Katamasa

Counterpain Pxm Topical Gel : Informasi Lengkap

Counterpain Pxm adalah topical gel pereda nyeri yang mengandung Piroxicam, methyl salicylate, L-menthol, dan eugenol.

Kegunaan Counterpain Pxm adalah untuk mengobati nyeri dan peradangan misalnya, osteoarthritis, gangguan muskuloskeletal posttraumatic atau akut termasuk tendinitis, tenosynovitis, periarthritis, keseleo, strain, dan nyeri punggung bawah.

Di Apotik, obat pereda nyeri ini tersedia berupa Counterpain Pxm topical gel kemasan 15 gram dan 25 gram.

Counterpain Pxm diproduksi oleh Taisho Pharmaceutical.

Harga Counterpain Pxm topical gel 15 gram di kisaran Rp. 65.000 per tube, sedangkan harga Counterpain Pxm topical gel 25 gram di kisaran Rp. 77.000 per tube.

Dalam artikel ini kita akan mengenal lebih jauh mengenai obat pereda nyeri ini. Counterpain Pxm obat apa, apa kegunaan, efek samping, dan mengetahui merk-merk obat yang mengandung Piroxicam lainnya.

Counterpain Pxm Obat Apa?

Counterpain Pxm adalah topical gel pereda nyeri yang mengandung zat aktif Piroxicam, methyl salicylate, L-menthol, dan eugenol.

Piroxicam, kandungan utama gel ini termasuk golongan anti-inflamasi nonsteroid (NSAID).

Obat ini di produksi oleh perusahaan farmasi, yaitu, Taisho Pharmaceutical.

Terdapat 2 jenis, yaitu, Counterpain Pxm 15 gram dan Counterpain Pxm 25 gram.

Zat aktif

Piroxicam adalah obat yang termasuk golongan NSAID, derivat oxicam.

Piroxicam adalah obat anti-inflamasi nonsteroid yang juga memiliki sifat analgesik dan antipiretik.

Pada studi laboratorium dengan hewan percobaan, diketahui obat ini efektif mengobati edema, eritema, proliferasi jaringan, demam dan nyeri.

Obat anti inflamasi ini secara reversibel menghambat enzim cyclooxygenase-1 dan -2 (COX-1 dan -2), yang menghasilkan penurunan pembentukan prekursor prostaglandin.

Produsen

Counterpain Pxm diproduksi oleh Taisho Pharmaceutical.

Kandungan

Kandungan Counterpain Pxm adalah :

per gram :

Bentuk Sediaan

Counterpain Pxm topical gel dijual dalam sediaan berikut :

Ringkasan

Berikut tabel yang memuat informasi obat yang mengandung Piroxicam secara singkat :

Informasi ObatPiroxicam
GolonganDengan resep
IndikasiPereda nyeri pada rheumatoid arthritis, osteoarthritis (arthrosis, penyakit sendi degeneratif), spondilitis ankilosa, kelainan muskuloskeletal akut dan gout akut
DosisDewasa : 20 mg sehari sebagai dosis tunggal, bisa dibagi ke dalam 2 dosis jika dibutuhkan
Aturan PakaiDengan makanan
Kontraindikasihipersensitivitas, ulkus gastrointestinal aktif, perdarahan dan perforasi
Sediaantablet 10 mg atau 20 mg, dan sediaan topikal berupa gel untuk obat luar.
Merk yang tersediaArtimatic, Bitrafam, Campain, Counterpain Pxm, Dains, Denicam, Faxiden, Feldco, Feldene, Feldene Flash, Feldene Im, Fleroxi, Indene, Infeld, Kifadene, Lanareuma, Lexicam, Licofel, Licofel Gel, Mecodene, Pirocam, Pirofel, Rexil, Rheficam, Robilex-20, Rodene 20, Roxidene, Scandene, Selmatic, Tropidene, Wiros, Xicalom, Yasiden

Indikasi dan Kegunaan Counterpain Pxm

Sebelum menggunakan obat ini, harus benar-benar sudah mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko yang mungkin terjadi. Gunakan dosis efektif terendah untuk durasi terpendek yang konsisten dengan tujuan perawatan pasien.

Kegunaan Counterpain Pxm adalah sebagai berikut :

Penelitian Akinturk S, Eroglu A. dari Department of Dermatology, Bahat Hospital, Istanbul, Turkey. memberikan hasil :

Piroxicam topikal dan EMLA (cream anastesi lokal mengandung lidocaine dan prilocaine) menghasilkan efek penghilang rasa sakit yang adequat dan serupa.

Kelebihan piroxicam topikal adalah obat ini juga memberikan efek anti inflamasi sehingga selain memberikan efek pereda nyeri juga memberi efek penghilang radang.

sumber : perbandingan klinis antara piroxicam topikal dengan EMLA cream

Kontraindikasi

Counterpain Pxm kontraindikasi pada pasien berikut ini :

Efek samping Counterpain Pxm

Selain memberikan efek yang dibutuhkan, sebagian besar obat dapat menyebabkan beberapa efek samping yang tidak diinginkan. Meskipun tidak semua efek samping ini dapat terjadi, penggunaan obat tetap harus dilakukan secara hati-hati. Segera dapatkan perawatan medis yang sesuai jika efek samping yang parah terjadi.

Berikut adalah beberapa efek samping Counterpain Pxm yang mungkin bisa terjadi :

Perhatian

Waspadai hal-hal di bawah saat menggunakan obat Counterpain Pxm :

Penggunaan Counterpain Pxm Untuk ibu hamil atau ibu menyusui

Amankah Counterpain Pxm untuk ibu hamil?

FDA (badan pengawas obat dan makanan amerika serikat) menempatkan Piroxicam dalam kategori C (sebelum usia kehamilan 30 minggu), penjelasannya adalah sebagai berikut :

Penelitian pada reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin dan tidak ada studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada manusia, namun jika potensi keuntungan dapat dijamin, penggunaan obat pada ibu hamil dapat dilakukan meskipun potensi resiko sangat besar.

Namun, pada trimester akhir (mulai usia kehamilan 30 minggu) dikelompokan dalam kategori D, dengan penjelasan berikut :

Terbukti beresiko terhadap janin manusia berdasarkan bukti-bukti empiris yang didapatkan dari investigasi, pengalaman marketing maupun  studi terhadap manusia. Namun jika potensi keuntungan bisa dijamin  penggunaan obat pada ibu hamil bisa dilakukan meskipun potensi risiko sangat besar.

Kategori di atas adalah untuk Piroxicam yang diberikan secara oral (tablet/kapsul). Sedangkan untuk sediaan topikal, mengingat penyerapan obat tidak sebesar penggunaan oral, efeknya secara sistemik lebih lemah.

Counterpain-PXM menghambat sintesis dan pelepasan prostaglandin melalui inhibisi reversibel enzim siklooksigenase.

Efek ini, seperti dengan agen anti-inflamasi nonsteroid lainnya, telah dikaitkan dengan peningkatan kejadian distosia dan keterlambatan nifas pada hewan hamil ketika pemberian Piroxicam dilanjutkan hingga akhir kehamilan.

Obat antiinflamasi nonsteroid juga diketahui menginduksi penutupan ductus arteriosus pada bayi.

Sebuah studi pendahuluan menunjukkan bahwa setelah pemberian oral, piroxicam ada dalam ASI dalam konsentrasi sekitar 1% dari yang dicapai dalam plasma setelah pemberian oral.

Counterpain-PXM tidak direkomendasikan untuk digunakan pada ibu menyusui karena keamanan klinis belum ditetapkan.

Interaksi Obat

Interaksi dengan obat lain dapat mengubah cara kerja obat atau meningkatkan risiko terjadinya efek samping yang serius. Beritahu dokter dan apoteker tentang obat apa saja yang sedang Anda konsumsi. Jangan memulai, menghentikan, atau mengubah dosis obat apa pun tanpa persetujuan dokter Anda.

Meskipun sediaan topikal hanya memberikan ketersediaan sistemik lebih rendah daripada sediaan oral, waspadai kemungkinan terjadinya interaksi jika digunakan dengan obat-obat lain.

Berikut interaksi obat yang mungkin terjadi (sediaan oral) :

Dosis Counterpain Pxm

Berikut adalah aturan dosis yang disarankan :

Aturan Pakai Counterpain Pxm

Artikel Pengetahuan Obat lainnya

Counterpain Pxm adalah obat yang hanya bisa didapatkan melalui resep dokter. Jangan menggunakan obat pereda nyeri ini melebihi dosis dan durasi yang telah diresepkan oleh dokter. Penggunaan yang berlebihan tidak akan meningkatkan manfaat obat ini namun justru akan meningkatkan efek sampingnya.

Sharing is caring