Ini Lho 6 Fakta Mengejutkan Hari Valentine!

6 Fakta Mengejutkan Hari Valentine – Seorang pria bernama Valentinus mungkin tidak asing bagi sejumlah orang yang kerap merayakan hari kasih sayang yang jatuh setiap tanggal 14 Februari. Sosok St Valentinus merupakan sosok dibalik munculnya peringatan hari Valentine atau hari kasih sayang ini. Ia meninggal pada tanggal 14 Februari abad di akhir abad ke 3 Masehi.

Saat ini tanggal 14 Februari selalu identik dengan hari kasih sayang. Hari ini selalu menjadi hari yang spesial, terutama bagi kalangan remaja. Namun, ketika merayakan Hari Valentine, pernahkah kalian mencari tahu kebenaran tentang sosok dibalik munculnya hari kasih sayang ini?

Berikut 6 fakta mengejutkan seputar sosok pria di balik Hari Valentine tersebut :

1. Santo Valentine yang menjadi ilham hari kasih sayang ini, diduga merujuk kepada 2 orang pria berbeda

Seperti diakui oleh Gereja Katolik Roman, St Valentine diketahui meninggal sekitar tahun 270 Masehi. Namun, identitas sang Santo yang sebenarnya baru terungkap di awal tahun 496 Masehi oleh Paus Gelasius 1. Paus menilai segala aktivitas dan perbuatan yang dilakukannya “hanya diketahui oleh Tuhan”.

Sementara itu, terdapat sebuah keterangan yang muncul di tahun 1400-an. Laporan itu menyebut Valentine adalah seorang pendeta yang kepalanya dipenggal oleh Kaisar Claudius II di dekat kota Roma. Dia dipenggal dengan tuduhan telah menikahkan pasangan Kristen.

Baca Juga :  Wanita Bijak, Jangan Lakukan 10 Hal Berikut Pada Pria Anda

Sedangkan keterangan lainnya menyebut Valentine adalah Uskup Terni dan juga martir pada masa Claudius II yang terletak di pinggiran Roma. Karena dinilai memiliki kesamaan, kedua pendapat tersebut banyak dianggap merujuk pada satu orang yang sama.

Namun, karena informasi soal identitas St. Valentine yang dinilai masih simpang siur, Gereja Katolik Roma akhirnya menghentikan penghormatan liturgis terhadapnya pada tahun 1969. Walaupun namanya tetap ada dalam daftar resmi orang kudus.

2. Ada selusin tokoh St Valentine ditambah seorang paus

Sosok Santo yang dirayakan pada Hari kasih sayang, dikenal secara resmi sebagai St Valentine dari Roma. Asalnya dari Roma disematkan untuk membedakan dirinya dengan belasan Valentines yang tercatat dalam daftar.”Valentinus” berasal dari bahasa Latin yang berarti layak atau kuat yang populer antara abad kedua dan kedelapan Masehi. Beberapa martir selama berabad-abad telah dikenal dengan nama ini.Daftar resmi nama Katolik Roma menunjukkan ada sekitar selusin orang yang bernama Valentine. Dan baru-baru ini yang baru dikuduskan menjadi Valentine adalah St. Valentine Berrio-Ochoa, seorang warga Spanyol dari Ordo Dominikan yang melakukan perjalanan ke Vietnam.Ia menjabat sebagai uskup sampai pemenggalan di tahun 1861. Paus Yohanes Paulus II dikanonisasi Berrio-Ochoa pada tahun 1988. Bahkan ada Paus Valentine, meskipun sedikit yang diketahui tentang dia kecuali bahwa ia menjabat hanya selama 40 hari sekitar tahun 827.

3. Valentine adalah Santo yang bertugas sebagai pelindung

Valentine dianggap sebagai Santo yang memiliki tanggung jawab sebagai seorang pelindung hingga ke akhirat dan penghibur jiwa yang hidup di dunia.St Valentine juga berkewajiban membimbing dan mengawasi peternak lebah, penderita epilepsi, sampar, mereka yang kehilangan siuman, dan yang berperjalanan.Tentu saja ia adalah juga pelindung untuk pasangan yang bertunangan dan untuk pernikahan yang berbahagia.

Baca Juga :  16 Karakter Wanita Yang Disukai Pria Idaman Hati Anda

4. Ada Tengkorak Valentine di Roma

Tengkorak St Valentine dapat ditemui di Basilica of Santa Maria in Cosmedin, Roma. Pada awal tahun 1800-an. Penggalian katakombe dekat Roma menghasilkan sisa-sisa kerangka dan peninggalan lain erat kaitannya dengan St. Valentine.Seperti adat dan potongan tubuh suci. Sementara itu, potongan lain kerangka St. Valentine juga dipajang di Republik Ceko, Irlandia, Skotlandia, Inggris dan Perancis.

5. Hari Valentine karangan seorang pujangga Chaucer

Pada abad pertengahan, seorang penyair Inggris Geoffrey Chaucer dalam sejarah dinilai sebagai penyair yang berpandangan bebas. Ia menempatkan karakter puitisnya ke dalam konteks sejarah fiktif dan direpresentasikan seakan-akan nyata.Tidak ada catatan pasti soal perayaan romantis tanggal 14 Februari sebelum Chaucer menulisnya sekitar tahun 1375. Dalam karyanya “Parlemen Foules”, ia menghubungkan tradisi dari istana cinta dengan perayaan St. Valentine.Puisi itu membicarakan tanggal 14 Februari sebagai suatu hari di mana burung-burung (dan manusia) berkumpul untuk mencari jodoh.

6. Hari Valentine bisa dirayakan beberapa kali dalam setahun

Karena ada banyak St Valentines di dalam daftar Katolik Roma, Anda dapat memilih untuk merayakan santo beberapa kali setiap tahun.Selain 14 Februari, setiap orang juga bisa merayakannya pada 3 November. Atau mungkin Anda ingin merayakan hari Valentine tradisional yang didedikasikan untuk St. Valentine dari Raetia pada 7 Januari.Perempuan mungkin memilih untuk menghormati satu-satunya St. Valentine (Valentina) perempuan. Dia adalah seorang perawan martir di Palestina pada tanggal 25 Juli.Sementara, Gereja Ortodoks Timur secara resmi merayakan St. Valentine dua kali. Sekali pada 6 Juli dan sekali sebagai martir pada tanggal 30 Juli.Bahkan jika tujuan anda sekedar menunjukkan rasa kasih sayang, anda bisa melakukannya setiap hari. (sumber tribunnews)