Katamasa

Gastrucid Tablet & Sirup (Obat Asam Lambung) : Informasi Lengkap

Gastrucid adalah obat sakit maag yang mengandung Colloidal Al(OH)3, Mg(OH)2, dan Simethicone/Dimethylpolysiloxane. Kegunaan Gastrucid adalah untuk meringankan gejala-gejala yang terkait dengan hyperacidity, gastritis, tukak lambung dan duodenum, yaitu mual, sakit perut, nyeri epigastrium, kepenuhan lambung dan retensi gas. Obat ini diproduksi oleh Nufarindo. Di Apotik, obat ini tersedia berupa Gastrucid Tablet, Gastrucid Sirup, dan Gastrucid sirup Exeltis.

Harga Gastrucid Tablet adalah di kisaran Rp. 5.000 per pepel, harga Gastrucid sirup di kisaran Rp. 10.000 per botol, sedangkan harga Gastrucid sirup Exeltis adalah di kisaran Rp. 10.500 per botol.

Dalam artikel ini kita akan mengenal lebih jauh mengenai obat asam lambung ini. Gastrucid obat untuk apa, apa manfaat, efek samping, dan hal apa saja yang harus diperhatikan saat menggunakan obat maag ini.

Gastrucid Obat Apa?

Gastrucid adalah obat untuk mengatasi penyakit-penyakit terkait hipersekresi asam lambung. Obat ini mengandung zat aktif Al(OH)3, Mg(OH)2, dan Simethicone/Dimethylpolysiloxane. Obat ini di produksi oleh perusahaan farmasi, yaitu, Nufarindo. Ada 3 jenis, yaitu Gastrucid Tablet, Gastrucid sirup dan Gastrucid sirup Exeltis.

Zat aktif

Simethicone adalah obat antiflatulent untuk mengurangi kembung, ketidaknyamanan atau rasa sakit karena adanya gas yang berlebihan dalam perut atau usus. Simethicone adalah campuran dari polidimetilsiloksan dan silika gel terhidrasi. Mekanisme aksi Simethicone adalah dengan cara menurunkan tegangan permukaan gelembung gas, menyebabkan gelembung gas itu bergabung menjadi lebih besar sehingga bisa dikeluarkan dengan lebih mudah. Simethicone tidak mengurangi atau mencegah pembentukan gas dalam saluran pencernaan, melainkan mempermudah gas-gas itu dikeluarkan.

Dimethylpolysiloxane adalah obat antiflatulent yang digunakan untuk mengurangi kembung, ketidaknyamanan atau rasa sakit yang disebabkan oleh gas yang berlebihan dalam perut atau usus. Dimethylpolysiloxane biasa ditambahkan dalam sediaan antasida. Dimethylpolysiloxane menurunkan tegangan permukaan gelembung gas, menyebabkan gelembung gas itu bergabung menjadi lebih besar sehingga bisa dikeluarkan dengan lebih mudah.

Magnesium hydroxide, Mg(OH)2 adalah senyawa anorganik. Magnesium hydroxide adalah komponen umum dari antasida dan obat pencahar. Efek samping dari Magnesium hydroxide adalah diare yang bisa mengakibatkan tubuh kekurangan kalium. Efek samping lainnya adalah, senyawa ini bisa mengganggu penyerapan asam folat dan zat besi.

Aluminium hydroxide, Al(OH)3 adalah senyawa anorganik yang digunakan sebagai antasida. Aluminium hydroxide bereaksi dengan asam berlebih di dalam lambung sehingga meringankan gejala ulkus, mulas atau dispepsia. Efek samping Aluminium hydroxide adalah konstipasi. Untuk mengatasi hal ini biasanya dikombinasikan dengan Magnesium hydroxide atau Magnesium carbonate yang memiliki efek pencahar sebagai keseimbangan. Aluminium hydroxide juga bisa digunakan untuk mengontrol kadar fosfat dalam darah pada pasien gagal ginjal.

Produsen

Gastrucid diproduksi oleh Nufarindo.

Kandungan

Kandungan Gastrucid Tablet kunyah adalah :

Per tablet :

Kandungan Gastrucid sirup / suspensi adalah :

Per 5 mL suspensi :

Kandungan Gastrucid sirup Exeltis adalah :

Per 5 mL suspensi :

Bentuk Sediaan

Obat sakit maag ini dijual dengan kemasan :

Ringkasan

Berikut tabel yang memuat informasi obat sakit maag Gastrucid secara singkat :

Informasi ObatGastrucid
GolonganB (tanpa resep)
KomposisiAl(OH)3, Mg(OH)2, dan Simethicone/Dimethylpolysiloxane
IndikasiTukak lambung, tukak duodenum, maag
Kontraindikasihipersensitif ; gangguan ginjal serius.
DosisLihat bagian dosis
Aturan PakaiTablet dikunyah 1 jam sebelum makan atau dua jam setelah makan dan sebelum tidur. Sedangkan sirup diminum di antara waktu makan dan sebelum tidur.
Sediaantablet dan sirup
ProdusenNufarindo

Indikasi dan Kegunaan Gastrucid

Sebelum menggunakan obat asam lambung ini, harus benar-benar sudah mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko yang mungkin terjadi. Gunakan dosis efektif terendah untuk durasi terpendek yang konsisten dengan tujuan perawatan pasien.

Kegunaan Gastrucid adalah untuk meringankan gejala-gejala yang terkait dengan hipersekresi asam lambung, gastritis, tukak lambung dan duodenum, yaitu mual, sakit perut, nyeri epigastrium, kepenuhan lambung dan retensi gas.

Kontraindikasi

Gastrucid kontraindikasi pada pasien berikut ini :

Efek Samping Gastrucid

Selain memberikan efek yang dibutuhkan, sebagian besar obat dapat menyebabkan beberapa efek samping yang tidak diinginkan. Meskipun tidak semua efek samping ini dapat terjadi, penggunaan obat tetap harus dilakukan secara hati-hati. Segera dapatkan perawatan medis yang sesuai jika efek samping yang parah terjadi.

Obat ini hanya sedikit diserap melalui saluran pencernaan sehingga memiliki efek samping sistemik yang minimal. Meski begitu, pasien harus tetap mewaspadai kemungkinan terjadinya efek samping yang tidak diinginkan.

Berikut adalah beberapa efek samping Gastrucid yang bisa terjadi :

Peringatan

Waspadai hal-hal di bawah saat menggunakan obat asam lambung ini :

Penggunaan Gastrucid Untuk ibu hamil atau ibu menyusui

Amankah Gastrucid untuk ibu hamil? FDA (badan pengawas obat dan makanan amerika serikat) menempatkan Simethicone dalam kategori A, penjelasannya adalah sebagai berikut :

Studi pada manusia yang memadai dan terkendali dengan baik tidak menunjukkan risiko pada janin pada trimester pertama kehamilan (dan tidak ada bukti risiko pada trimester kemudian).

Simethicone tidak terserap secara sistemik melalui pemberian secara oral. Untuk bisa memberikan efek terhadap janin, suatu obat harus terserap sistemik dan mampu melewati plasenta dan mencapai janin. Oleh karena Obat ini tidak mampu melakukannya, maka dianggap aman untuk ibu hamil.

Mulas dan refluks asam (GERD) biasanya dianggap tidak berbahaya karena sering terjadi pada kehamilan dan biasanya sembuh sendiri. Namun, sebuah penelitian baru-baru ini menunjukkan bahwa GERD dikaitkan dengan peningkatan keparahan mual dan muntah saat kehamilan (NVP), yang dapat memiliki efek negatif serius pada kualitas hidup wanita hamil tersebut.

Meningkatnya keparahan mual dan muntah kehamilan terkait dengan adanya mulas dan refluks asam. Antasida, antagonis reseptor histamin-2, dan inhibitor pompa proton dapat digunakan dengan aman selama kehamilan, karena penelitian besar telah dipublikasikan tanpa adanya bukti berbahaya bagi janin. Antasida yang mengandung aluminium, kalsium, dan magnesium tidak ditemukan sebagai teratogenik dalam penelitian pada hewan dan direkomendasikan sebagai pengobatan lini pertama pada mulas dan refluks asam selama kehamilan. Penggunaan dosis tinggi dan penggunaan magnesium trisilikat dalam jangka panjang terkait dengan nefrolitiasis, hipotonia, dan gangguan pernapasan pada janin, dan penggunaannya tidak dianjurkan selama kehamilan. Antasida yang mengandung bikarbonat juga tidak dianjurkan karena risiko asidosis metabolik ibu dan janin dan kelebihan cairan. Ada juga laporan kasus sindrom susu-alkali pada wanita hamil yang menggunakan dosis harian lebih tinggi dari 1,4 g kalsium unsur yang diperoleh dari kalsium karbonat.

sumber : Pengobatan mulas dan refluks asam terkait dengan mual dan muntah selama kehamilan

Karena penyerapannya secara sistemik buruk, maka dianggap aman digunakan oleh ibu menyusui.

Interaksi

Interaksi dengan obat lain dapat mengubah cara kerja obat atau meningkatkan risiko terjadinya efek samping yang serius. Beritahu dokter dan apoteker tentang obat apa saja yang sedang Anda konsumsi. Jangan memulai, menghentikan, atau mengubah dosis obat apa pun tanpa persetujuan dokter Anda.

Berikut interaksi obat yang mungkin terjadi :

Dosis Gastrucid

Berikut adalah dosis yang lazim digunakan :

A. Dosis Gastrucid Tablet

B. Dosis Gastrucid Sirup

C. Dosis Gastrucid Sirup Exeltis

Aturan minum Gastrucid

Artikel Pengetahuan Obat lainnya

Gastrucid tablet dan Gastrucid sirup/Exeltis adalah obat yang bisa didapatkan tanpa resep dokter. Meskipun begitu, jangan menggunakan obat asam lambung ini melebihi dosis dan durasi yang direkomendasikan dalam aturan pemakaian obat. Penggunaan yang berlebihan tidak akan meningkatkan manfaat obat ini namun justru akan meningkatkan efek sampingnya.

Sharing is caring