.

Hal ini mengurangi produksi aqueous humor dan menghambat karbonat anhidrase di sistem saraf pusat untuk menghambat keluarnya cairan abnormal dan berlebihan dari neuron sistem saraf pusat.

Produsen

Glauseta Tablet diproduksi oleh Sanbe Farma.

Kandungan

Glauseta Tablet mengandung zat aktif, yaitu :

per tablet :

Bentuk Sediaan

Glauseta Tablet dipasarkan dengan kemasan berupa :

Ringkasan

Berikut tabel yang memuat informasi merk-merk obat yang mengandung Acetazolamide secara singkat :

Informasi ObatAcetazolamide
GolonganDengan resep
IndikasiDiuretik / Anticonvulsants / Antiglaucoma
DosisLihat bagian DOSIS
Aturan PakaiSesuai anjuran dokter
KontraindikasiHipersensitif
Kekurangan ion Na dan / atau K
gagal kelenjar suprarenal
asidosis hiperkloremik
sirosis hati
glaukoma sudut-penutupan kronis non-kongestif.
gangguan hati dan ginjal.
SediaanTablet 250 mg, 500 mg
Injeksi intravena 500 mg
Merk dagang yang tersediaGlauseta

Indikasi dan Kegunaan Glauseta

Sebelum menggunakan obat ini, harus benar-benar sudah mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko yang mungkin terjadi. Gunakan dosis efektif terendah untuk durasi terpendek yang konsisten dengan tujuan perawatan pasien.

Kegunaan Glauseta adalah untuk mengobati glaukoma. Obat ini mengurangi jumlah cairan yang dapat menumpuk di mata. Bisa digunakan secara bersama dengan obat lain yang diindikasikan untuk itu.

Kontraindikasi

Glauseta kontraindikasi untuk kondisi berikut :

Efek samping Glauseta

Selain memberikan efek yang dibutuhkan, sebagian besar obat dapat menyebabkan beberapa efek samping yang tidak diinginkan. Meskipun tidak semua efek samping ini dapat terjadi, penggunaan obat tetap harus dilakukan secara hati-hati. Segera dapatkan perawatan medis yang sesuai jika efek samping yang parah terjadi.

Berikut adalah beberapa efek samping Glauseta yang mungkin bisa terjadi :

Peringatan

Waspadai hal-hal di bawah saat menggunakan obat Glauseta Tablet :

Penggunaan Glauseta Untuk ibu hamil atau ibu menyusui

Amankah Glauseta untuk ibu hamil?

Acetazolamide masuk kategori kehamilan B3 di Australia. Kategori B3 berarti bahwa penelitian pada tikus, mencit dan kelinci di mana acetazolamide diberikan secara intravena atau oral menyebabkan peningkatan risiko malformasi janin, termasuk defek pada anggota badan.

Meskipun demikian, tidak ada bukti yang cukup dari penelitian pada manusia untuk mendukung atau mengabaikan bukti ini.

Oleh karena itu obat ini bisa digunakan selama kehamilan hanya jika jelas diperlukan. Diskusikan risiko dan manfaatnya dengan dokter Anda.

FDA (badan pengawas obat dan makanan amerika serikat) menempatkan Acetazolamide dalam kategori C, penjelasannya adalah sebagai berikut :

Penelitian pada reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin dan tidak ada studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada manusia, namun jika potensi keuntungan dapat dijamin, penggunaan obat pada ibu hamil dapat dilakukan meskipun potensi resiko sangat besar.

Penelitian Falardeau J, Lobb BM, Golden S, Maxfield SD, Tanne E., Department of Ophthalmology, Oregon Health and Science University, Portland, menyatakan :

Tidak ada bukti yang meyakinkan adanya efek samping akibat penggunaan acetazolamide pada kehamilan manusia, bahkan ketika diresepkan sebelum minggu ke-13 kehamilan.

Sementara penggunaan acetazolamide secara bebas harus dihindari selama kehamilan, obat ini harus tetap menjadi pilihan pengobatan pada wanita hamil ketika diindikasikan secara klinis.

sumber : penggunaan Acetazolamide selama kehamilan pada pasien hipertensi intrakranial

Obat ini masuk ke ASI tetapi jumlahnya sangat kecil sehingga kecil kemungkinan membahayakan bayi yang menyusui. Konsultasikan dengan dokter Anda sebelum menyusui.

Interaksi

Interaksi dengan obat lain dapat mengubah cara kerja obat atau meningkatkan risiko terjadinya efek samping yang serius. Beritahu dokter dan apoteker tentang obat apa saja yang sedang Anda konsumsi. Jangan memulai, menghentikan, atau mengubah dosis obat apa pun tanpa persetujuan dokter Anda.

Berikut interaksi obat yang mungkin terjadi :

Dosis Glauseta

Dosis didasarkan pada kondisi medis dan respons terhadap pengobatan. Dokter dapat menyesuaikan dosis secara bertahap. Ikuti instruksi dokter dengan hati-hati.

Berikut kisaran dosis Acetazolamide yang umum diberikan :

Glaukoma sudut terbuka

Glaukoma sekunder dan untuk menurunkan IOP pre-operasi

Dosis Anak

Aturan Pakai Glauseta

Artikel Pengetahuan Obat lainnya

Glauseta Tablet 250 mg harus digunakan dengan tepat sesuai yang dianjurkan. Jangan menggunakan obat ini secara tidak wajar. Penggunaan obat yang berlebihan atau tidak sesuai aturan tidak akan meningkatkan khasiatnya namun justru meningkatkan efek sampingnya.

Sharing is caring