Katamasa

Coparcetin Kaplet, Sirup dan Kid Cough Sirup : Informasi Lengkap

Coparcetin adalah obat flu dan batuk produksi Sampharindo Perdana. Kegunaan Coparcetin adalah untuk mengobati gejala flu, seperti demam, sakit kepala, hidung tersumbat, dan bersin-bersin, yang disertai batuk. Di Apotik, obat flu dan batuk ini tersedia berupa Coparcetin kaplet, Coparcetin sirup, dan Coparcetin Kid Cough Sirup untuk anak-anak.

Komposisi Coparcetin kaplet dan Coparcetin sirup adalah paracetamol, ephedrine, guaiphenesin/ glyceryl guaiacolate, dan chlorpheniramine maleate (CTM). Sedangkan komposisi Coparcetin Kid Cough sirup adalah paracetamol, guaiphenesin/ glyceryl guaiacolate, dan chlorpheniramine maleate (CTM).

Harga Coparcetin kaplet di kisaran Rp. 5.000 per pepel, harga Coparcetin Sirup di kisaran Rp. 5.500 per botol, sementara harga Coparcetin Kid Cough sirup di kisaran Rp. 5.500 per botol.

Dalam artikel ini kita akan mengenal lebih jauh mengenai obat flu dan batuk ini. Coparcetin obat apa, apa manfaat, efek samping, dan zat apa saja yang merupakan komposisi obat flu dan batuk ini.

Coparcetin Obat Apa?

Coparcetin adalah obat flu dan batuk yang diproduksi oleh perusahaan farmasi, yaitu, Sampharindo Perdana. Terdapat 3 jenis, yaitu Coparcetin kaplet, Coparcetin sirup, dan Coparcetin Kid Cough sirup. Ketiganya dapat diperoleh dengan/tanpa resep dokter. Meskipun bisa diperoleh tanpa resep dokter, penggunaanya tetap harus dilakukan secara hati-hati, dan sesuai dengan yang direkomendasikan dalam leaflet obat.

Zat aktif

Paracetamol atau disebut juga dengan nama lain acetaminophen adalah obat analgetic (pereda nyeri) dan antipiretik (penurun demam). Obat ini bisa diperoleh tanpa resep dokter.

Ephedrine adalah obat amina simpatomimetik untuk mencegah terjadinya tekanan darah rendah selama anestesi spinal. Ephedrine juga digunakan dalam sediaan obat flu dan batuk karena mempunyai efek bronkodilatator. Selain itu bisa juga digunakan sebagai obat asma, narkolepsi, dan obesitas, namun bukan termasuk obat pilihan utama.

Guaiphenesin atau glyceryl guaiacolate adalah obat batuk jenis ekspektoran, yaitu obat yang berfungsi mengeluarkan dahak dari saluran pernafasan terutama pada infeksi saluran pernafasan akut. Mekanisme aksi guaiphenesin adalah dengan cara meningkatkan volume dan mengurangi viskositas mukus dari trakea dan bronkus, sehingga mempermudah pengeluaran dahak dari jalan nafas.

Chlorpheniramine maleate/chlorphenamine/chlortrimeton/CTM adalah antihistamin generasi pertama. Kegunaan obat ini adalah untuk mengobati gejala alergi seperti rhinitis dan urtikaria.

Produsen

Obat flu dan batuk ini diproduksi oleh Sampharindo Perdana.

Kandungan

Komposisi Coparcetin Kaplet adalah :

Per kaplet :

Komposisi Coparcetin Sirup adalah :

Per 5 mL Sirup :

Komposisi Coparcetin Kid Cough Syrup adalah :

Per 5 mL Syrup :

Bentuk Sediaan

Obat Flu dan batuk ini dijual dengan kemasan :

Ringkasan

Berikut tabel yang memuat informasi obat Coparcetin secara singkat :

Informasi ObatCoparcetin
GolonganW (dengan /tanpa resep)
KomposisiCoparcetin kaplet dan Coparcetin sirup : paracetamol, ephedrine, guaiphenesin/ glyceryl guaiacolate, dan chlorpheniramine maleate (CTM); Coparcetin Kid Cough sirup : paracetamol, guaiphenesin/ glyceryl guaiacolate, dan chlorpheniramine maleate (CTM).
IndikasiBatuk dan Flu
KontraindikasiHipersensitif; Penderita hipertensi parah, penyakit jantung, diabetes mellitus, dan gangguan fungsi hati; Pengguna obat golongan monoamine oksidase (MAO) inhibitors
DosisLihat bagian dosis
Aturan PakaiDengan atau tanpa makanan
Sediaancaplet dan sirup
ProdusenSampharindo Perdana

Indikasi dan Kegunaan Coparcetin

Sebelum menggunakan obat flu dan batuk ini, harus benar-benar sudah mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko yang mungkin terjadi. Gunakan dosis efektif terendah untuk durasi terpendek yang konsisten dengan tujuan perawatan pasien.

Kegunaan Coparcetin adalah untuk mengobati kondisi-kondisi berikut :

Kontraindikasi

Obat flu dan batuk ini kontraindikasi pada pasien berikut ini :

Efek Samping Coparcetin

Selain memberikan efek yang dibutuhkan, sebagian besar obat dapat menyebabkan beberapa efek samping yang tidak diinginkan. Meskipun tidak semua efek samping ini dapat terjadi, penggunaan obat tetap harus dilakukan secara hati-hati. Segera dapatkan perawatan medis yang sesuai jika efek samping yang parah terjadi.

Berikut adalah beberapa efek samping yang mungkin terjadi :

Peringatan

Waspadai hal-hal di bawah saat menggunakan obat flu dan batuk ini :

Penggunaan Coparcetin Untuk ibu hamil atau ibu menyusui

FDA (badan pengawas obat dan makanan amerika serikat) menempatkan paracetamol dan ephedrine dalam kategori C, penjelasannya adalah sebagai berikut :

Penelitian pada reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin dan tidak ada studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada manusia, namun jika potensi keuntungan dapat dijamin, penggunaan obat pada ibu hamil dapat dilakukan meskipun potensi resiko sangat besar.

Wanita hamil lebih rentan terkana flu dibandingkan wanita usia reproduksi yang tidak hamil. Perubahan sistem kekebalan tubuh, jantung, dan paru-paru selama kehamilan membuat wanita hamil (dan wanita hingga dua minggu pascapersalinan) lebih rentan terhadap penyakit parah akibat flu, termasuk penyakit yang mengakibatkan rawat inap. Flu juga bisa berbahaya bagi janin. Oleh karena itu, ibu hamil yang terkena flu sebaiknya segera ke dokter untuk memeriksakan kondisi kesehatannya.

Banyak obat flu mengandung lebih dari satu jenis obat. Beberapa mungkin lebih aman daripada yang lain, tetapi tidak ada yang terbukti 100% aman. Secara umum, yang terbaik adalah menghindari obat flu, jika mungkin, terutama selama 3 sampai 4 bulan pertama kehamilan. Langkah perawatan diri terbaik untuk merawat diri sendiri ketika Anda terserang flu adalah istirahat dan minum banyak cairan, terutama air. (sumber : Kehamilan dan flu).

Penggunaan obat flu untuk ibu hamil tidak dianjurkan. Namun, jika terpaksa digunakan, harus dengan pengawasan dokter.

Paracetamol diketahui ikut keluar bersama ASI, meskipun dalam jumlah yang kecil. Oleh karena itu, penggunaan Coparcetin untuk ibu menyusui sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter.

Interaksi

Interaksi dengan obat lain dapat mengubah cara kerja obat atau meningkatkan risiko terjadinya efek samping yang serius. Beritahu dokter dan apoteker tentang obat apa saja yang sedang Anda konsumsi. Jangan memulai, menghentikan, atau mengubah dosis obat apa pun tanpa persetujuan dokter Anda.

Berikut interaksi obat yang mungkin terjadi :

Dosis Coparcetin

Berikut adalah dosis yang lazim digunakan :

A. Dosis Coparcetin Kaplet

B. Dosis Coparcetin Sirup

C. Dosis Coparcetin Kid Cough Sirup

Aturan Pakai

Artikel Pengetahuan Obat lainnya :

Coparcetin kaplet, Coparcetin sirup, dan Coparcetin Kid Cough sirup adalah obat yang bisa didapatkan dengan atau tanpa melalui resep dokter. Jangan menggunakan obat flu dan batuk ini melebihi dosis dan durasi yang telah diresepkan oleh dokter. Penggunaan yang berlebihan tidak akan meningkatkan manfaat obat ini namun justru akan meningkatkan efek sampingnya.

Sharing is caring