Katamasa

Ini Lho Bendera dan Lambang ASEAN (Arti & Penjelasan Lengkap)

ASEAN adalah organisasi negara-negara asia tenggara. Saat ini anggota ASEAN adalah 10 negara. Selayaknya sebuah organisasi, ASEAN juga memiliki lambang untuk menggambarkan visi dan misi organisasi. Lalu bagaimana gambar lambang ASEAN dan apa artinya?

Lambang ASEAN beserta Arti dan penjelasan – ASEAN (Association of Southeast Asian Nations atau Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara) adalah organisasi negara-negara di kawasan Asia Tenggara. Saat ini, anggota ASEAN adalah 10 negara.

Seperti organisasi lainnya, ASEAN memiliki prinsip, semboyan, bendera, hymne, dan tentu saja lambang. Di artikel ini secara khusus kita akan membahas tentang lambang ASEAN yang menggambarkan visi dan misi organisasi negara-negara kawasan asia tenggara ini.

Baca juga : Pengertian organisasi menurut para ahli

Sejarah Lambang ASEAN

ASEAN didirikan pada tanggal 8 Agustus 1967 di Bangkok, Thailand. Pendirian oraganisasi negara-negara asia tenggara ini ditandai dengan penandatanganan Deklarasi Bangkok oleh delegasi 5 negara, yaitu Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand.

Baca selengkapnya : Pengertian ASEAN

Di bawah ini adalah nama-nama menteri-menteri luar negeri penandatanganan Deklarasi Bangkok pada tanggal 8 Agustus 1967 :

Baca juga : Peran Indonesia Dalam Perdamaian Dunia

Pada tahun 1984, Brunei Darusalam bergabung menjadi anggota ke-6 dan Vietnam masuk menjadi anggota ke-7 pada tahun 1995.

Pada tanggal 31 Mei 1997 pada pertemuan para menteri luar negeri ASEAN, diputuskan untuk menerima Kamboja, Laos dan Myanmar sebagai negara anggota ASEAN.

Bergabungnya 3 negara itu, melengkapi jumlah anggota organisasi negara kawasan asia tenggara ini menjadi 10 negara.

Di bawah ini adalah negara-negara anggota ASEAN, berdasarkan  tanggal menjadi anggota :

Bertambahnya negara anggota ASEAN menjadi 10 negara membuat organisasi negara asia tenggara ini harus menyesuaikan lambang organisasinya.

Sebelum tahun 1997, lambang ASEAN tergambar di bendera berwarna putih. Lambang ASEAN yang lama memiliki desain seikat batang padi, berwarna coklat, dengan kata ‘asean’ di bagian bawah. Elemen-elemen ini berada dalam lingkaran berwarna dasar kuning dalam tepi lingkaran biru. Lambang tersebut melambangkan solidaritas ASEAN dan komitmennya untuk bekerja bersama demi aspirasi dan kesejahteraan rakyatnya. Ini juga menggambarkan kepatuhan ASEAN terhadap konsep perdamaian dan stabilitas regional dalam konteks global.

Lambang Asosiasi Bangsa Bangsa Asia Tenggara atau logo ASEAN yang baru mulai diadopsi pada Juli 1997 bersamaan dengan peresmian bendera ASEAN.

Lambang ASEAN memiliki latar belakang lingkaran merah, sepuluh batang padi atau batang kuning digambar di tengah. Di bawah batang padi ada tulisan singkatan nama organisasi “asean” ditulis dalam huruf kecil Helvetica dengan warna biru. Lingkaran merah digambar dengan lingkaran putih dan biru.

Pedoman Penggunaan Lambang ASEAN

Meskipun lambang ASEAN saat ini sudah digunakan sejak 1997, pedoman resmi penggunaan lambang ini baru diadopsi pada Pertemuan ke-6 Dewan Koordinasi ASEAN (ACC) di Hanoi, 8 April 2010.

Menurut pedoman resmi itu, penggunaan lambang atau logo ASEAN diatur sebagai berikut :

Sekretariat ASEAN akan menggunakan lambang ASEAN dengan cara yang dianggap sesuai oleh Sekretaris Jenderal, meliputi :

Arti Bendera dan Lambang ASEAN

Lambang ASEAN adalah 10 batang padi mewakili mimpi para pendiri ASEAN untuk sebuah ASEAN yang terdiri dari semua 10 negara di Asia Tenggara yang terikat bersama dalam persahabatan dan solidaritas.

Desain lambang ASEAN pada pokoknya adalah beras. Kenapa beras? Karena beras adalah makanan pokok dan mungkin tanaman terpenting bagi masyarakat Asia Tenggara. Sejak zaman kuno, keberadaan beras sangat terkait dengan kemakmuran, kesejahteraan, dan kekayaan.

Pentingnya beras bagi masyarakat asia tenggara sangat sesuai dengan visi para pendiri ASEAN untuk menciptakan wilayah yang damai dan makmur di kawasan Asia Tenggara.

Seperti dijelaskan di atas, lambang organisasi negara kawasan Asia Tenggara ini berubah seiring pertambahan jumlah anggota.

Desain lambang ASEAN saat ini adalah modifikasi dari lambang sebelumnya. Keduanya, lambang lama dan baru menampilkan seikat batang padi yang diikat menjadi satu.

Perbedaan antara lambang ASEAN lama dengan yang baru adalah pada lambang lama jumlah batang padi ada enam untuk mewakili lima negara pendiri ASEAN (Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand) ditambah dengan Brunei (bergabung pada 8 Januari 1984).

Sedangkan lambang ASEAN baru memiliki batang padi berjumlah 10, sesuai dengan jumlah anggota saat ini.

Bendera dengan lambang ASEAN ditengah-tengahnya melambangkan ASEAN yang stabil, penuh perdamaian, bersatu, dan dinamis (sumber : http://setnas-asean.id/)

Di bawah ini adalah arti bendera dan lambang ASEAN beserta penjelasannya :

Demikian artikel singkat kami tentang arti bendera dan lambang ASEAN, organisasi negara-negara di kawasan Asia Tenggara. Semoga bermanfaat.

Sharing is caring