Fluimucil (Kapsul, Granul, Pediatric Sachet, Syrup) : Info Lengkap

Fluimucil adalah obat pengencer dahak yang mengandung N-acetylcysteine (NAC). Kegunaan Fluimucil adalah untuk mengobati penyakit bronkial dan paru akut dan kronik yang terkait dengan sekresi lendir yang tebal misalnya, bronkitis akut / kronis dan eksaserbasi akut bronkitis, emfisema paru, mucoviscidosis, bronkiektasis. Obat ini, juga digunakan untuk mengobati infeksi saluran pernapasan terkait hipersekresi lendir/dahak.

Obat ini diproduksi oleh Zambon. Di Apotik, obat ini tersedia berupa Fluimucil Capsul, Fluimucil Effervescent, Fluimucil Pediatric sachet, Fluimucil Granules, Fluimucil Syrup, dan Fluimucil Injection suspensi (ampul).

Harga Fluimucil Capsul di kisaran Rp. 219.000 per pak (60’s capsul), harga Fluimucil Effervescent di kisaran Rp. 180.000 per pak (20’s tablet), harga Fluimucil Pediatric sachet di kisaran Rp. 75.000 per box (30’s sachet), harga Fluimucil Granules di kisaran Rp. 117.000 per box (30’s), harga Fluimucil Syrup di kisaran Rp. 35.000 per botol (75 mL) dan Rp. 50.000 per botol 150 mL, sedangkan harga Fluimucil Injection suspensi (ampul) di kisaran Rp. 177.500 per box isi 5 ampul.

Dalam artikel ini kita akan mengenal lebih jauh mengenai obat ini. Fluimucil obat untuk apa, apa manfaat, efek samping, dan apa saja yang perlu diperhatikan saat menggunakannya.

Fluimucil Obat Apa?

Obat ini mengandung zat aktif N-acetylcysteine (NAC). Obat ini di produksi oleh perusahaan farmasi, yaitu, Zambon. Ada 6 jenis, yaitu Fluimucil Capsul, Fluimucil Effervescent, Fluimucil Pediatric sachet, Fluimucil Granules, Fluimucil Syrup, dan Fluimucil Injection suspensi (ampul).

Zat aktif

Acetylcysteine adalah senyawa turunan N-asetil dari asam amino yang terbentuk secara alami, yaitu L-sistein. Acetylcysteine digunakan dalam sediaan inhalasi (agen mukolitik) atau pemberian oral (toksisitas paracetamol/acetaminophen). Zat ini juga tersedia sebagai sediaan obat mata, bahkan dalam sediaan multivitamin dan mineral.

Acetylcysteine memiliki efek mukolitik melalui gugus sulfhidril bebasnya yang membuka ikatan disulfida dalam mukoprotein sehingga menurunkan viskositas mukosanya. Pada toksisitas paracetamol, Acetylcysteine bertindak sebagai agen hepatoprotektif dengan mengembalikan glutathione hati, berfungsi sebagai pengganti glutathione, dan meningkatkan konjugasi sulfat nontoksik paracetamol.

Produsen

Obat pengencer dahak ini diproduksi oleh Zambon.

Kandungan

Kandungan Fluimucil capsul adalah :

Per capsul :

  • N-Acetylcysteine 200 mg

Kandungan Fluimucil syrup adalah :

Per 5 mL syrup :

  • N-Acetylcysteine 100 mg

Kandungan Fluimucil Effervescent Tablet adalah :

Per tablet :

  • N-Acetylcysteine 600 mg

Kandungan Fluimucil granul for oral solution adalah :

per sachet :

  • N-Acetylcysteine 200 mg

Kandungan Fluimucil injection suspensi adalah :

per ampul 3 mL :

  • N-Acetylcysteine 300 mg

Kandungan Fluimucil Pediatric powder for oral liquid adalah :

per sachet :

  • N-Acetylcysteine 100 mg

Bentuk Sediaan

Obat pengencer dahak ini dijual dengan kemasan :

  • Fluimucil capsul : Box isi 60’s capsul.
  • Fluimucil syrup : botol 75 mL dan 150 mL.
  • Fluimucil efferverscent : box isi 20’s tablet.
  • Fluimucil granul for oral solution : Box isi 30’s sachet.
  • Fluimucil injection suspensi : Box isi 5 ampul.
  • Fluimucil pediatric powder for oral liquid : Box isi 30 sachet.
fluimucil capsul, fluimucil syrup, fluimucil granul, fluimucil pediatric, fluimucil ampul

Ringkasan

Berikut tabel yang memuat informasi merk-merk obat yang mengandung Acetylcysteine secara singkat :

Baca Juga :  Ranitidine Obat Apa : Kegunaan, Dosis, Efek Samping
Informasi ObatAcetylcysteine
GolonganDengan resep
IndikasiMukolitik
Keracunan paracetamol
DosisLihat bagian DOSIS
Aturan PakaiSesuai anjuran dokter
KontraindikasiHipersensitif
SediaanTablet 200 mg, 600 mg
Syrup 100 mg/mL
injeksi 300 mg/3 ml
Merk dagang yang tersediaAcetylcysteine 200 mg, 600 mg, Acetin 600
Fluimucil
Hidonac
Mucylin
N-Ace
Resfar, Respicyl
Simucil 200
Siran/Siran forte

Indikasi dan Kegunaan Fluimucil

Sebelum menggunakan obat ini, harus benar-benar sudah mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko yang mungkin terjadi. Gunakan dosis efektif terendah untuk durasi terpendek yang konsisten dengan tujuan perawatan pasien.

Kegunaan Fluimucil adalah untuk mengobati kondisi-kondisi berikut :

  • Capsul / Granul / Sirup Kering : Sebagai terapi mukolitik pada penyakit bronkial dan paru akut, kronis yang terkait dengan sekresi lendir yang kental misalnya, bronkitis akut, bronkitis kronis dan eksaserbasi akut bronkitis kronis, emfisema paru, mucoviscidosis, dan bronkiektasis.
  • Ampul : Pengobatan infeksi pernapasan yang ditandai dengan hipersekresi dahak kental.

Kontraindikasi

Obat pengencer dahak ini kontraindikasi pada pasien berikut ini :

  • Hipersensitif terhadap salah satu komposisi obat.
  • Granul : Kehamilan dan laktasi.
  • Pediatric Sachet : Karena sediaan sachet mengandung sakarose, tidak boleh digunakan dalam kasus intoleransi fruktosa herediter, sindrom malabsorpsi glukosa-galaktosa dan defisiensi sukrosa-isomaltase.

Efek Samping Fluimucil

Selain memberikan efek yang dibutuhkan, sebagian besar obat dapat menyebabkan beberapa efek samping yang tidak diinginkan. Meskipun tidak semua efek samping ini dapat terjadi, penggunaan obat tetap harus dilakukan secara hati-hati. Segera dapatkan perawatan medis yang sesuai jika efek samping yang parah terjadi.

Berikut adalah beberapa efek samping yang mungkin terjadi :

  • Capsul / Granul / Sirup Kering : Efek samping yang jarang terjadi terkait dengan penggunaan obat ini adalah pirosis, mual, muntah, dan diare. Stomatitis, pusing, dan tinitus telah dilaporkan dalam beberapa kasus terbatas.
  • Kadang-kadang, reaksi alergi misalnya, gatal, urtikaria, erupsi kulit (eksantema, ruam), bronkospasme, takikardia dan penurunan tekanan darah terjadi setelah pemberian NAC.
  • Kadang-kadang, gangguan pencernaan ringan.
  • Ampul : Penggunaan obat ini melalui rute sistemik kadang-kadang dapat diikuti oleh reaksi hipersensitif misalnya, urtikaria dan jarang, bronkospasme. Selama pemberian dengan aerosol, iritasi nasofaring dan gastrointestinal misalnya, rinore, stomatitis, mual dan muntah juga dapat dialami.

Peringatan

Waspadai hal-hal di bawah saat menggunakan obat ini :

  • Sebelum menggunakan obat ini, beri tahu dokter atau apoteker jika Anda memiliki riwayat hipersensitif terhadapnya; atau terhadap salah satu kandungan obat. Hentikan pemakaian obat ini jika Anda mengalami tanda-tanda reaksi alergi, misalnya : ruam, gatal, sakit tenggorokan, demam, arthralgia, pucat.
  • Sebelum menggunakan obat ini, beri tahu dokter atau apoteker riwayat kesehatan Anda, terutama asma bronkial, bronkospasme, diabetes atau sedang menjalani diet rendah kalori.
  • Capsul / Granul / Sirup Kering : Lakukan pemantauan terhadap pasien yang menderita asma bronkial. Jika bronkospasme terjadi, pengobatan harus segera dihentikan.
  • Capsul / Sirup Kering : Obat harus diminum setelah makan pada pasien dengan riwayat gastritis.
  • Granul / Sirup Kering : Penderita diabetes atau menerima diet rendah kalori, kadar gula harus diperhitungkan.
  • Sirup Kering : Jika ada bau belerang, tidak menunjukkan bahwa obat rusak tetapi karena NAC yang terkandung dalam sediaan memang mengeluarkan bau seperti itu.
  • Obat tidak direkomendasikan untuk pasien dengan diabetes mellitus, namun, mungkin diberikan jika kadar glukosa darah terkendali.
  • Pemberian obat, terutama pada awal pengobatan, dapat mencairkan sekresi bronkial dan secara bersamaan meningkatkan volume.
  • Ampul : Pemberian NAC, terutama dengan aerosol, dapat pada awal pengobatan, mencairkan sekresi bronkial dan secara bersamaan meningkatkan volume. Jika pasien tidak dapat melakukan ekspektasi dengan benar, maka perlu untuk membersihkan saluran udara dengan drainase postural atau akhirnya dengan bronchosuction untuk menghindari retensi sekresi. Pasien yang menderita asma bronkial harus dipantau secara ketat karena bronkospasme dapat terjadi selama perawatan. Dalam hal demikian, perawatan harus segera dihentikan.
  • N-acetylcysteine ​​aerosol dapat memperburuk batuk pada pasien yang menderita asma bronkial akut.
  • Timbulnya bau belerang pada pembukaan ampul tidak mempengaruhi kualitas obat. Larutan N-acetylcysteine, ampul terbuka yang disimpan atau dipindahkan ke peralatan aerosol dapat memiliki warna merah muda tetapi tidak mempengaruhi kemanjuran dan keamanan obat.
  • Penggunaan pada anak-anak : Pada pasien anak-anak <1 tahun dan bayi yang masih menyusu, obat harus diberikan hanya dalam kasus yang mengancam jiwa dan selalu di bawah pengawasan medis yang ketat. Obat ini tidak direkomendasikan untuk diberikan kepada anak-anak <6 tahun.
Baca Juga :  Bodrexin Tablet (Obat Demam Untuk Anak-anak) : Informasi Lengkap

Penggunaan Fluimucil Untuk ibu hamil atau ibu menyusui

Amankah Fluimucil untuk ibu hamil? FDA (badan pengawas obat dan makanan amerika serikat) menempatkan acetylcysteine dalam kategori C, penjelasannya adalah sebagai berikut :

Penelitian pada reproduksi hewan tidak menunjukkan resiko pada janin dan tidak ada studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada wanita hamil / Penelitian pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin, tapi studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada wanita hamil tidak menunjukkan resiko pada janin di trimester berapapun.

Pemberian Fluimucil untuk ibu hamil dan ibu menyusui harus dilakukan di bawah pengawasan dokter. Dalam beberapa kasus, dokter harus mengevaluasi risiko dan rasio manfaat.

Penggunaan Fluimucil granul selama kehamilan dan menyusui adalah termasuk kontraindikasi.

Kehamilan dapat dikaitkan dengan keadaan stres oksidatif yang dapat memicu dan memperparah kondisi yang dapat menyebabkan penurunan kondisi kehamilan. Proses stres oksidatif ini dapat ditekan oleh efek antioksidan dari N-Acetylcysteinee (NAC).

Sebuah penelitian dilakukan bertujuan untuk mengevaluasi efek terapi NAC pada pasien yang didiagnosis dengan kehilangan kehamilan berulang (RPL) yang tidak dapat dijelaskan. Penelitian ini adalah studi prospektif terkontrol yang dilakukan di Pusat Kesehatan Wanita, Universitas Assiut, Mesir.

Hasilnya, NAC adalah obat yang ditoleransi dengan baik yang bisa menjadi pengobatan yang berpotensi efektif pada pasien dengan RPL yang tidak dapat dijelaskan.

sumber : Penggunaan N-acetylcysteine pada kasus keguguran berulang yang tidak terjelaskan

Interaksi

Interaksi dengan obat lain dapat mengubah cara kerja obat atau meningkatkan risiko terjadinya efek samping yang serius. Beritahu dokter dan apoteker tentang obat apa saja yang sedang Anda konsumsi. Jangan memulai, menghentikan, atau mengubah dosis obat apa pun tanpa persetujuan dokter Anda.

Baca Juga :  Azathioprine : Manfaat, Dosis, dan Efek Samping

Berikut interaksi obat yang mungkin terjadi :

  • Capsul : Penggunaan bersamaan dengan antitusif dapat menyebabkan stasis lendir karena menekan refleks batuk. Oleh karena itu, kombinasi ini harus digunakan dengan hati-hati.
  • Penggunaan dengan tetracycline HCl harus diambil secara terpisah dengan interval setidaknya 2 jam.
  • Penggunaan bersamaan dengan gliserol trinitrate (nitrogliserin) dapat menyebabkan peningkatan efek vasodilatasi dan aliran darah.
  • Ampul : dapat diberikan bersamaan dengan bronkodilator umum, vasokonstriktor, dan lain-lain. Ketika pengobatan lokal dengan NAC dan antibiotik diperlukan, disarankan untuk memberikan 2 obat secara terpisah karena ketidakcocokan antara NAC dan antibiotik tertentu mungkin ada.

Dosis

Berikut adalah dosis yang lazim digunakan :

A. Dosis Sediaan Kapsul

  • Dewasa dan Anak-anak> 14 tahun : 1 kapsul 2-3 x sehari.
  • Anak usia 6-14 tahun : 1 kapsul 2 x sehari.
  • Mucoviscidosis : Anak-anak> 6 tahun : 1 kapsul 2 x sehari. Kapsul harus dikonsumsi setelah makan dengan jumlah air yang banyak.
  • Durasi Terapi : 5-10 hari.

B. Dosis Sediaan Granul

  • Dewasa : 1 sachet granul 200 mg 2-3 x sehari.
  • Anak-anak : 1 sachet Pediatric 100 mg 2-4 x sehari.
  • Durasi Terapi : 5-10 hari.

C. Dosis untuk sediaan Sirup Kering

  • Dewasa : 10 mL 2-3 x sehari.
  • Anak-anak : 5 mL 2-4 xsehari.
  • Anak usia > 4 tahun : 300 mg / hari.
  • Anak usia 2-4 tahun : 200 mg / hari.
  • Anak usia <2 tahun : 100 mg / hari.
  • Durasi Terapi : 5-10 hari.

D. Dosis untuk sediaan Ampul

  • Aerosol : Nebulisasi 1 ampul 1-2 x sehari selama 5-10 hari.

Aturan Pakai

  • Baca Panduan Pengobatan yang disediakan oleh apoteker Anda sebelum Anda mulai menggunakan obat ini. Jika Anda memiliki pertanyaan, tanyakan kepada dokter atau apoteker Anda.
  • Dosis didasarkan pada kondisi medis Anda dan respons terhadap pengobatan. Jangan menambah dosis atau minum obat ini lebih sering daripada yang diarahkan.
  • Sediaan oral : Harus diminum setelah makan.
  • Gunakan obat ini secara teratur untuk mendapatkan manfaat maksimal. Ingat untuk menggunakannya pada waktu yang sama setiap hari.
  • Jangan menghentikan pengunaan obat sebelum durasi waktu yang disarankan.
  • Katakan kepada dokter jika kondisi Anda memburuk.

Artikel Pengetahuan Obat lainnya :

Fluimucil adalah obat yang bisa didapatkan melalui resep dokter. Jangan menggunakan obat ini melebihi dosis dan durasi yang telah diresepkan oleh dokter. Penggunaan yang berlebihan tidak akan meningkatkan manfaat obat ini namun justru akan meningkatkan efek sampingnya.