Mudah, INI Cara Menampilkan Isi Flashdisk Tidak Terbaca

Cara Menampilkan Isi Flashdisk Tidak Terbaca – Saat ini teknologi penyimpanan data semakin berkembang, misalnya teknologi cloud. Namun masih banyak orang yang tetap memanfaatkan flashdisk atau harddisk external sebagai alat penyimpanan data. Tentu saja karena alat ini lebih simple karena tidak membutuhkan koneksi internet. Anda tinggal memindahkan data file atau folder dari komputer/laptop Anda ke flashdisk dan selesai. Data Anda pun sudah tersimpan.

Namun berbeda dengan cloud, alat penyimpanan data yang berupa alat fisik ini sangat rentan kerusakan. Entah karena virus atau karena kerusakan fisik semata. Sangat sering terjadi, beberapa data file dan folder flashdisk mendadak corrupt sehingga tidak terbaca ketika dicolokkan ke PC atau laptop. Jika data flashdisk adalah data-data penting, tentu hal ini membuat pusing kepala. Sehingga sangat perlu untuk mengetahui cara memperbaiki data file atau folder flasdisk yang corrupt.

Pada komputer yang memiliki program anti virus, file dan folder flashdisk tidak terbaca biasanya sudah terdeteksi sejak awal. Saat menghubungkan flashdisk, akan muncul peringatan dari program anti virus yang dimiliki. Saat ada peringatan ini, segeralah periksa flashdisk Anda. Jangan kaget jika sebagian atau seluruh file dan folder flashdisk Anda hilang dan tertulis “Empty Folder”.

Penyebab Flashdisk Tidak Terbaca

Masalah flashdisk bisa bermacam-macam. Bisa saja flashdisk terdeteksi tapi kosong, kadang foldernya ada tapi file flashdisk tidak bisa dibuka, namun lebih sering terjadi adalah file dalam folder flashdisk kosong atau “folder empty”.

File dan folder flashdisk tidak terbaca bisa disebabkan oleh banyak hal. Bisa saja secara fisik flashdisknya sendiri sudah rusak, Port USB komputer Anda yang rusak, masalah pada driver USB, seting Bios pada Windows yang Anda gunakan bermasalah, atau disebabkan oleh virus.

Baca Juga :  Tips Membeli Laptop Untuk Mahasiswa

Lalu jika sudah terlanjur mengalami, bagaimana cara mengatasinya? Berikut adalah beberapa cara mengatasi masalah isi flashdisk yang tidak terbaca. Cara ini bisa Anda lakukan dengan sangat mudah dan cepat.

Cara Menampilkan Isi Flashdisk Tidak Terbaca

Ada beberapa cara yang cukup mudah untuk mengatasi masalah isi flashdisk yang hilang atau rusak. Cara memperbaiki flashdisk yang tidak terbaca ini bisa Anda lakukan tanpa harus takut menghilangkan data-data yang ada di dalamnya.

Langsung saja, berikut adalah 3 cara mengatasi isi file flashdisk tidak terbaca/corrupt yang bisa Anda coba :

Cara membuka file flashdisk tidak terbaca dengan anti virus dan mengaktifkan “File Hidden”

Setiap komputer/laptop sangat disarankan memiliki program anti virus. Hal ini sangat penting untuk melindungi data-data komputer Anda. Termasuk data-data yang tersimpan di flashdisk Anda.

Jika dalam komputer sudah terinstal program anti virus, maka jika flashdisk terinfeksi oleh virus akan langsung terdeteksi saat dicolokkan ke port USB. Jika anti virus sudah memberikan alert adanya infeksi virus segeralah lakukan tindakan. Jangan membuka flashdisk terlebih dahulu karena virus bisa menyebar ke file-file lain.

Berikut adalah langkah-langkah yang harus dilakukan :

  1. Scan flash disk (USB) /hard disk external dengan program anti virus yang tersedia (usahan anti virus selalu update).
  2. Buka Windows Explorer. Caranya klik kanan pada lambang Windows (letaknya di pojok kiri bawah komputer Anda). Pilih opsi “Open Windows Explorer”. Cara lain gunakan keyboard, tekan tombol windows + E.
  3. Klik ‘Tools” di toolbar atas. Kemudian pilihlah opsi “Folder Options”.
  4. Jika jendela Folder Options sudah terbuka, pilih “View”.
  5. Terdapat banyak pilihan pada kotak “Advanced Settings”. Yang harus dilakukan adalah, hilangkan checklist pada “Hide extention for know file types” dan “Hide protected operating system files”. Centang checklist “Show hidden files and folders”.
  6. Klik “Apply” selanjutnya “OK”.
Baca Juga :  Perbandingan Laptop ASUS dan Hp (Spek, Desain, Harga Dll)

Setelah langkah-langkah di atas Anda lakukan, periksa isi flashdisk. Maka akan terlihat folder-folder yang tadinya tersembunyi. Cirinya adalah folder-folder ini terlihat samar-samar. Sebetulnya jika anti virus yang Anda gunakan mumpuni, maka folder-folder ini seharusnya sudah normal kembali, tidak samar-samar.

Cara membuka file flashdisk yang tidak terbaca dengan cmd

Menggunakan fasilitas CMD adalah salah satu cara mudah untuk membuka file yang disembunyikan oleh virus (hidden folder).

Berikut adalah caranya :

  1. Klik Start pada Windows (pojok kiri bawah). Ketik ‘run’ pada kolom “search programs and files”.
  2. Pilih “Run” yang muncul di kotak Start.
  3. Setelah kotak “Run” terbuka, ketik “cmd”. Kemudian klik “OK”.
  4. Maka akan muncul jendela “CMD Command” berwarna hitam.
  5. Pada jendela “CMD Command” ketik perintah H: (misal flashdisk terdetek di Drive H), atau G: (jika flashdisk terdetek di Drive G), jika di drive lain, sesuaikan saja. Kalau sudah, tekan “Enter”.
  6. Selanjutnya ketik perintah attrib -s -h /s /d *.*   (silakan copy saja) lalu tekan “Enter”.
  7. Tunggu hingga proses selesai. Lamanya proses tergantung banyaknya file dalam flashdisk.
  8. Jika prompt H:\ sudah muncul lagi, berarti proses sudah selesai.

Setelah semua langkah di atas dilakukan, selanjutnya periksalah isi flashdisk Anda. Seharusnya langkah-langkah di atas dengan segera bisa mengembalikan isi file dan folder data-data yang ada dalam flashdisk.

Menjaga Data File Flashdisk Dengan Aman

Menjaga data-data penting Anda adalah sebuah keharusan. Saat ini teknologi penyimpanan data sudah sangat maju. Anda bisa menyimpan data-data di banyak aplikasi cloud storage. Bahkan secara simple Anda bisa memanfaatkan banyak aplikasi-aplikasi yang sangat mudah digunakan. Misalnya, gunakan Google Foto untuk menyimpan foto-foto kenangan Anda dan keluarga. Google Drive untuk menyimpan file-file penting. Bahkan Anda bisa memanfaatkan Gmail untuk menyimpan file, caranya buat 2 atau lebih akun Google kemudian manfaatkan sebagai penyimpanan data dengan cara mengirimkan email ke akun Gmail tersebut.

Baca Juga :  Perbandingan Laptop dengan Komputer, Pilih Mana?

Namun jika Anda masih lebih memilih menggunakan flashdisk atau Harddisk external sebagai alat penyimpanan data-data Anda, selalu lakukan backup data sebagai antisipasi. Memang selalu ada cara menampilkan isi flashdisk tidak terbaca yang disebabkan oleh virus. Namun jika disebabkan oleh kerusakan fisik pada alat yang cukup parah, hal ini akan sangat susah. Maka backup data akan menyelamatkan Anda dalam situasi ini.