6 Karakteristik atau Ciri-ciri Sistem Ekonomi Pasar/Liberal

karakteristik atau ciri-ciri sistem ekonomi pasar bebas
karakteristik atau ciri-ciri sistem ekonomi pasar bebas diantaranya adalah : mengakui kepemilikan swasta, kebebasan ekonomi, motif laba, kompetisi, mekanisme pasar, dan peran pemerintah dalam perekonomian sangat terbatas,

Ciri-ciri Sistem Ekonomi Pasar – Ekonomi pasar adalah jenis sistem ekonomi di mana mekanisme pasar melalui hukum penawaran dan permintaan mengatur perekonomian, sedangkan intervensi pemerintah sangat minim. Ekonomi pasar bebas yang murni atau sistem ekonomi liberal adalah sistem perekonomian di mana semua sumber daya dimiliki oleh swasta/pribadi. Keputusan tentang alokasi sumber daya tersebut diputuskan oleh swasata tanpa intervensi pemerintah.

Tidak ada negara yang menganut sistem ekonomi pasar bebas atau sistem ekonomi liberal sepenuhnya. Amerika Serikat yang dikatakan sebagai biangnya ekonomi liberal, juga tidak benar-benar menerapkan sistem ekonomi ini secara murni. Pemerintah Amerika dalam banyak hal masih melakukan intervensi terhadap perekonomian. Namun, ekonomi Amerika Serikat memiliki lebih banyak karakteristik/ciri-ciri sistem ekonomi pasar daripada ekonomi komando.

Pengertian Sistem Ekonomi Pasar/Liberal

Terdapat berbagai macam sistem ekonomi, yang penerapannya tergantung ideologi yang dianut suatu negara. Salah satu jenis sistem ekonomi adalah sistem ekonomi pasar atau yang dikenal juga dengan nama sistem ekonomi liberal.

Dalam sistem ekonomi pasar, produsen bebas memutuskan apa yang harus diproduksi, berapa banyak yang harus diproduksi, berapa harganya, dan berapa biaya gaji yang harus dibayarkan kepada karyawan. Keputusan-keputusan ini dalam ekonomi pasar bebas sepenuhnya dipengaruhi oleh tingkat persaingan serta hukum penawaran dan permintaan.

Jadi, pengertian sistem ekonomi pasar adalah sistem di mana hukum penawaran dan permintaan adalah penggerak utama produksi barang dan jasa. Produsen menjual barang mereka dengan harga tertinggi yang mungkin dibayar konsumen. Pada saat yang sama, pembeli mencari harga terendah untuk barang dan jasa yang mereka inginkan. Para pekerja menawarkan jasa mereka dengan upah setinggi mungkin. Sementara, majikan berusaha mendapatkan pekerja terbaik dengan harga serendah mungkin. Disinilah terjadi hukum penawaran dan permintaan, pada akhirnya akan membentuk keseimbangan pasar.

Para ekonom pengusung sistem ekonomi liberal percaya, dengan menyerahkan sepenuhnya perekonomian pada mekanisme pasar, maka akan terjadi persaingan yang memicu pelaku ekonomi untuk melakukan efisiensi. Proses ekonomi (produksi, distribusi, konsumsi) yang efisien akan menekan ongkos ekonomi menjadi minimal sehingga sumber daya bermanfaat maksimal untuk kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  15 Kelebihan dan Kekurangan Sistem Ekonomi Campuran

Sayangnya, seringkali upah buruh juga dianggap sebagai biang inefisiensi sehingga juga ditekan yang pada akhirnya menimbulkan konflik antara buruh dan pengusaha. Penggunaan teknologi juga bagian dari upaya mengejar efisiensi, hal ini juga berpotensi menciptakan banyak pengangguran.

Ciri-ciri sistem ekonomi pasar

Salah satu ciri-ciri sistem ekonomi pasar yang paling penting adalah peran pemerintah yang terbatas. Sebagian besar keputusan ekonomi dibuat oleh interaksi pembeli dan penjual, bukan pemerintah. Ekonomi pasar yang kompetitif mendorong penggunaan sumber dayanya secara efisien. Perekonomian mengatur diri sendiri dan menyesuaikan diri dengan situasi stok dan permintaan. Tidak ada peran ekonomi yang signifikan diperlukan dari pemerintah. Namun, sejumlah kekurangan yang dimiliki sistem ekonomi pasar memberikan ruang peran ekonomi yang aktif, tetapi tetap terbatas bagi pemerintah. Kondisi ini disebut sistem ekonomi campuran.

Dalam ekonomi pasar, hampir semua faktor ekonomi dimiliki oleh individu dan perusahaan swasta – bukan oleh pemerintah. Sumber daya alam dan modal seperti peralatan dan bangunan bukan milik pemerintah. Barang dan jasa yang dihasilkan dalam perekonomian adalah milik pribadi. Kepemilikan pribadi ini, dikombinasikan dengan kebebasan untuk menegosiasikan kontrak yang mengikat secara hukum, memungkinkan orang untuk mendapatkan dan menggunakan sumber daya sesuai yang mereka inginkan.

Dari penjelasan di atas, berikut adalah beberapa karakteristik/ciri-ciri sistem ekonomi pasar yang membedakannya dengan macam-macam sistem ekonomi yang lain :

Mengakui kepemilikan privat/swasta.

Salah satu ciri sistem ekonomi pasar yang paling penting, yaitu, sebagian besar barang dan jasa adalah milik pribadi. Pemilik dapat melakukan aktivitas membeli, menjual, atau menyewakan miliknya. Dengan kata lain, mereka memiliki hak untuk mendapatkan keuntungan dari aset yang mereka miliki.

Kebebasan ekonomi.

Pemilik bebas untuk memproduksi, menjual, dan membeli barang dan jasa di pasar yang kompetitif. Mereka hanya memiliki dua kendala. Hanya ada 2 hal pokok dalam kaitan ini, yaitu soal harga dan soal modal.

Motif keuntungan pribadi.

Memproduksi barang untuk dijual dan menghasilkan keuntungan merupakan salah satu ciri sistem ekonomi pasar. Semua produsen berusaha menjual produknya kepada penawar tertinggi, sementara konsumen berupaya membeli dengan harga terendah. Sistem tawar menawar antara para pihak akan menghasilkan harga barang dan jasa yang benar-benar mencerminkan nilai pasar mereka. Hal ini akan memberikan gambaran yang akurat tentang penawaran dan permintaan pada saat tertentu.

Baca Juga :  5 Contoh Negara yang Menganut Sistem Ekonomi Komando

Kompetisi.

Adanya persaingan antar produsen membuat harga tetap terkendali. Kompetisi juga memastikan bahwa masyarakat memproduksi barang dan jasa dengan sangat efisien. Begitu permintaan meningkat untuk barang tertentu, harga naik sesuai hukum permintaan. Ketika barang tersebut menjadi tren maka pesaing pun memproduksinya juga, sehingga pasokan meningkat. Hal ini pada akhirnya akan menurunkan harga kembali ke keseimbangan pasar. Tekanan kompetitif ini juga berlaku untuk pekerja dan majikan. Pekerja saling bersaing satu sama lain untuk mendapatkan pekerjaan dengan bayaran tertinggi. Sementara majikan berusaha mendapatkan pekerja dengan upah murah. Persaingan antar pekerja dan ketersediaan lapangan kerja akan menentukan nilai upah yang sesuai.

Sistem Pasar dan Pembentukan Harga.

Ekonomi pasar bergantung pada pasar yang efisien untuk menjual barang dan jasa. Perubahan harga adalah cerminan murni dari hukum penawaran dan permintaan.

Peran pemerintah Terbatas.

Peran pemerintah adalah sebagai regulator yang memastikan bahwa pasar terkendali dengan persaingan yang wajar. Aturan yang dibuat memastikan bahwa setiap orang memiliki akses yang sama ke pasar. Pemerintah melarang adanya monopoli yang membatasi persaingan. Tujuannya untuk memastikan tidak ada yang memanipulasi pasar dan setiap orang memiliki akses yang sama terhadap informasi.

Contoh-contoh Ekonomi Pasar

Berikut ini adalah contoh umum penerapan ekonomi pasar :

Harga

Harga dalam ekonomi pasar ditentukan oleh interaksi antara penawaran dan permintaan. Contoh, penawaran terhadap produk tertentu sangat tinggi, maka harganya akan mencapai tingkat tertinggi pula. Sangat kontras dengan sistem ekonomi terencana dimana harga dapat ditetapkan oleh pemerintah.

Kredit

Kredit Bank didasarkan pada penawaran, permintaan dan persaingan antar Bank. Secara umum, Bank memberikan kredit sesuai dengan rasio keuntungan dan perkiraan risiko.

Investasi

Keputusan melakukan investasi sepenuhnya berada di tangan individu dengan motif keuntungan.

Produksi

Keputusan produksi dibuat oleh produsen dengan motif mengoptimalkan keuntungan dengan memenuhi segala permintaan pelanggan. Hal ini menghasilkan sedikit surplus (kelebihan srok) atau sebaliknay juga mencegah kekurangan stok dibandingkan dengan sistem ekonomi komando yang mana pemerintah pusat yang menentukan apa yang pelanggan butuhkan.

Baca Juga :  6 Ciri-ciri Sistem Ekonomi Komando atau Terpusat

Distribusi

Seperti halnya produksi, keputusan distribusi dalam sistem ekonomi liberal berada di tangan produsen. Contoh, maskapai penerbangan yang memilih rute berdasarkan permintaan dan persaingan.

Pemerintah

Pemerintah dalam sistem ekonomi pasar berfokus untuk menjaga persaingan ekonomi berada pada rel-nya. Terkadang, fasilitas publik pun diserahkan ke pihak swasta. Contoh, munculnya rumah sakit swasta dan institusi pendidikan yang motifnya murni keuntungan daripada motif sosial.

Persaingan yang Sehat

Sistem ekonomi pasar membutuhkan undang-undang, peraturan dan penegakan hukum untuk menjaga persaingan tetap berjalan sehat. Contoh, sebuah perusahaan besar yang mendominasi industri dapat menggunakan strategi monopoli untuk menguasai pasar. Dengan adanya aturan yang ditegakkan dengan kuat maka hal ini tidak akan terjadi.

Perlindungan Konsumen

Selain sebagai regulator, keterlibatan pemerintah dalam sistem ekonomi pasar adalah dalam hal perlindungan konsumen. Contoh, perlindungan konsumen dari usaha perusahaan menjual produk yang berbahaya.

Negara yang menganut sistem ekonomi pasar/liberal

Sebenarnya tidak ada satu pun negara yang menganut sistem ekonomi pasar atau yang dikenal juga sebagai sistem ekonomi liberal. Seluruh negara pada dasarnya menerapkan sistem ekonomi campuran. Sistem ekonomi campuran adalah sistem ekonomi yang mengkombinasikan sistem ekonomi pasar dan sistem ekonomi komando terencana terpusat.

Karena tidak ada negara yang menganut sistem ekonomi pasar bebas secara murni, maka yang diukur adalah indeks kebebasan ekonomi. Indeks Kebebasan Ekonomi mengukur dampak kebebasan dan pasar bebas di seluruh dunia. Pengukuran ini dilakukan oleh kerja sama antara The Heritage Foundation dan Wall Street Journal. Tujuannya mempromosikan peluang ekonomi, pemberdayaan individu dan kemakmuran.

The Heritage Foundation dan Wall Street Journal baru-baru ini merilis the Index of Economic Freedom, yang mengidentifikasi variabel-variabel yang membentuk kebebasan ekonomi dan menganalisis interaksi kebebasan ekonomi dengan kemakmuran suatu negara. Indeks ini mengukur 157 negara di 10 faktor spesifik kebebasan ekonomi.

Peringkat indek kebebasan ekonomi ini, dianalisis berdasarkan karakteristik atau ciri-ciri sistem ekonomi pasar bebas yang diterapkan di suatu negara serta sejauh mana peran pemerintah di dalamnya. Dalam indeks ini, karakteristik yang menunjukan kebebasan ekonomi dianggap sebagai koefisien postif sedangkan peran pemerintah dianggap sebagai koefisien negatif.